Brazil Merana, Presiden Populis Bolsonaro Dicap “Pembunuh”

Portal Teater – Konsekuensi dari pemerintahan oleh pemimpin populis adalah pilihan kebijakan yang kerap tidak tepat ketika negara dalam bahaya. Alih-alih berpihak pada (ekonomi) rakyat, kebijakannya cenderung menyengsarakan rakyat.

Hal mana dialami 212 juta masyarakat Brazil saat ini. Karena alasan ekonomi, sejak kasus merebak 26 Februari, Presiden Jair Bolsonaro tidak menerapkan kebijakan pembatasan sosial atau penguncian wilayah meski didesak oleh pejabat pemerintahan.

Bahkan, ia berdiri di antara di barisan para pendukungnya, yang tinggal sepertiga, menolak anjuran pejabat kesehatan untuk melakukan lockdown di seluruh negeri.

Dua orang Menteri Kesehatan telah dipecatnya lantaran bertolak belakang dengan pendiriannya itu.

Akibatnya, lebih dari 20 ribu penduduk Brazil tewas karena virus yang menyerang sistem pernapasan ini, dari total 365.213 kasus.

Pada Sabtu, dilaporkan ada 965 kematian dalam sehari, dan pada Minggu, tercatat ada 703 kematian baru.

São Paulo, tempat 6.045 orang tewas, diperintah oleh João Doria, saingan utama Bolsonaro, telah berjuang untuk meyakinkan 44 juta penduduknya untuk tinggal di rumah.

Jair Bolsonaro makan sekaleng hot dog di sebuah kafetaria di Brasilia pada Sabtu malam. -Dok. Adriano Machado/Reuters.
Jair Bolsonaro makan sekaleng hot dog di sebuah kafetaria di Brasilia pada Sabtu malam. -Dok. Adriano Machado/Reuters.

Kemarahan Publik

Ledakan kasus kematian dan kasus infeksi membuat negara itu terguncang dan menyembulkan kemarahan publik.

Akhir pekan lalu, The Guradian menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat dan oposisinya mulai berteriak keras menentang opsi kebijakan yang keliru pemimpin dari Partai Liberal Sosialis (PSL) itu.

Dalam cuitan di beberapa linimasa media sosial, mereka mencap presiden sayap kanan itu sebagai “pembunuh” ketika Bolsonaro muncul dengan makanan cepat saji pada Sabtu malam.

Penghinaan menghujani Bolsonaro dengan perkataan seperti: “assassino” (pembunuh), sampah dan fasis. Seorang wanita oposisi berteriak: “Mulai bekerja, kau gelandangan!”

Bolsonaro, populis sayap kanan yang sering membandingkan diri dengan dengan Presiden Donald Trump, telah berulang kali mencemooh pedoman menjauhkan fisik kementerian kesehatan — dan terus melakukannya akhir pekan ini, bahkan ketika angka kematian virus korona Brasil terus meningkat.

Menurut laporan media lokal, Bolsonaro pergi ke jalan-jalan ibukota, Brasília, pada hari Sabtu untuk menegak sekaleng coke dan hot dog.

Antônio Carlos Costa, seorang aktivis sosial dan pendeta di Rio de Jeneiro, tempat 3.905 orang tewas, mengatakan ia menyalahkan Bolsonaro karena skala tragedi yang terjadi.

“Perilakunya nyata,” kata Costa. “Kami berada di tengah pandemi. Orang-orang sekarat di rumah sakit penuh dan Anda yang melihatnya tidak meneteskan air mata.”

“Tidak ada yang tahu ke mana arah negara ini. Ini adalah kekacauan — kekacauan total,” imbuhnya.

Politik Bola Salju

Beberapa orang melihat perjalanan sepak terjang Bolsonaro sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari skandal politik bola salju.

Krisis politik meningkat pada bulan lalu ketika menteri kehakiman Bolsonaro mengundurkan diri.

Dia menuduh Bolsonaro ikut campur masalah polisi federal untuk melindungi kerabatnya dari penyelidikan polisi.

