Festival Teater Jakarta Timur 2019 Belum Ada Wajah Baru

Portal Teater – Festival Teater Jakarta Timur bakal segera dibuka akhir pekan ini. Diikuti duabelas grup teater, belum ada peserta wajah baru yang mengikuti event tahunan ini.

“Jadi, untuk baru nggak ada, tapi yang ada teater baru wajah lama,” ujar Ragil Biru Solihin, Ketua Ikatan Teater Jakarta Timur (Ikatamur), Jumat (4/10).

Bang Raqil, begitu sapaannya, menceritakan, selain kesepuluh peserta FTJT, memang ada dua peserta yang selama beberapa tahun vakum dari kompetisi tingkat wilayah administrasi tersebut.

Keduanya adalah Teater Tanah dan Bumi Kalamtara. Namun, grup-grup teater ini bukanlah wajah baru.

Teater Tanah terakhir mengikuti FTJT tahun 2014 dan berhasil menembus tiket final FTJ tahun itu. Sementara Bumi Kalamtara terakhir kali mengikuti FTJT pada sekitar sepuluh tahun lalu (2007 atau 2008).

“Untuk grup baru tahun ini tidak ada, tapi ada beberapa grup seperti Teater Tanah dan Bumi Kalamtara yang tidak aktif tapi sekarang muncul lagi,” katanya.

Untuk tidak dikatakan sebagai kemandekan, seperti halnya terjadi di Jakarta Utara, perkembangan teater di Jakarta Timur belum cukup signifikan.

Artinya, terlepas dari keengganan untuk mengikuti kompetisi atau festival, kalaupun ada grup-grup baru, kemunculan grup teater itu belum mampu bersaing dengan grup-grup yang telah ada.

Barangkali, sebagai pencinta dan pegiat teater, kita perlu memetakan dengan jelas dan terukur, apa saja yang melatarbelakangi stagnasi pertumbuhan tersebut.

Diikuti 12 Grup Teater

Mulai tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hadir sebagai penyelenggara festival, baik di tingkat anak, pelajar maupun tingkat umum.

Di Jakarta Timur, festival teater terselenggara atas kerjasama Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Timur dengan Ikatamur.

Berbeda dengan wilayah lain, FTJT tahun ini akan digelar selama empat pekan, yaitu 5-26 Oktober 2019, di Pusat Pelatihan Seni Budaya Jakarta Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Bang Raqil menuturkan, ada 12 grup teater yang mengikuti FTJT kali ini. Termasuk salah satunya adalah Sanggar Teater Jerit yang tahun lalu memenangkan (juara I) Festival Teater Jakarta.

Keduabelas peserta FTJTdan karya-karya mereka, antara lain: Sanggar Teater Jerit (“Macbeth”), STB Jakarta (“Badai Sepanjang Malam”), Komunitas Tujuh (“Aljabar”), dan Teater Tukang (“Mas Bret”). Keempat grup ini akan tampil pada pekan pertama, 5-6 Oktober.

Pada pekan kedua, 12-13 Oktober, akan tampil empat grup teater lainnya, yakni: Teater Al-Kautsar (“Cermin II”), Teater Castra Mardika (“Terdampar”), Bumi Kalamtara (“Cabik”) dan UKM Sinatera IBN (“Rumah Kertas”).

Di pekan ketiga, keempat grup terakhir akan mementaskan karya-karya mereka, antara lain: Teater Tanah (“Tai.. Luh..”), Mata Art Community (“Perguruan”), Teater Semut Unsada (“Titisan Si Manis”) dan Teater Camuss (“Mak Comblang”).

Rundown Acara

Berikut rundwown acara Festival Teater Jakarta Timur 2019:

Rundown acara FTJT 2019.
Rundown acara FTJT 2019.

Simak video pentas Sanggar Teater Jerit pada FTJ 2018 berikut:

*Daniel Deha

Baca Juga

Mendata Pelaku Industri Kreatif Terdampak Corona di Ibukota

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah memukul semua lini kehidupan manusia saat ini. Wabah global ini tidak hanya menghantam sektor ekonomi, politik, atau...

Shahid Nadeem: Teater sebagai Kuil

Portal Teater - Dramawan terkemuka Pakistan Shahid Nadeem dalam pidatonya pada World Theater Day 2020 (27 Maret) mengatakan bahwa penciptaan teater masa kini harus...

Seni (Harus) Tetap Hidup Melawan Pandemi

Portal Teater - Beberapa bulan terakhir adalah masa berat bagi seluruh umat manusia, termasuk para seniman dan pekerja seni. Virus Corona (Covid-19) telah menewaskan...

Terkini

Data dan Dana Untuk Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Indonesia membuka jalur pendataan bagi pekerja seni yang secara ekonomi terdampak virus Corona. Pendataan telah dibuka sejak akhir pekan lalu,...

Mendata Pelaku Industri Kreatif Terdampak Corona di Ibukota

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah memukul semua lini kehidupan manusia saat ini. Wabah global ini tidak hanya menghantam sektor ekonomi, politik, atau...

Mendata Pekerja Seni Terdampak Corona

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan membuka pendataan bagi pekerja dan pelaku seni di ibukota yang terdampak secara ekonomi akibat...

Teater Karantina #1: Wabah Athena, Galen dan Oedipus Kode

Portal Teater - Lukisan Michiel Sweerts, "Wabah di Kota Tua" (Plague in an Ancient City) banyak dikutip dan dipercayai mengambarkan wabah besar yang pernah...

Shahid Nadeem: Teater sebagai Kuil

Portal Teater - Dramawan terkemuka Pakistan Shahid Nadeem dalam pidatonya pada World Theater Day 2020 (27 Maret) mengatakan bahwa penciptaan teater masa kini harus...