Data dan Dana Untuk Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater – Pemerintah Indonesia membuka jalur pendataan bagi pekerja seni yang secara ekonomi terdampak virus Corona. Pendataan telah dibuka sejak akhir pekan lalu, dan akan berlangsung selama pandemi Corona merebak di Indonesia.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan, pendataan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemberian dukungan dana kepada para pekerja seni, terutama kepada seniman yang kehilangan pendapatan selama masa krisis akibat pandemi Corona.

Namun demikian, tandas Hilmar, pemberian bantuan tidak dilakukan secara merata, karena tergantung tingkat kerugian masing-masing seniman.

’’Pasti ada proses seleksi karena ada beberapa kategori. Bentuk dukungan juga bervariasi,’’ katanya, melansir Jawa Pos, Sabtu (4/4).

Jalur pendataan dapat dilakukan melalui formulir daring di link bit.ly/borangpsps. Melalui formulir atau borang ini, Ditjen Kebudayaan akan menginventarisasi para pekerja seni yang terdampak secara ekonomi oleh Covid-19.

Tidak hanya para seniman, pemerintah juga akan memberikan bantuan langsung kepada para awak panggung atau yang bekerja di bagian manajemen. Kepada mereka, akan diberikan bantuan secara langsung.

Sementara bagi para seniman yang masih dapat berkarya, pemerintah, dalam hal ini Ditjen Kebudayaan, tetap membuka kesempatan agar berkarya melalui jalur daring.

Ditjen Kebudayaan sendiri sepanjang pekan lalu telah menginisiasi program pertunjukan dan kelas seni daring yang melibatkan banyak seniman dari berbagai ilmu.

Pendataan pekerja seni Indonesia terpapar yang secara ekonomi terdampak Corona. -Dok. @budayasaya.
Pendataan pekerja seni Indonesia terpapar yang secara ekonomi terdampak Corona. -Dok. @budayasaya.

Pemerintah di sisi lain juga berniat membantu para pekerja budaya yang juga terdampak lantaran pandemi Corona. Di mana selama masa krisis ini, banyak pusat budaya yang ditutup.

Pekerja budaya yang dimaksudkan di sini adalah pelaku cagar budaya dan museum, komunitas sejarah atau yang lainnya. Apapun profesi Anda di lingkup kerja kebdudayaan, pemerintah sediakan platform untuk didata.

“Untuk membantu para pekerja budaya terdampak, Direktorat Jenderal Kebudayaan melakukan inventarisasi para pekerja di sektor yang mendukung cagar budaya dan museum yang terdampak secara ekonomi oleh COVID-19,” tulis Ditjen Kebudayaan di akun Instagram @budayasaya, Senin (6/4).

Adapun link pendataan bagi pekerja budaya adalah bit.ly/borangptcbm. Sementara jalur pendataan ini ditujukan untuk seluruh pekerja seni dan budaya di Indonesia.

Pendataan pekerja budaya di Indonesia yang secara ekonomi terdampak Corona. -Dok. @budayasaya
Pendataan pekerja budaya di Indonesia yang secara ekonomi terdampak Corona. -Dok. @budayasaya

Skema Bantuan

Hilmar Farid sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan berupa dana kepada para pekerja seni dan budaya dalam waktu dekat setelah memperoleh data yang cukup lengkap. Namun belum menjelaskan bagaimana skema bantuan dilakukan.

Dalam PERPPU yang segera diterbitkan, Presiden Joko Widodo belum menganggarkan dana perlindungan sosial bagi pekerja seni dan budaya.

Karena itu, sembari mengumpulkan data, pemerintah dalam hal ini Ditjen Kebudayaan perlu mencari kemungkinan pos anggaran mana yang akan digelontorkan untuk menopang para pekerja seni dan budaya.

Bila memungkinkan, pemerintah dapat melakukannya melalui skema perluasan Program Keluarga Harapan (PKH). Pemerintah sendiri telah mengubah kebijakan penyaluran bantuan PKH dari tiga bulan menjadi tiap bulan sejak April-Desember 2020.

Mengutip Jawa Pos, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan bahwa pemerintah memutuskan percepatan pencairan bantuan sosial melalui PKH tahun ini.

Keputusan itu merupakan upaya mengantisipasi dampak wabah Covid-19 terutama bagi masyarakat penerima bansos yang ikut terdampak.

Adapun bantuan sosial tahap dua dialokasikan sebesar Rp7 triliun untuk 9,2 juta penerima manfaat. Dalam PERPPU yang baru nanti, Jokowi menganggarkan sebagian dana untuk 10 juta penerima manfaat dari total Rp110 triliun dana perlindungan sosial.

Secara keseluruhan, pemerintah menggelontorkan Rp405,1 triliun dana dari pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Corona. Rinciannya: Rp75 triliun untuk bidang kesehatan, Rp110 triliun untuk jaring pengaman sosial, dan Rp150 triliun untuk pemulihan ekonomi.

Kenyataan ini mengafirmasikan asumsi bahwa pemerintah sejatinya perlu memiliki skema jaring pengaman yang dapat sewaktu-waktu dipakai untuk kepentingan darurat seperti bencana, baik bencana alam, penyakit, maupun bencana kemanusiaan.*

Baca Juga

GM akan Bicara tentang Manifesto Seni Indonesia

Portal Teater - Untuk terus bertumbuh selama krisis terbesar abad ini, pandemi virus corona, Goethe-Institut Indonesien lagi-lagi menyajikan rangkaian acara budaya daring melalui kanal-kanal...

Seni Berkekuatan Daya Getar

Portal Teater - Seni adalah kekuatan yang memiliki daya getar. Bertahun-tahun aku dibimbing pelukis Nashar untuk mempelajari kesenian tanpa ingat waktu, lapar dan kemiskinan. Aku...

“Dini Ditu” Teater Kalangan: Menjahit Publik di Ruang Digital

Portal Teater - Kehadiran pandemi virus corona barangkali tak pernah dipikirkan atau diramalkan, meski ada teori konspirasi yang menyeruak belakangan bahwa Bill Gates telah...

Terkini

Rudolf Puspa: Kiat Terus Berkiprah

Portal Teater - Sebuah catatan sekaligus menjawab pertanyaan seorang ibu, guru Bahasa Indonesia di sebuah SMA di Jakarta, membuat saya segera membuka tembang lama...

“Mati Konyol”: Paradoks, Retrospeksi, Kegamangan

Portal Teater - Pintu rekreatif tulisan ini dibuka dengan pertanyaan dari seorang awam, tentang apa uraian dramaturgi, dramaturg, dan drama. Bagaimana ciri, konvensi, guna,...

Menolak Mati Konyol di Era Konyol

Portal Teater - Uang, teknologi, status sosial, jabatan, pangkat, citra, dan popularitas, barangkali adalah serangkaian idiom yang menghiasi wajah kehidupan manusia hari ini. Menjadi...

Buntut Corona, FDPS 2020 Disajikan dalam Format Digital

Portal Teater - Festival Drama Pendek SLTA (FDPS) 2020 yang digagas Kelompok Pojok direncanakan diadakan pada April kemarin. Buntut pandemi virus corona merebak di Indonesia...

Seni Berkekuatan Daya Getar

Portal Teater - Seni adalah kekuatan yang memiliki daya getar. Bertahun-tahun aku dibimbing pelukis Nashar untuk mempelajari kesenian tanpa ingat waktu, lapar dan kemiskinan. Aku...