Tren positif terus dipertahankan Percip untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Sementara itu, tim besutan Luis Milla memimpin klasemen setelah menjuarai BSIS Semarang. Selisih poin yang sangat tipis membuat persaingan memperebutkan posisi lima besar sangat ketat.
Pelatih Persib Luis Milla pun mengutarakan pandangannya soal ketatnya pertandingan. Menurutnya, tim yang saat ini berada di papan atas memiliki kemampuan bermain dengan kualitas dan keseimbangan. Setiap tim memiliki gaya permainan yang berbeda yang dapat menjadi daya tarik tersendiri.
“Saya memikirkan persaingan untuk lima besar, saya pikir kami berada di level yang sangat tinggi. Tim-tim di lima besar berada di level yang sama dengan pelatih yang berbeda, gaya permainan yang pasti berbeda, ide permainan yang berbeda,” kata Milla di konferensi pers pasca pertandingan.
Menurutnya, memiliki pelatih berkualitas berdampak positif bagi sepak bola Indonesia. Tak hanya dia, Thomas Dahl (Persija) dan Bernardo Tavares (PSM) punya sentuhan magis untuk tim. Gaya permainan yang digunakan juga berbeda dan bisa menjadi tolak ukur tim lain.
“Tentu bagus untuk sepak bola karena satu tim bisa bertemu klub lain dengan gaya yang berbeda. Saya pikir Makassar adalah tim yang hebat, mereka adalah tim yang kompetitif, mereka bermain sepak bola langsung dan mendapatkan banyak bola kedua. Begitu pula dengan tim lain dengan beda gaya main seperti Persija dan Bali (United) dengan tim-timnya,” ujarnya.
“Menurut saya, Indonesia memiliki pelatih-pelatih bagus yang bisa meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia dengan ide-ide permainannya yang positif. Saya melihat hal-hal menarik hingga akhir musim nanti,” ujarnya.
“Gila sosial. Pengusaha. Pengacara bacon. Kutu buku bir yang bergairah. Pelopor musik yang ramah.”
More Stories
Kisah Anindya Bakri menjadi saksi kehidupan dan perjuangan para atlet Indonesia di Olimpiade.
Tim U-17 Indonesia terus bermain
Barcelona akan dilanda keruntuhan Durian, dan Cesc Fabregas ingin merekrut mantan La Masia lainnya