Sementara itu, sebuah video berdurasi dua jam memperlihatkan kenyataan pemerintahan Bolsonaro yang penuh serapah seperti disiarkan pada hari Jumat sebagai bagian dari penyelidikan mahkamah agung atas tuduhan-tuduhan itu.

Pada satu titik dalam sesi itu, Bolsonaro membalas kritikan atas keputusannya tetap berkeliaran di jalan-jalan Brazil pada saat pandemi dengan membentak: “Contoh buruk pantatku”.

Bolsonaro (65) telah memulai kepemimpinannya di Brazil pada Januari 2019 setelah terpilih pada Oktober 2018.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Dewan Deputi mewakili negara bagian Rio de Janeiro selama 27 tahun, sejak 1991.

Selama puluhan tahun ini, Bolsonaro dikenal sangat mendukung konservatisme nasional atau politisi sayap kanan ekstrem.

Ia menentang kebijakan sayap kiri seperti pernikahan sesama jenis, aborsi, tindakan afirmatif, liberalisasi obat-obatan, dan sekularisme.

Dalam kampanye tahun 2018, ia mendukung kebijakan liberalisme ekonomi dan pro-pasar. Di diketahui berkiblat ke AS dan Israel.

Sergio Olimpio Gomes, seorang juru kampanye utama selama Pilpres 2018 lalu, mengutip Bloomberg, mengatakan bahwa Bolsonaro sedang menggerakkan begitu banyak ketegangan politik selama pandemi sehingga itu berisiko terhadap karir politiknya.

Olimpio memperingatkan bahwa itu akan menjadi lebih mungkin jika presiden tidak mengubah taktik dalam sisa dua setengah tahun masa pemerintahannya.

“Saya melihat kemungkinan 50 persen Bolsonaro tidak berhasil sampai akhir masa jabatannya,” katanya. “Para pemilih sayap kanan merasa bahwa Bolsonaro telah mengecewakan mereka,” imbuhnya.*

Baca Juga

Galerikertas Kembali Buka Ruang Pameran untuk Publik

Portal Teater - Setelah beberapa bulan ditutup karena situasi pandemi, awal Juli ini Galerikertas akhirnya kembali dibuka untuk publik. Pembukaan kembali galeri berbasis Depok, Jawa...

Rontoknya Kekerasan karena Cinta

Portal Teater - Apakakah kekerasan akan luluh lantak dengan indahnya alis mata, binar indah bola mata dan lentik bulu mata. Atau malah makin ganas? Dalang (sutradara)...

Teater Broadway Tutup hingga Awal 2021

Portal Teater - Teater Broadway telah mengumumkan secara resmi bahwa akan tetap menutup teaternya sepanjang sisa tahun ini hingga awal tahun 2021 mendatang. Meski demikian, pembukaan...

Terkini

Galerikertas Kembali Buka Ruang Pameran untuk Publik

Portal Teater - Setelah beberapa bulan ditutup karena situasi pandemi, awal Juli ini Galerikertas akhirnya kembali dibuka untuk publik. Pembukaan kembali galeri berbasis Depok, Jawa...

Rontoknya Kekerasan karena Cinta

Portal Teater - Apakakah kekerasan akan luluh lantak dengan indahnya alis mata, binar indah bola mata dan lentik bulu mata. Atau malah makin ganas? Dalang (sutradara)...

Teater Broadway Tutup hingga Awal 2021

Portal Teater - Teater Broadway telah mengumumkan secara resmi bahwa akan tetap menutup teaternya sepanjang sisa tahun ini hingga awal tahun 2021 mendatang. Meski demikian, pembukaan...

Buku Puisi Sosiawan Leak Berbasis Media 3 in 1 Siap Diterbitkan

Portal Teater - Buku puisi "Rumah-Mu Tumbuh di Hati Kami: Kumpulan Puisi Puasa di Masa Korona" karya penyair multitalenta Sosiawan Leak berbasis media 3...

Rudolf Puspa: “Abdi Abadi” adalah sebuah Tanggung Jawab

Portal Teater - Berdiri di panggung Graha Bhakti Budaya di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM), pada 26 Desember 2016 ketika menerima piagam...