Etno Musik Festival Hadir Untuk Merawat Musik Tradisi Nusantara

Portal Teater – Dalam dunia seni, selain film, musik menjadi salah salah satu ornamen kesenian yang berjalan paling seimbang bersama dengan perkembangan teknologi. Batas-batas bunyi menembus teritori yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Bunyi mulai dilihat sebagai visual, sebagai objek dan sebagai ruang. Objek maupun medium apa pun bisa diperlakukan sebagai instrumen. Berbagai aplikasi musik tersedia untuk digunakan mengolah jenis suara apa pun.

Medan tersebut memunculkan berbagai tantangan baru. Dan pada gilirannya, musik sedang didefinisikan kembali melalui praktik-praktik lintas media dan lintas disiplin.

Di balik semua itu, ada banyak lapisan lain yang diwarisi oleh sebuah sejarah panjang. Yaitu etno musik dari lingkungan tradisi yang merupakan situs untuk memori kolektif kita. Musik dalam warisan ini memiliki konteksnya masing-masing, yang juga tidak semata-mata selalu hadir sebagai musik yang defenitif.

Dalam warisan ini, tersimpan lapisan-lapisan musik sebagai penyembuhan, pembersihan diri, spiritualitas; sebuah hubungan kosmologis dengan benda maupun makhluk-makhluk alam lainnya. Pun sebuah cara “permisi” untuk berladang, berternak, berkeluarga maupun membangun pemukiman.

Program Pekan Musik Tradisi Etno Musik Festival 2019 merupakan salah satu cara untuk melihat kembali sejarah panjang itu.

Diprakarsai dan diselenggarakan oleh Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), festival musik ini berniat merawat dan meningkatkan kualitas musik Nusantara dalam perkembangan globalisasi.

Program ini akan menghadirkan kelompok-kelompok musik dari berbagai wilayah Nusantara yang jarang tersentuh. Termasuk musik tradisi di Kawasan Asia Tenggara, China dan belahan bumi lainnya.

Festival akan berlangsung selama sepekan, yakni 8-12 September 2019 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Program perdana Komite Musik DKJ ini diharapkan menjadi wahana dialog baru antar para pemusik tradisi, baik dari dalam maupun luar negeri. Terjadi pertemuan baru bahwa musik tradisi juga terus berkembang bersama dengan perubahan zaman.

Munculnya generasi baru yang mulai hidup sebagai warga digital, merupakan salah satu tujuan untuk bagaimana generasi ini bisa memetakan kembali warisan musik dari leluhur mereka.

Rundown Acara

Berikut rundown acara Etno Musik Festival:Rundown acara Etno Musik Festival 2019

 

Rundown acara Etno Musik Festival 2019

*Daniel Deha

Baca Juga

Juni Nanti, Museum Nasional Pamerkan 1.500 Koleksi Museum Delft

Portal Teater - Museum Nasional Indonesia berencana memamerkan 1.500 benda-benda budaya koleksi eks Museum Nusantara Delft, Belanda, pada Juni mendatang. Mengutip historia.id, pameran benda-benda hasil...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...

TEKO UI akan Pentas Teater Musikal Skala Besar di GKJ

Portal Teater - Teater Psikologi Universitas Indonesia (TEKO UI) akan mempersembahkan pentas teater musikal dengan skala besar selama dua hari, pada 13-14 Februari 2020...

Terkini

Di Antara Metode Penciptaan dan Praktik Kerja Berbasis Riset

Portal Teater - Pada 17-18 Januari 2020, Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya (STKW) menggelar Ujian Komposisi Koreografi dan Kreativitas Tari Jenjang 3 Jurusan Seni...

TEKO UI akan Pentas Teater Musikal Skala Besar di GKJ

Portal Teater - Teater Psikologi Universitas Indonesia (TEKO UI) akan mempersembahkan pentas teater musikal dengan skala besar selama dua hari, pada 13-14 Februari 2020...

“Anak Garuda”, Sebuah Inspirasi Merawat Mimpi

Portal Teater - "Anak Garuda", sebuh film yang diproduksi Butterfly Pictures telah resmi tayang perdana di seluruh bioskop di tanah air pada Kamis (16/1)...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...

“Senjakala” Kritik Seni di Era Digital

Portal Teater - Komite Seni Rupa Dewan Kesenian (DKJ) telah sukses menggelar pameran "Mengingat-ingat Sanento Yuliman (1941-1992)" di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki,...