Desember 3, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

AKBP Erwin Pratomo Baubau dipecat sebagai Kapolri setelah istrinya diduga selingkuh dengan polisi

TRIBUNNEWS.COM – AKPP Erwin Prathomo diberhentikan atau dibebaskan dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala polisi kota Gedang.

Kuota Gedang Sebuah kota di Pulau TombolSulawesi Tenggara.

AKPP Erwin Prathomo diresmikan Kepala Polisi Gedang Pada 6 Januari 2022.

Copot pemasangan AKPP Erwin Prathomo sebagai Kepala Polisi Gedang Diketahui berdasarkan Surat Perintah (SPRIN) Polda Sulawesi Tenggara Inspektur Jenderal Polisi Tegu Prestiwando Sprin/1406/X/KEP.2/2022 tanggal 31 Oktober 2022.

“(Untuk ini AKPP Erwin Prathomo) diberhentikan dari tugas dan tanggung jawab posko sementara, kemudian diangkat sebagai Bamen Polda Sultra,” tulis Sprin.

AKPP Erwin Kepala divisi transportasi, atau Casatlandas Bolres, dibebaskan hanya beberapa hari setelah pemecatannya Gedang Ibtu jajat sutrajat.

Istri AKBP Erwin, Tari Erwin Pratomo, juga dicopot dari jabatan ketua Mengerikan Ketua Cabang Baubau dan Pengurus Yayasan Kemala Payangari (YKB).

Di akun resminya, Yayasan Kemala Payangari Sebuah organisasi nirlaba awalnya terbentuk dari rasa tanggung jawab, takdir bersama, persaudaraan, persatuan dan integritas di lingkungan Biangari dan Bolri.

Diduga postingan ini dihapus karena adanya permusuhan di antara para istri AKPP Erwin Ibtu Jajat dengan Sudraja.

Berikut profil AKPP Erwin Pratomo, tokoh Kapolres Papaw yang dipecat sebagai Kapolres Kota Papaw, Sulawesi Tenggara. Pemecatan AKBP Erwin Pemecatannya terjadi beberapa hari setelah berita pemecatan istrinya Tari Erwin Pratomo dan Kasatlantas Baubau Polres IPTU Jajat Sudrajat. (Galeri Foto (Perbandingan))

Baca selengkapnya: AKBP Erwin Pratomo diperiksa Polda Sulawesi Tenggara setelah Baubau dipecat sebagai Kapolres.

Aparat Polda Sultra belum mau berkomentar lebih jauh soal beredarnya isu tersebut.

Wakil Brigjen Waris Akono dari Polda Sulawesi Tenggara mengatakan belum ada konfirmasi terkait hal tersebut.

“Belum ada konfirmasi,” katanya seperti dikutip TribunnewsSultra.com.

Sementara itu, Kepala Propam Polda Sultra Kombes Prianto Teguh Nugroho menjelaskan penghapusan tiga jabatan tersebut.

Menurut dia, hal ini perlu dilakukan untuk mempermudah studi.