Juli 4, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Demi kepentingan keluarganya, mantan pembawa berita TV ini menjual jajanan kaki lima

Jakarta

Mantan Reporter TV (TV) kini menjual makanan di pinggir jalan. Hidupnya sangat berubah oleh konflik di negaranya.

Konflik di Afghanistan telah berdampak buruk pada orang-orang di sana. Setelah Taliban mengambil alih negara itu, beberapa pembatasan menjadi lebih parah. Dampaknya dirasakan oleh warga Afghanistan, termasuk mantan pembawa berita ini.

Sebelum Afghanistan ditangkap oleh Taliban, Mossa Mohammed bekerja sebagai jurnalis, pembawa berita dan reporter televisi. Mosa Mohammed, yang dilansir dari Thequint.com (17/06), telah berkecimpung di bisnis media sejak 2011.

Namun sayangnya dia kehilangan pekerjaannya pada Agustus 2021 setelah Taliban merebut negara asalnya. Karena itu, Mosa Mohammed kini terpaksa menjadi penjual makanan untuk menghidupi keluarganya.

Mantan fotonya telah menjadi fokus ceritanya sejak Reporter Siapa yang menjual makanan ini menyebar di situs-situs sosial. Foto ini dibagikan oleh Kabir Hakmal, seorang dosen di Universitas Kabul dan mantan pembawa berita lainnya.

Mereka mengunggah foto-foto itu melalui Twitter dengan tujuan menyoroti penderitaan rakyat Afghanistan yang hidup dalam kemiskinan.

Foto mantan editor berita ini dibagikan oleh Kabir Hakmal, dosen Universitas Kabul dan mantan editor berita lainnya. foto: thequint.com

Dalam foto tersebut, Mosa Mohammed terlihat duduk di pinggir jalan dengan makanannya. Tweet itu juga menyoroti kehidupan Mosa, mantan jurnalis yang harus mencari nafkah dengan menjual makanan. Unggahan foto ini pun menjadi sorotan sejumlah warganet.

Berbicara kepada The Quint, Mohammed menggambarkan jalur kariernya, yang berakhir tragis. Dia mengatakan saluran televisi tempat dia bekerja, Haryana News, tidak mampu membayar staf setelah Taliban mengambil alih negaranya. Akhirnya semua pekerja di sana, termasuk dia, dipecat.

Setelah meninggalkan pekerjaan, Mohammed menjadi tunawisma selama enam sampai tujuh bulan. Dia bingung bagaimana menjalankan keluarga karena ibunya tidak sehat pada saat pernikahannya.

READ  Umrah akan diperbolehkan mulai 10 Agustus, apa syarat jemaah yang datang dari Indonesia?

Mohammad menyadari bahwa dia tidak punya pilihan. “Saya tidak punya pilihan selain melakukan semua yang saya bisa untuk menghidupi keluarga saya,” katanya kepada The Quint.

Seorang saudari yang bekerja di kantor pemerintah bahkan tidak dapat membantu secara finansial di rumah. Hingga saat-saat terakhir, situasi ini mendorong Mosa untuk menjual samosa di jalanan. Sekarang itu sudah menjadi pekerjaan sehari-harinya.

Mantan penyiar sekarang menjual makanan jalananKeadaan sulit mendorong Mosa untuk menjual samosa di jalanan. foto: thequint.com

Di balik keputusannya, Mosa juga mencoba melamar pekerjaan di berbagai bidang, mulai dari media dan LSM hingga swasta. Sayangnya belum ada yang merespon.

Viralnya rekaman Mosa menarik perhatian Direktur Jenderal Radio dan Televisi Nasional Afghanistan, Ahmadullah Wasik. Dia tweeted bahwa dia akan membantu mantan pemain Reporter Mereka yang bermasalah termasuk Mosa Mohammed.

Kemenangan Taliban atas Afghanistan telah menyebabkan krisis ekonomi dan politik di negara itu. Selain masalah pekerjaan yang dialami oleh mantan pembawa berita ini, sebagian masyarakat di sana, terutama perempuan, menghadapi masalah seperti pendidikan, pekerjaan, dan kebebasan.

Tonton videonya”Bikin Nafsu Makan: Rekomendasi Cemilan PIK, Roti Srikaya hingga Ice Shake
[Gambas:Video 20detik]
(aqr / odi)