September 18, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Menurut National Wildlife Federation, Euphrates dane sebenarnya adalah arakhnida yang berkerabat dekat dengan kalajengking dan laba-laba.  Meskipun fosil kepiting ekor kuda relatif umum, tidak ada yang diketahui sebelumnya tentang otak purba mereka.

Diawetkan dengan benar, fosil otak berusia 310 juta tahun ditemukan di Amerika Serikat

Area publik

Menurut National Wildlife Federation, Euphrates dane sebenarnya adalah arakhnida yang berkerabat dekat dengan kalajengking dan laba-laba. Meskipun fosil kepiting ekor kuda relatif umum, tidak ada yang diketahui sebelumnya tentang otak purba mereka.

Nationalgeographic.co.id– Peneliti menemukan Arkeologi Otak Belum pernah terlihat sebelumnya Kepiting Lobak pedas. Arkeologi Otak Usianya 310 juta tahun.

Menurut sebuah studi baru-baru ini, temuan Arkeologi Otak Ini mengungkapkan beberapa kejutan terkait dengan evolusi Kepiting Lobak pedas. Otak Itu milik spesies yang punah Euprobes Dane. Otak Ini ditemukan di Mazon Creek di Illinois, AS. Kondisi lingkungan di sana telah mengawetkan jaringan lunak hewan dengan baik.

Ada empat spesies Kepiting Ekor kuda hidup hari ini. Mereka semua memiliki kerangka luar setinggi 10 kaki yang kaku dan kepala berbentuk U.

Apapun namanya,”KepitingMenurut National Wildlife Federation, ini sebenarnya adalah arakhnida yang berkerabat dekat dengan kalajengking dan laba-laba. Arkeologi Kepiting Lobak relatif umum dan tidak ada yang diketahui sebelumnya Otak Para peneliti mengatakan zaman kuno mereka.


Konten yang diiklankan

Video Unggulan


READ  KMADS Siamis Uttara untuk 350 Takjil di Daman Suravisa