Desember 7, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Bima Sakti adalah galaksi yang menyusun Tata Surya.

2,5 kali lebih besar dari Bima Sakti, apa nama galaksi terbesar di alam semesta?

rawpixel.com/freepik

Bima Sakti adalah galaksi yang menyusun Tata Surya.

Bobo.id – Galaksi adalah sistem debu, gas, materi gelap, dan jutaan triliun bintang yang disatukan oleh gravitasi.

Ada lebih dari 100 miliar galaksi Ruang angkasaTapi satu yang sangat akrab dengan manusia Galaksi Bima Sakti.

Ya, Bumi terletak di Bima Sakti. Sebelum memasuki abad ke-20, manusia tidak menyadari keberadaan galaksi di luar angkasa selain Bima Sakti.

Belakangan, pada 1920-an, astronom Edwin Hubble menunjukkan adanya galaksi terpisah, yang akhirnya diberi nama Andromeda.

Andromeda adalah galaksi besar terdekat dengan Bima Sakti yang bisa kita lihat langsung di belahan bumi utara.

Namun, tahukah Anda nama galaksi terbesar di luar angkasa? Bukan Andromeda, ini fakta menarik!

Galaksi terbesar di alam semesta

Galaksi Godzilla (UGC 2885 Galaxy) atau raja dari semua galaksi adalah galaksi terbesar di seluruh alam semesta.

Andromeda berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya, sedangkan Galaksi Godzilla berjarak sekitar 463.000 tahun cahaya dari Bumi.

Galaksi ini 2,5 kali lebih besar dari Bima Sakti, dengan jumlah bintang sepuluh kali lebih banyak.

Padahal galaksi Bima Sakti memiliki sekitar 200 hingga 400 miliar bintang lho guys. Ini berarti ada banyak sekali bintang di galaksi Godzilla.

Baca selengkapnya: Kebanyakan terlihat pada malam hari, mengapa kita bisa melihat bulan pada siang hari?

Di pusat galaksi ini terdapat lubang hitam supermasif. Sebuah potret galaksi ditangkap oleh kamera di Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA.

Para astronom masih belum mengetahui apa yang membuat Galaksi Godzilla begitu masif.

Konstelasi UGC 2885 seperti monster yang tertidur di bawah laut. Anehnya, tidak ada benda langit lain yang dekat dengan galaksi masif ini.

READ  NASA mengantisipasi dua tanggal peluncuran akhir September

Beberapa galaksi benar-benar dapat memakan galaksi lain di sekitarnya. Namun terkait keberadaan UGC 2885, belum diketahui alasannya.

Galaksi bisa bertabrakan

Sekitar empat miliar tahun lagi, Bima Sakti akan bertabrakan dengan tetangga terdekatnya, Galaksi Andromeda.

Kedua galaksi spiral tersebut kini berputar ke arah yang sama dengan kecepatan 400.000 kilometer per jam.

Jika peristiwa ini terjadi, itu tidak akan menjadi bencana seperti yang kita pikirkan. Bahkan Bumi masih bisa bertahan.

Namun, tabrakan kedua galaksi ini akan menghasilkan pembentukan galaksi baru yang memiliki pemandangan yang begitu indah.

Selain saling bertabrakan, galaksi pun bisa mati, teman-teman.

Pada awal 2021, Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA menemukan enam galaksi yang diketahui mati.

Baca selengkapnya: 5 fakta tentang planet bumi yang jarang diketahui orang, salah satunya adalah bumi tidak bulat sempurna.

Enam galaksi besar tampaknya telah mati selama periode aktif kelahiran bintang di luar angkasa.

Enam galaksi diketahui kekurangan gas hidrogen dingin yang dibutuhkan untuk membentuk bintang.

Tanpa gas hidrogen dingin untuk membentuk bintang baru dan bahan bakar bintang, galaksi ini akan dianggap mati.

Mengenai penyebab matinya galaksi-galaksi tersebut, para peneliti dan ilmuwan masih belum mengetahui alasannya.

Teleskop Hubble, yang membantu para ilmuwan melakukan pekerjaannya, memiliki fungsi mendeteksi galaksi.

Namun, galaksi di luar angkasa sangat jauh, sehingga harus menggunakan teknik pelensaan gravitasi.

—-

Ulangan!

Berapa banyak galaksi yang telah ditemukan manusia?

Catatan: Lihat halaman 1!

Tonton juga video ini, yuk!

—-

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang sains, fantasi, misteri, dan dunia hewan? Teman-teman bisa berlangganan majalah Bobo dan Mombi SD.

Untuk berlangganan, teman-teman bisa mengunjungi Gridstore.id.

READ  Berbagai Hujan Ajaib di Planet Lain: Batu Hujan untuk Berlian

Lihat berita dan artikel lain di Google Berita





Konten yang dipromosikan

Video khusus