Dewan Kesenian Inggris Luncurkan Rp2,9T Untuk Sokong Industri Seni

Portal Teater – Dewan Kesenian Inggris atau Arts Council England (ACE) telah meluncurkan paket tanggap darurat senilai £160 juta atau setara Rp2,9 triliun (kurs Rp17.800) untuk menyokong industri seni dan budaya.

Paket dana itu terutama diberikan untuk membantu para pekerja teater mengatasi “kehilangan pendapatan yang sangat besar dan tidak berkelanjutan” yang mereka hadapi di tengah pandemi virus corona.

Wabah yang bermula di China itu kini sudah merenggut nyawa 465 warga Inggris, dari sekitar 9.529 kasus positif corona di negara itu. Ada 135 orang diantaranya sembuh.

Perdana Menteri Boris Johnson telah mengumumkan langkah pencegahan dengan menetapkan status lockdown pada Senin (24/3) malam, sebagaimana diberitakan media setempat. Setiap warga dilarang keluar rumah kecuali untuk urusan penting.

PM Inggris Boris Johnson. -Dok. news.sky.com
PM Inggris Boris Johnson. -Dok. news.sky.com

Tiga Paket Dana

Mengutip The Stage, Selasa (24/3), dana talangan ini akan mencakup dana untuk organisasi portofolio nasional dan perusahaan di luar program pendanaan utama ACE, serta bantuan darurat untuk pekerja lepas dan pekerja kreatif individu.

Di mana banyak diantara para pekerja seni ini telah menyatakan ketakutan dan kepanikan atas kehilangan pendapatan selama penutupan sementara teater.

Paket darurat ini mencakup tiga paket, yaitu £90 juta untuk memberikan dukungan keuangan bagi organisasi nirlaba (NPO), dengan kondisi pendanaan yang santai dan organisasi juga dapat memajukan hibah saat ini dalam enam bulan.

Sebanyak £50 juta dari dana ini diposkan untuk organisasi di luar portofolio nasional ACE, menawarkan bantuan bagi perusahaan untuk “bangkit kembali” dan terus bekerja.

Sementara bagi seniman lepas dan praktisi kreatif dapat mengajukan hibah tunai masing-masing hingga £2.500, dari dana £20 juta tersisa. Tambahan £4 juta akan ditambahkan oleh ACE ke dana untuk pekerja kreatif.

Kepala Eksekutif ACE Darren Henley mengatakan, dana ini akan beroperasi pada 30 Maret 2020 dengan pembayaran pertama dilakukan dalam waktu enam minggu.

Ia berjanji untuk mengeksplorasi lebih lanjut dana £90 juta yang diusulkan untuk NPO dan memastikannya memenuhi kebutuhan mereka.

Sebagai akibat dari krisis, ACE juga mengumumkan penundaan satu tahun untuk proses investasi NPO-nya, yang sekarang tidak akan dibaharui sampai 2023.

Proses untuk putaran 2022-2026 dijadwalkan akan dimulai akhir tahun ini, tetapi sebaliknya, portofolio saat ini akan diperpanjang hingga 2023.

Ketua ACE Nicholas Serota. -Dok. bbc.co.uk
Ketua ACE Nicholas Serota. -Dok. bbc.co.uk

Krisis Akut

ACE mengakui bahwa krisis keuangan akut dihadapi oleh sektor budaya dan memperingatkan bahwa “bukti menunjukkan bahwa penutupan dan kontrak yang dibatalkan menyebabkan hilangnya pendapatan besar-besaran dan tidak berkelanjutan”.

Pengumuman itu merupakan wujud tanggung jawab ACE terhadap janji yang dibuat minggu lalu untuk memfokuskan kembali beberapa program pemberian hibahnya untuk membantu seniman independen yang jatuh karena krisis.

ACE mengatakan bahwa meskipun menawarkan “sumber pendapatan vital” untuk organisasi dan individu, mereka merasa bahwa pada saat krisis ini, anggaran ini paling baik digunakan untuk mempertahankan industri seni budaya.

Ketua ACE Nicholas Serota mengatakan, Covid-19 memiliki dampak global, jauh melampaui sektor budaya, tetapi pihaknya bertanggung jawab mempertahankan sektor tersebut sebaik mungkin.

“Sehingga seniman dan organisasi dapat terus menyuburkan imajinasi orang-orang di seluruh dunia, baik selama krisis dan dalam periode pemulihan,” katanya.

Darren Henley menambahkan, ACE akan memastikan para seniman dan organisasi tetap bertahan karena itu akan menjadi prioritas nomor satu pihaknya dalam beberapa bulan mendatang.

“Ini adalah waktu yang menakutkan bagi kita semua. Tetapi, ketika kita menjauhkan diri dari satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari, saya percaya peran seni dan budaya dalam membantu menyatukan kita semua akan menjadi semakin kritis,” katanya.

Horace Trubridge, Sekretaris Jenderal Persatuan Musisi. -Dok. flickr.com
Horace Trubridge, Sekretaris Jenderal Persatuan Musisi. -Dok. flickr.com

Musisi Kehilangan £13,9 Juta

Setali tiga uang dengan pekerja teater dan kreatif, musisi di seluruh Inggris sejauh ini kehilangan sekitar £13,9 juta karena dampak pandemi corona, menurut penelitian baru.

