Desember 2, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Acara November 3, 2022 Sore, Lihat Deskripsi

Jakarta

Acara 3 November 2022, apa itu? Setiap tanggal 3 November, ada peristiwa alam yang tidak biasa terjadi pada tanggal atau bulan lain. Diketahui sore hari datang lebih awal dari biasanya.

Selengkapnya simak uraian fenomena alam 3 November 2022 berikut ini.

Apa yang terjadi pada 3 November 2022? Peristiwa 3 November 2022 merupakan kejadian wajar datangnya siang lebih awal dari biasanya. Seperti dikutip dari situs resmi BRIN, penyebab fenomena ini terjadi karena nilai mean waktu besar lebih positif, sehingga matahari mencapai titik tertingginya pada hari-hari biasa dalam setahun.

Event 3 November 2022 Sore Awal, Cek Info | Foto: Istimewa (Dok. Instagram @lapan_ri)

Apa dampak dari peristiwa 3 November 2022?

Secara umum dampak peristiwa 3 November 2022 yaitu dini hari, matahari terbit, waktu dhuha, fajar dan dini hari akan datang lebih cepat dibandingkan hari-hari lainnya, jelas peneliti BRIN Andy Bangerang. Hal ini terutama berlaku untuk wilayah paling selatan Indonesia, seperti Jawa dan Nusa Tenggara.

“Karena durasi malam yang semakin pendek dibandingkan siang hari di Belahan Selatan pada umumnya digabung dengan sore yang lebih awal, sehingga tiga waktu sholat ini semakin cepat,” jelasnya.

Selain itu, peristiwa yang terjadi pada siang hari tanggal 3 November 2022 akan mengakibatkan terjadinya waktu matahari terbenam yaitu waktu matahari terbenam dan waktu petang, serta berakhirnya senja lebih awal dari hari-hari lainnya. Hal ini terutama terjadi di wilayah Indonesia bagian utara seperti Aceh, Sumatera Utara dan Kep. Natuna (Provinsi Kepulauan Riau), Kalimantan Utara dan Kep. Sankir-Talat (Sulawesi Utara).

“Karena malam hari lebih panjang dibandingkan siang hari di belahan bumi utara, maka kejadian ini digabung dengan sore yang lebih awal sehingga menyebabkan dua waktu sholat ini berubah dengan cepat. Selain itu, lama siang hari matahari persis 24 jam,” kata Andy.

READ  Tjajo menjelaskan mengapa begitu banyak guru perguruan tinggi yang gagal dalam ujian PPK 2021

Deskripsi BRIN tentang acara 3 November 2022

Peneliti BRIN Andy Bangerong juga menjelaskan waktu terkait peristiwa 3 November 2022 tersebut.

“Mean waktu adalah selisih antara waktu matahari sebenarnya dan waktu matahari rata-rata. Rata-rata waktu dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu kemiringan sumbu bumi dan sumbu elips orbit bumi,” Instagram resmi LAPAN BRIN, Selasa (1/11/2022).

Faktor-faktor berikut mempengaruhi kecepatan waktu:

1. Kemiringan poros bumi

Saat kemiringan sumbu Bumi mendekati deviasi maksimumnya dari titik kesetimbangan (September-Desember dan Maret-Juni), Matahari bergerak lebih cepat.

Sementara itu, ketika kemiringan sumbu Bumi bergerak dari deviasi maksimum menuju titik ekuinoks (Juni-September dan Desember-Maret), Matahari melambat.

2. Kelengkungan orbit bumi

Ini terjadi ketika orbit Bumi tidak melingkar sempurna. Namun, itu adalah elips dengan jari-jari 1/60.

Posisi ini juga disebut abelian. Saat Bumi bergerak menjauh dari titik perihelion dan menuju aphelion (Januari-Juli), Matahari bergerak sangat lambat.

Sementara itu, saat Bumi bergerak dari titik abelian menuju perihelion (Juli-Januari), Matahari bergerak lebih cepat. Pada bulan September-Desember dengan puncaknya pada awal November ketika matahari bergerak lebih cepat.

Diketahui bahwa nilai rata-rata jam tengah hari Acara 3 November 2022 +16 menit 27 detik di Indonesia.

Untuk menentukan waktu siang hari, gunakan rumus berikut:
Siang = 12 + Zona Waktu – Rata-Rata Waktu – Bujur/15

Sebagai contoh:

Bandung (Bujur = 107 36)
Siang = 12.00 + 7.00 – (+00.16.27) – (107 36/15) = 11.33.09 WIB

‘Hujan lebat diperkirakan di Madden, periksa daerah lain di sini!’ Tonton juga videonya:

[Gambas:Video 20detik]

(wia/imk)