Animo Peserta Sayembara Sastra DKJ Terus Menurun

Portal Teater – Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) telah mengumumkan nama-nama pemenang Sayembara Sastra DKJ tahun 2019, Rabu (4/12) malam. Selain hal-hal mengejutkan terjadi dalam perlombaan ini, ada hal lain yang tidak menggembirakan.

Ketua Komite Sastra DKJ Yusi Avianto Pareanom menyebutkan, animo keikutsertaan sayembara ini terbilang menurun cukup signifikan dalam lima tahun belakangan.

Dalam kategori Sayembara Kritik Sastra, misalnya, keikutsertaan peserta lomba terus menurun. Padahal Komite Sastra telah memikat dengan menambah besaran hadiah.

Pada penyelenggaraan tahun 2013 ada 106 peserta yang ikut lomba dan tahun 2017 sebanyak 93 peserta, atau turun 12,3 persen. Tahun ini menurun lagi ke angka 69 peserta, atau sebesar 25 persen.

“Situasi ini tentu kurang membesarkan hati. Apa boleh buat, kami harus berbesar hati menerima fakta bahwa demikianlah situasi penulisan kritik sastra di Tana Air saat ini,” katanya dalam sebuah pernyataan tertulis.

Dalam kategori Sayembara Novel, lanjut penulis novel Raden Mandasia, Si Pencuri Daging Sapi (2016) itu, angkanya pun terus menurun sejak tiga tahun lalu. Meski panitia sudah memperbesar jumlah hadiah bagi pemenang.

Dari 343 naskah yang masuk pada tahun 2016, dua tahun berikutnya turun 21 persen dengan hanya ada 271 naskah yang ikut dalam perlombaan ini.

Tahun ini, angkanya menurun lagi ke 216 naskah, atau sebesar 20 persen dari tahun lalu.

Melihat signifikansi penurunan ini, maka dipastikan bahwa tiap tahunnya keikutsertaan perlombaan dua kategori ini menurun hingga 20-an persen.

Para pemenang Sayembara Sastra Dewan Kesenian Jakarta 2019. -Dok. Eva Tobing/DKJ
Para pemenang Sayembara Sastra Dewan Kesenian Jakarta 2019. -Dok. Eva Tobing/DKJ

Menulis Hanya Karena Ada Lomba

Danton Sihombing, Plt. Ketua DKJ mengatakan, Sayembara Sastra DKJ pada dasarnya diniatkan untuk menghadirkan ruang dan penghargaan yang memadai bagi para penulis kreatif, terutama bagi yang masih muda dan baru.

Di sisi lain, bermaksud melahirkan sejumlah kebaruan dalam penulisan sastra, bentuk tema maupun kreativitas. Indikator kebaruannya adalah adanya sambutan dari kritikus maupun publik terhadap karya-karya pemenang.

Namun demikian, ada fakta lain yang justru muncul dalam perlombaan ini. Menurut Yusi, salah satunya adalah kejarangan menjumpai tulisan kritik sastra dari para peserta di media lain.

Padahal, mayoritas peserta lomba adalah mereka yang pernah mengikuti lomba sebelumnya.

Hal ini memantulkan kenyataan bahwa para peserta cenderung dan praktis menulis hanya karena ada sayembara/lomba.

Di luar itu, tidak ada kemajuan berarti bagi para penulis untuk mengembangkan tradisi kepenulisan kritik sastra.

“Hal ini bisa dimengerti karena tak ada lagi media konvensional yang menyediakan ruang untuk kritik sastra, dan kritik yang bagus memerlukan riset yang memadai dan kadang biaya yang tidak kecil,” katanya.

Yusi mengkhawatirkan, kelangkaan iklim kritik sastra tersebut menyebabkan kurangnya percakapan serius tentang sastra yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

“Situasi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Komite Sastra untuk mencari cara-cara baru agar penulisan kritik sastra makin marak dan meningkat kualitasnya,” tuturnya.*

Baca Juga

Mendata Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan membuka pendataan bagi pekerja dan pelaku seni di ibukota yang terdampak secara ekonomi akibat...

Pasien Terinfeksi Covid-19 di Indonesia Tembus 3.000 Orang

Portal Teater - Pemerintah Indonesia pada Rabu (8/4) siang merilis data perkembangan terbaru kasus virus Corona di tanah air. Seperti hari-hari sebelumnya, grafik temuan...

PSBB untuk Jakarta Berlaku Selama Dua Minggu

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu ke depan, mulai 10-23 April 2020. Penetapan PSBB...

Terkini

PSBB untuk Jakarta Berlaku Selama Dua Minggu

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu ke depan, mulai 10-23 April 2020. Penetapan PSBB...

Kemenparekraf Talangi Pekerja Pariwisata dan Seni

Portal Teater - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana memberikan stimulus fiskal bagi pekerja di bidang pariwisata dan seni. Pendataan akan diperketat agar tidak...

Temuan Kasus Baru Melonjak Drastis

Portal Teater - Temuan kasus baru pasien terkonfirmasi virus Corona (Covid-19) di Indonesia melonjak drastis pada Kamis (9/4). Otoritas melaporkan, ada 337 kasus baru...

500 Juta Penduduk Dunia akan Jatuh Miskin Karena Corona

Portal Teater - Oxfam, sebuah organisasi nirlaba dari Inggris yang fokus pada penanggulangan bencana dan advokasi, mengatakan pada Kamis (9/4) bahwa dampak dari penyebaran...

Festival Teater Nasional 2020 Ditunda

Portal Teater - Teater Gema mengumumkan secara resmi penundaan pelaksanaan Festival Teater Nasional tahun 2020. Kabar penangguhan disampaikan melalui publikasi di akun media sosialnya,...