Survei dari Persatuan Musisi di Inggris, yang memiliki sekitar 4.100 responden, menemukan 90% telah dipengaruhi secara negatif oleh Covid-19 dan bahwa kesempatan kerja turun 69% dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.

Menurut temuan itu, pertunjukan atau konser adalah area yang telah mengakibatkan jumlah musisi terbanyak melaporkan hilangnya pendapatan karena Covid-19.

Pengajaran dan pekerjaan orkestra pun mengalami penurunan yang signifikan karena tindakan jarak sosial, menurut penelitian itu.

Sejak 23 Maret lalu, Union Coronavirus Hardship Fund Musician akan menawarkan £200 hibah kepada musisi yang menghadapi kesulitan keuangan setelah Covid-19.

Serikat pekerja itu bekerja dengan organisasi lain termasuk masyarakat koleksi PRS untuk Musik dan Bantuan Musisi UK.

“Kami berharap dana ini dapat memberikan sedikit bantuan kepada anggota kami, tetapi kami sangat membutuhkan pemerintah untuk memberikan kejelasan tentang apa dukungan yang lebih luas yang akan tersedia dan kami meminta industri rekaman juga memainkan perannya,” kata Horace Trubridge, Sekretaris Jenderal Persatuan Musisi.

Barn Theatre di Inggris. -Dok. battlecreekenquirer.com
Barn Theatre di Inggris. -Dok. battlecreekenquirer.com

Pentas Online

Menyusul pandemi corona, sejumlah pertunjukan teater, tari dan musik di Inggris secara langsung banyak yang dibatalkan. Daripada menganggur, mereka memanfaatkan media daring untuk menjalin konektivitas dengan penontonnya.

Barn Theatre adalah salah satunya. Grup teater ini akan menyiarkan langsung produksi Henry V. Awalnya disajikan di tempat Cirencester pada Mei dan Juni 2019. Kini akan tersedia di YouTube dan halaman Facebook Barn Theatre mulai pukul 18.00 pada 27 Maret nanti.

Demikian halnya dengan Breach Theatre, yang akan membawakan acara It’s True, It’s True, It’s True di Barbican Center akhir bulan ini.

Perusahaan teater telah merilis pertunjukan debutnya tahun 2015, “The Beanfield”, sebuah pemeragaan ulang pada tahun 1985 “Battle of the Beanfield” pada Vimeo.

Selain itu, musik dari pertunjukan terbaru perusahaan, “Joan of Leeds”, juga akan tersedia untuk streaming mulai 27 Maret.

Karya tari oleh BalletBoyz akan menjadi yang pertama dari serangkaian tambahan baru pada platform digital gratis Sadler’s Wells, Digital Stage.

Pertunjukan lain yang disediakan dengan cara ini termasuk versi baru tarian Wilkie Branson untuk instalasi kamera TOM, dan Rumpelstiltskin BalletLorent. Pun akan ada serangkaian lokakarya tari.

Deluxe akan tersedia pukul 19.30 waktu setempat pada 27 Maret, dan saat yang sama karya itu akan dibawakan langsung di Sadler’s Wells.

Sementara Nottingham Playhouse merilis serangkaian video yang akan membantu komunitas di East Midlands terlibat dalam seni.

Program itu termasuk tutorial tari dan paduan suara dan Mass Bolero 2014, di mana rutinitas ice skating ikonik Dean dan Torvill diciptakan kembali oleh 700 orang di lokasi di seluruh kota Nottingham, Inggris.

Yang lainnya adalah produksi The Original Theatre Company dari drama Ali Milles, “The Croft”, yang mengadakan tur di Inggris hingga penutupan bioskop karena corona.

Produksi ini akan tersedia di situs web perusahaan teater mulai pukul 19.30 pada 27 Maret nanti.*

Baca Juga

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...

Terkini

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...

Para Penyair Robot, Ekosistem Penulis dan Tak Ada Apa-apa

Portal Teater - Sebuah unggahan Instagram milik akun @balingehits memunculkan performance berbeda tentang pisang, bapak dan ibu. Kata ditempatkan di atas bidang IG putih...

Galerikertas Kembali Buka Ruang Pameran untuk Publik

Portal Teater - Setelah beberapa bulan ditutup karena situasi pandemi, awal Juli ini Galerikertas akhirnya kembali dibuka untuk publik. Pembukaan kembali galeri berbasis Depok, Jawa...

Rontoknya Kekerasan karena Cinta

Portal Teater - Apakakah kekerasan akan luluh lantak dengan indahnya alis mata, binar indah bola mata dan lentik bulu mata. Atau malah makin ganas? Dalang (sutradara)...

Teater Broadway Tutup hingga Awal 2021

Portal Teater - Teater Broadway telah mengumumkan secara resmi bahwa akan tetap menutup teaternya sepanjang sisa tahun ini hingga awal tahun 2021 mendatang. Meski demikian, pembukaan...