Agustus 17, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

3 Kontroversi Piala AFF U-19 2022, No 1 Bentrokan Vietnam-Thailand: Okeson Bola

3 Kontroversi di Piala AFF U-19 2022akan di diskusikan Laut. Piala AFF U-19 2022 Di Indonesia, khususnya di Jakarta dan Bekasi, mulai 2 hingga 15 Juli.

Sejauh ini, Piala AFF U-19 2022 telah menyelesaikan babak penyisihan grup. Semifinalis Vietnam, Thailand, Laos dan Malaysia sudah diketahui.



Namun, selama penyelenggaraan Piala AFF U-19 2022, sempat menuai kontroversi. Berikut tiga kontroversi di Piala AFF U-19 2022:

3. Flare Timnas U-19 Indonesia di Turnamen


(Timnas U-19 Indonesia on fire saat menghadapi Myanmar, Foto: MPI/Ilham Sigit Pratama)

Timnas U-19 Indonesia bertemu Vietnam pada laga hari pertama Grup A Piala AFF U-19 2022. Laga tersebut berlangsung pada Sabtu malam 2 Juli 2022 WIB di Stadion Patriot Contrabaga Bekasi, Jawa Barat.

Timnas Indonesia U-19 tampak lebih menguasai jalannya pertandingan namun pertandingan berakhir imbang 0-0. Namun, ada hal lain yang mencuri perhatian selain dari hasil pertandingan tersebut, seperti api unggun yang dinyalakan oleh suporter Timnas Indonesia U-19.

Langkah tersebut juga menuai kritik dari pelatih timnas U-19 Indonesia Shin Tae-yong. Pasalnya, asap membuyarkan pertandingan, terutama saat Timnas Indonesia U-19 berusaha mencetak gol. Sayangnya, kejadian serupa kembali terjadi saat timnas U-19 Indonesia bertanding melawan Myanmar di pekan terakhir Grup A.

2. Gol Kamboja ke gawang Laos dianulir wasit Indonesia

Kamboja bertemu Laos di laga ketiga Grup B Piala AFF U-19 2022. Laga tersebut berlangsung pada Kamis 7 Juli 2022 di Stadion Madhya Jakarta.

Pertandingan tersebut dipimpin oleh wasit Aprisman Aranda dari Indonesia. Sayangnya, Aprisman membuat keputusan yang salah dalam pertandingan tersebut. Dia menganulir gol Kamboja pada menit ke-76 karena bola tidak melewati garis gawang. Bahkan, pada tayangan ulang, bola tampak sepenuhnya melewati garis gawang. Pada akhirnya, Kamboja kalah 1-2 dari Laos.

READ  Irwan menduga Djokovic sedang mempersiapkan Zibran menggantikan Anees Pasvedan

Insiden itu memicu protes dari Federasi Sepak Bola Kamboja yang menargetkan AFF. Sekretaris Jenderal AFF Winston Lee juga meminta maaf atas insiden gol yang dianulir tersebut.

1. Dugaan Menggoda Pertandingan Vietnam-Thailand

3 Kontroversi di Piala AFF U-19 2022

(Vietnam dan Thailand, Foto: Twitter/Changsuek_TH)

Jelang pekan terakhir Grup A, Timnas Indonesia U-19 berada di urutan ketiga klasemen sementara dengan delapan poin. Pasukan Shin Tae-yong dua poin di belakang Vietnam dan Thailand.

Jika Timnas U-19 Indonesia menang melawan Myanmar dan Thailand atau Vietnam, atau jika Vietnam mendapat poin penuh, Garuda Nusantara akan menjadi runner-up karena selisih gol yang lebih baik. Timnas U-19 Indonesia juga akan lolos ke babak semifinal jika mengalahkan Myanmar dan pertandingan antara Thailand dan Vietnam berakhir imbang 0-0.

Namun, jika pertandingan Thailand-Vietnam berakhir imbang di atas 0-0, timnas Indonesia U-19 akan tersingkir karena kalah head-to-head dari kedua tim. Timnas Indonesia U-19 akhirnya mengalahkan Myanmar 5-1, namun pertandingan Vietnam-Thailand berakhir imbang 1-1.

Ada tuduhan bahwa Vietnam dan Thailand sedang menggoda pertandingan. Karena setelah bermain imbang 1-1, sepertinya tidak ada tim yang berniat memenangkan pertandingan.

Alhasil, Timnas Indonesia U-19 menempati peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan koleksi 11 poin dari kekalahan head-to-head. Garuda Nusantara berada di belakang Vietnam (peringkat pertama, 11 poin) dan Thailand (peringkat kedua, 11 poin).