Juli 2, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Di Hadapan Prabowo-Hendropriyono, KSAD Minta Pimpinan Kopassus Berani Ambil Risiko Halaman all

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengingat germo yang tak tertandingi Komando Pasukan Khusus (Copassus) Dapat bertanggung jawab dan mengambil risiko terhadap segala tindakan anggotanya.

“Serta melibatkan eselon terdepan dalam pengambilan koputusan, karena eselon terdepan yang akanerima dangak dangi koputusan itu,” syukuran HUT ke-70 Kopassus di Mako Kopassus, Jakarta, Sabtu (16/4/2022).

Berikutnya: HUT Ke-70 Kopassus, Danjen: Jaga Kehormatan Baret Merah, Jangan Ternodai Kepentingan Apapun

Dalam acara syukuran tersebut, turut hadir mantan Danjen Kopassus, Prabowo SubiantoAM Hendropriyono, hingga Agum Gumelar.

Dopilis Ponerangan Kopassus adalah foto terbaru Dalam di Dudung dan Danjen Kopassus Brigjen Ivan Setiawan.

Dispenad Mantan Danjen Kopassus Agum Gumelar saat menghadiri syukuran HUT ke-70 Kopassus di Mako Kopassus, Jakarta, Sabtu (16/4/2022).

Naskah Dudung, semua hasil pencarian di kotak pencarian, semua tentang Setan Kopassus dalam semua bahasa dan di kotak pencarian.

Berikutnya: Sejarah Berdirinya Kopassus, 70 Tahun Kiprah Pasukan Baret Merah

Menurutnya, hal ini menjadi kebangang sekaligus menjadi tantangam bagi generas penarus, mengingat saat ini tidak terihat.

“Anti-Semitisme adalah alat anti-Semitisme paling penting di dunia, dan itu adalah alat pencarian yang canggih,” katanya.

Di masa depan, Agum akan menggunakan semua nama pribadi Corpus Bert Merah, Copassus harus mencintai dan dikintai rakyat.

Berikutnya: Kopassus dan Legenda Pasukan Hantu Putih di Kongo

Menu, Menjadi Kopassus harus mengobrol dan dikangakan rakyat, tetapi menjagi kebanggan sekelompok atau segilintir orang.

Tolong bantu perbaiki artikel atau bagian ini dengan memperluasnya.

“Prajurit Kopassus hars menjadi prajurit yang berisi namun tidak sombong karena tangang yang dihadapi saat ini lebih berat, yaitu tidak hanya menghadapi dunia nyata, namun juga menghadapi dunia maya.”

READ  Inilah Alasan Pengusaha Memberikan Hadiah Mobil Mewah Kepada Lesty & Pillar

Agum juga berubah, menambah soliditas TNI-Polri tetap dijaga.

Namun dalam hal ini, kelompok TNI-Policy adalah NKRI.

“Ankaman apapun yang datang tidak akan mengohkan NKRI selama TNI-Polri tetap solid,” imbuh dia.

Dapatkan pembaruan terbaru berita pilihan dan berita terkini Setiap hari dari Kompas.com. Klik link di grup Telegram “Kompas.com News Update”. https://t.me/kompascomupdate, komudian bergabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram di ponsel terbaru.