FTP 2020: Ruang Bagi Generasi C Bereksplorasi

Portal Teater – Sepuluh tahun lalu, Dan Pankraz, peneliti dan Direktur Perencanaan/Strategi Pemuda pada DBD Sydney, Australia, pernah mengatakan, Generasi C (Gen C) bukanlah kelompok demografi. Gen C yang dimaksudnya adalah remaja dan yang berusia 20-an yang telah “menetas” dari media sosial.

Tidak seperti Generasi Y atau Generasi Z, Gen C lebih merupakan generasi content pada periode sebelumnya. Namun saat ini sudah menyebar menjadi tidak hanya content, tapi juga  connected, digital creative, co-creation, customize, curiosity, dan cyborg. Dan yang paling penting, Gen C adalah konsumen connected-collective.

Di sisi lain, Gen C bisa juga berarti cyber, cracker, dan chameleon (bunglon). Gen C memiliki mantra: I share, therefore I am’ has completely taken over. Di mana ketika mereka membagikan, karena itu mereka telah mengambil alih sepenuhnya.

Gen C mendapatkan kredibilitas di dunia teman-teman mereka dengan mengungkapkan pendapat, berbagi ide, pengamatan dan pemikiran. Pengaruh mereka tergantung pada apa yang mereka bagikan (share) dan seberapa sering mereka membagikannya.

Ikatan Drama Jakarta Barat (INDRAJA) menyadari bahwa Gen C inilah yang akan memimpin dunia di masa mendatang. Kolaborasi dan kreativitas yang mereka punya punya kekuatan besar di dunia.

Mereka adalah kekuatan, pasukan sekaligus pasar bagi dunia saat ini yang akan mewujudkan kehidupan dunia masa depan yang lebih baik.

Lokakarya Festival Teater Pelajar Jakarta Barat 2020. -Dok. Robert Mugabe
Lokakarya Festival Teater Pelajar Jakarta Barat 2020. -Dok. Robert Mugabe

Tema FTP 2020

Project Officer Festival Teater Pelajar (FTP) Jakarta Barat 2020 Robert Mugabe Rajagukguk mengatakan, seni bukan hanya soal eksistensi. Tapi juga harus terampil menatap ke belakang sebagai referensi, dan ke depan sebagai aktualisasi.

“FTP Jakarta Barat 2020 hadir untuk merangkum keduanya. Menjadikan pertunjukan di atas pentas sebagai peristiwa seni yang tak hanya asyik ditonton, namun juga menarik untuk dikritik, diulas, dan dikaji,” katanya di Jakarta, Kamis (20/2).

Merujuk pada pandangan Pankraz, Indraja mengusung “Selamat Datang Gen C” sebagai tema FTP 2020 untuk memberikan ruang bagi para pelajar untuk berdiskusi, berkreativitas dan pada puncaknya berkompetisi dalam FTP.

Sebelum menuju puncak festival, Indraja menggelar lokakarya berseri selama dua bulan, yaitu Februari-April 2020, sebagai bekal bagi peserta FTP untuk menjalankan proses kreatif, baik bagi pelajar maupun bagi pengajar atau guru kesenian.

Lokakarya dimulai pada Sabtu (22/2) sampai dengan Sabtu (4/4) di Markas Indraja, pada setiap pukul 15.00 WIB. Sementara proses penciptaan dimulai pada 10-11 April 2020, tiap pukul 15.00 WIB.

Pertama Kali

Robert menerangkan, lokakarya ini baru pertama kali diadakan sepanjang perjalanan FTP Jakarta Barat. Karenanya dijalankan dengan penuh dinamika.

Gagasan lokakarya ini bermula dari pengalaman ketika masih berstatus pelajar, ia hanya hanya tahu mementaskan teater, tapi tidak mengetahui dasar-dasar dari sebuah pertunjukan teater.

Karena itu, dalam lokakarya ini akan ada dua tema besar yang dibahas, yaitu perihal Artistik dan Manajemen, dua hal yang sangat penting dalam sebuah pertunjukan teater.

