Juli 6, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Peristiwa lubang hitam di pusat galaksi Bima Sakti ditangkap oleh para astronom di teleskop Horizon.

Bagaimana super-teleskop EHT memotret lubang hitam di luar angkasa?

Teleskop Cakrawala Acara

Peristiwa lubang hitam di pusat galaksi Bima Sakti ditangkap oleh para astronom di teleskop Horizon.

Nationalgeographic.co.id-Pekan lalu, Event Horizon Telescope (EHT) dapat mengungkap Lubang hitam Raksasa Sagitarius dengan julukan A*. Keberadaan EHT sangat membantu manusia dalam mempelajari benda-benda angkasa misterius tersebut.

Melalui jaringan radio makanan, EHT dirancang untuk mendeteksi seberkas cahaya ketika objek menghilang di mulut lubang hitam. Teknologi ini cukup ampuh untuk melihat benda seukuran bola golf di bulan.

Jadi, apa itu EHT dan bagaimana teknologinya bekerja?

Dilaporkan dari Phys.orgDalam artikel yang berjudul menjepret Lubang hitam: Cara kerja Teleskop Super EHT. EHT adalah jaringan antena lintas dunia yang membentuk teleskop virtual dengan lebar seperti bumi atau sekitar 10.000 kilometer. EHT diluncurkan pada tahun 2015 yang melibatkan 80 organisasi astronomi yang berbeda.




Pada 2019, EHT mengambil gambar pertama lubang hitam M87* di galaksi yang jauh dari kita. Secara teori, mustahil untuk mengamati lubang hitam karena tidak ada cahaya yang bisa lolos. Namun EHT telah menemukan solusinya.

Teknologi menangkap kilatan cahaya saat objek seperti planet, puing, dan objek terdekat diserap ke dalam lubang hitam. Ini disebut cakrawala peristiwa.

“Kami dapat menemukan foto lubang hitam di latar belakang gas dan debu yang bersinar,” katanya. Frederick Gethu Dari Institut Radio-astronomi Milimetrik Prancis-Jerman di Phys.org.

Ahli kosmologi Inggris Stephen Hawking pernah menggambarkan cakrawala peristiwa dengan ilustrasi melintasi Air Terjun Niagara, mengatakan, “Jika Anda berada di air terjun, masih mungkin untuk melarikan diri jika Anda cukup berkendara. Namun, jika Anda melintasi bibir air terjun. , tidak ada jalan kembali.”

READ  Jamur parasit yang tumbuh pada fosil semut berusia 50 juta tahun

Bagaimana EHT melihat A * Segetarius



Konten yang diiklankan

Video Unggulan