September 25, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

6 Fakta Tentang CPNS Bagamla yang Meninggal Saat Pelatihan Coast Guard

Jakarta

Keluarga besar Bagamla RI sangat berduka. Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BagamlaMuhammad Ari Aditya Hasibwan, meninggal dalam pengejaran Pelatihan Dasar Penjaga Pantai (CGBT).

Kabar tersebut tersebar di situs jejaring sosial (Metzos). Sebuah akun yang mengaku sebagai teman korban membuat postingan di Reddit.

Akun tersebut mengatakan menerima berita kematian Ari penyiaran Di grup WhatsApp (WA). Korban dikabarkan pernah mengikuti kegiatan latihan fisik (pinchic).

Kondisi Ari memburuk dan kemudian dibawa ke rumah sakit (RS) dengan ambulans untuk mendapat perawatan medis.

Berikut beberapa fakta terkait meninggalnya CPNS Pakamla di CGBT:

1. Kesedihan dalam doa

Pakamla Laksamana Madya (Luxtia) Panglima TNI Ann Gurnia membenarkan bahwa Ari merupakan salah satu CPNS yang mengikuti CGBT. Bagamla sangat berduka atas meninggalnya Ari.

“Memang benar salah satu siswa CGBT Bagamla RI meninggal saat pelatihan. Saya mewakili seluruh keluarga sebagai ketua Bagamla Indonesia. Bagamla R.I “Kami turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ari Hasibhuan,” kata Ann Gurnia dalam siaran persnya, Selasa (20/9/2022).

Pakamla juga menghibur Ari.

Bakamla berduka atas meninggalnya M Ari Aditya Hasipuan saat Pelatihan Dasar Penjaga Pantai (CGBT) (Instagram @bakamla_ri)

“Selamat tinggal, Ari. Kegigihan dan tekadmu menjadi pelindung nusantara akan selalu dikenang,” kata Bagamla.

2. Penyebab Ari meninggal

Bagamla mengungkap kronologi kematian Ari saat latihan. Bagamla mengatakan Ari memiliki riwayat kesehatan yang memerlukan perhatian khusus.

Laporan Bagamla menyebut Ari sebagai salah satu peserta CGBT di Sidorjo, Surabaya. Bagamla mengatakan, para peserta menjalani serangkaian tes kesehatan sebagai syarat wajib mengikuti pelatihan.

“Hasil tes menunjukkan Ari memiliki riwayat kesehatan dan membutuhkan perhatian khusus. Namun, Ari tetap meminumnya CGBT “Intensitas latihannya kurang dari rekan-rekannya,” kata Bagamla.

READ  KH Miftachul Akhyar Mundur dari Ketua Umum MUI

Setelah kondisinya memburuk, Ari dilarikan ke rumah sakit. Ari meninggal karena gagal hati akut malam itu.

“Arie dibawa ke rumah sakit saat mengikuti teman sekelasnya yang sedang jogging di sore hari. Dia langsung dirawat tapi setelah dirawat, kondisi Arie memburuk dan dia meninggal pada malam hari. Hasil diagnosa dokter RSPAL, Arie meninggal. Gagal hati yang parah (gagal hati akut),” katanya.

3. Bagamla: CGBT bukan latihan militer

Bagamla menjelaskan bahwa CGBT bukanlah latihan militer. Pelatihan CGBT merupakan fase pendidikan lanjutan bagi CPNS Bagamla R.I.

“CGBT bukan latihan militer. CGBT adalah latihan yang sangat bernuansa dalam pelatihan keamanan nasional dan disesuaikan dengan operasi inti Bagamla RI,” kata pernyataan Bagamla.

Bagamla menjelaskan CGBT merupakan pendidikan dasar yang harus dilalui oleh semua calon pegawai baru dan dinyatakan lulus dari rangkaian tes masuk sebelumnya.

290 personel termasuk 244 pria dan 46 wanita berpartisipasi dalam CGBT tahun ini seperti yang terlihat di situs Bagamla. Mereka adalah personel Bagamla Indonesia dari IX di Stadion Samudra Mago Juanda di Pustiglatcharm Chitorjo, Senin (5/9).

CPGT diresmikan oleh Laksamana DNI An Gurnia, Presiden RI Bagamla. Dimodelkan seperti pelatihan dasar militer, CGBT tidak bertujuan untuk menjadikan peserta menjadi tentara, katanya.

Latihan tersebut dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengembangkan dan membentuk CPNS agar memiliki sikap dan karakter yang kuat seperti paramiliter.

Lihat halaman berikutnya untuk lebih banyak fakta.

Lihat juga tanggapan Bagamla terhadap Omnibus Act on Marine Security:

[Gambas:Video 20detik]