Agustus 17, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

AFF: Okeson Bola Alasan Media Malaysia Tidak Mau Keluar dari Timnas Indonesia

Alasannya Media Malaysia semua bola, tidak ada pilihan tim nasional indonesia Keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AF) akan dibahas dalam artikel ini. Tidak semuanya siap, bukan karena pamor AFF akan turun jika timnas Indonesia hengkang, tapi karena khawatir sepak bola Indonesia tidak akan berkembang jika PSSI mau bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia Timur (AFC).EAFF)

Perlu diketahui, dalam hal ini Timnas Indonesia PSSI mendapat tekanan dari banyak suporter sepak bola tanah air untuk hengkang dari AFF. Tidak hanya diminta keluar dari AFF, PSSI juga didorong untuk bergabung dengan EAFF.



Bergabung dengan EAFF diharapkan bisa mengangkat status timnas Indonesia. Pasalnya, Timnas Indonesia akan menghadapi tim-tim mapan Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, dan China.

Presiden Umum PSSI Mochamat Iriawan juga menyambut baik ucapan selamat dari para penggemar sepak bola Indonesia. Diakuinya, ada kontak antara PSSI dan EAFF.

“Ya (kontak dengan EAFF) kami sudah diberitahu oleh Sekjen. Mungkin dia (EAFF) akan senang jika kami masuk,” kata Mochamad Iriawan.

Namun, Ball memiliki pandangan yang berbeda tentang segalanya. Perpindahan Timnas Indonesia dari AFF ke EAFF tidak sesuai dengan ekspektasi awal, yang berarti akan terus bertemu tim-tim kuat Asia Timur. Sebab, sekalipun Timnas Indonesia melaju ke babak final EAFF Football Championship (Piala AFF Asia Timur), tidak ada jaminan tim Garuda akan menghadapi pemain bintang Jepang, Korea Selatan, dan China.

Sekadar informasi, Jepang, Korea Selatan, dan China adalah rival tetap di babak final EAFF Football Championship. Namun, mereka biasanya tidak menurunkan pemain terbaik mereka, pesepakbola yang bermain di Eropa.

READ  Timo Werner menyia-nyiakan kesempatan

Son Hyung-min

(Son Heung-min tidak akan bermain di Kejuaraan Sepak Bola EAFF 2022)

Baik Jepang maupun Korea Selatan hanya pemain lapangan yang bermain di liga lokal. Pemain seperti Son Heung-min (Korea Selatan) dan Takumi Minamino (Jepang) tidak disertakan. Sementara China hanya menurunkan tim U-23.

“Jika Indonesia mencari tim yang kuat, maka EAFF bukanlah tempat yang tepat. Bukan karena Indonesia sulit menjadi juara di Asia Tenggara, sehingga mereka ingin keluar dari AFF,” tulis Elma Bola.

“Pergerakan Indonesia EAFF tidak mempengaruhi kinerja mereka. Mari berpikir rasional. “Indonesia harus tahu bahwa AFF masih menjadi tempat terbaik untuk masa depan sepakbola Indonesia,” pungkas media Malaysia.