“Saya ingin teman-teman yang sekarang memiliki kesempatan yang lebih dengan dibekali beberapa lokakarya dramaturgi, manajemen produksi, riset artistik, pemasaran digital, keaktoran, dokumentasi pertunjukan dan desain poster pertunjukan,” paparnya.

Ada enam narasumber yang mengampu masing-masing tema lokakarya, antara lain: Ozzy Yunan (Dramaturgi), Selvi Agnesia (Manajemen Produksi), Cecil Mariani (Riset Artistik), Fahmi Reza (Pemasaran Digital), Olistejal (Keaktoran), Tewel Seketi (Dokumentasi Pertunjukan ), dan Anggun Ai (Desain Poster Pertunjukan).

Jadwal lokakarya dan proses penciptaan FTP Jakarta Barat 2020. -Dok. Robert Mugabe
Jadwal lokakarya dan proses penciptaan FTP Jakarta Barat 2020. -Dok. Robert Mugabe

Lebih lanjut, Robert menjelaskan, dalam lokakarya dramaturgi, Indraja mengemasnya dalam tema “kegagapan dalam membaca teks”.

Tema ini merespon kegagapan Gen C yang meski sudah terpapar teknologi canggih tapi ternyata masih mengalami gagap dalam membacanya, sehingga masih belum mampu menuangkan ke dalam teks hingga sebuah pertunjukan.

Sementara dalam tatanan artistik, Indraja mencoba mengajak peserta FTP 2020 menganalisis sebuah peristiwa yang ada dalam teks maupun konteks yang ditemukan secara empiris maupun ilmiah di berbagai platform dan dikonversi menjadi objek yang dituangkan ke dalam sebuah pertunjukan.

“Intinya, tema Gen C ini mencoba mengajak teman-teman berkolaborasi trampil menatap ke belakang sebagai referensi dan ke depan sebagai aktulisasi,” ungkapnya.*

Baca Juga

ITI Ajak Insan Teater Berbagi Karya Lewat Media Daring

Portal Teater - Virus corona (Covid-19) merebak seantero dunia. Ratusan negara telah terpapar virus yang datang bagai ledakan asteroid ini. Sementara ratusan ribu umat...

Tarik Ulur Pemerintah Terapkan Lockdown

Portal Teater - Pemerintah Indonesia masih berpikir keras untuk menetapkan kebijakan lockdown atau penutupan akses suatu wilayah atau negara. Hal itu mengingat kondisi politik...

Terpapar Corona, Pasar Bioskop China Merosot Tajam

Portal Teater - Pasar bioskop China merosot tajam sebesar US$1,91 miliar atau setara Rp30,6 triliun (kurs Rp16.000) selama dua bulan pertama tahun ini setelah...

Terkini

Presiden Jokowi Tetapkan Pembatasan Skala Besar

Portal Teater - Setelah melewati pelbagai pertimbangan, Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi menetapkan pembatasan sosial berskala besar untuk menekan laju penyebaran dan pertumbuhan...

Kasus Corona Masih Fluktuatif, Ratusan Bioskop di China Kembali Ditutup

Portal Teater - Menyusul kembali meningginya penemuan pasien terkonfirmasi virus Corona akhir pekan lalu, otoritas China meminta pelaku industri bioskop untuk menutup kembali lebih...

ITI Ajak Insan Teater Berbagi Karya Lewat Media Daring

Portal Teater - Virus corona (Covid-19) merebak seantero dunia. Ratusan negara telah terpapar virus yang datang bagai ledakan asteroid ini. Sementara ratusan ribu umat...

Corona Meluas, Teater Katak Tunda Pementasan “Zeus and The Olympian God”

Portal Teater - Mencermati transmisi virus corona (Covid-19) yang makin luas di Indonesia, Teater Katak mengumumkan penangguhan seluruh aktivitas produksi pertunjukan "Zeus and The...

Tujuh Program Studiohanafi Ditunda Karena Corona

Portal Teater - Meluasnya penyebaran virus corona, di mana saat ini tercatat sudah 27 provinsi di Indonesia terpapar dan mungkin akan menghantam seluruh penduduk,...