Galeri Biografi Penciptaan 1, “Kursi-Kursi”

Portal Teater – Usai menjadi tamu yang menjadi penyibak tirai Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019, dengan mementaskan naskah “Kursi-Kursi” karya Eugene Ionesco,

Teater Satu Lampung terlibat diskusi biografi penciptaan 1 pada Rabu (13/11) bersama kolaborasi Hartati dan Hanafi.

Naskah “Kursi-Kursi” sendiri pernah dipentaskan Teater Satu Lampung sebagai perwakilan Indonesia di Jepang dalam Festival Teater Dunia ke-41 pada 30 Agustus 2016.

Iswadi, selaku sutradara Teater Satu Lampung, telah mengadaptasi naskah ini ke dalam konteks yang lebih dekat dengan penonton kekinian agar tidak terlihat abstrak dan berdinding.

Selain “Kursi-Kursi” telah banyak pula karya Ionesco yang diadaptasi Iswadi Pratama, termasuk sebelumnya “Jalan Yang Tak Ditempuh” (2019).

Dalam karya-karya itu Iswadi selalu menghadirkan ketegangan-ketegangan waktu ke dalam tubuh pertunjukan. Dan para aktornya dengan cukup baik memerankannya.

Iswadi mengatakan, latar gagasan dalam mengadaptasi lakon ini adalah dengan menyingkirkannya metafisika dari ranah filsafat, karena hanya dianggap sebagai filsafat spekulatif.

Ini muncul bersamaan dengan perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan yang melulu positivistik pada tahun 1870-1890-an.

Aliran ini menolak aktivitas yang berkenaan dengan metafisika. Tidak mengenal adanya spekulasi, dan semua didasarkan pada data empiris.

Semua hal yang bersifat metafisik dianggap tak memadai lagi untuk menopang hasrat manusia akan kemajuan dan kebermaknaan hidup.

Pertunjukan Pertama

Usai diskusi Biografi Penciptaan 1 tersebut, FTJ 2019 menampilkan pertunjukan perdana yang berjudul “Bulan Bujur Sangkar” dari grup teater Lab Teater Lumbung.

Grup teater asal Jakarta Barat tersebut melakukan pertunjukan di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (13/11) malam.

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Arkan Tanriwa, menjadi moderator dalam diskusi Biografi Penciptaan 1 bersama Sutradara Teater Satu Lampung bersama kolaborasi Hartati dan Hanafi pada Rabu (13/11) di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dok- portalteater.com.

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Afrizal Malna, Ketua Komite Teater DKJ menanggapi Iswandi Pratama dalam diskusi Biografi Penciptaan 1 di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (13/11) Dok – portalteater.com

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Iswandi Pratama selaku Produser Teater Satu Lampung yang mementaskan “Kursi-Kursi” karya Eugene Ionesco pada malam pembukaan Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 menjawab pertanyaan peserta diskusi dalam acara bertajuk Biografi Penciptaan 1 pada Rabu (13/11) di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dok – portalteater.com

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Komite Teater DKJ foto bersama dengan Iswandi Pratama, Produser Teater Satu Lampung, kolaborasi Hartati dan Hanafi serta Arkan Tanriwa usai diskusi Biografi Penciptaan 1 di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (13/11). Dok – portalteater.com

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Seorang gadis kecil menemani ibunya menyaksikan pameran “Drama Penonton” yang digelar di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (13/11). Pameran “Drama Penonton” akan dilaksanakan selama Festival Teater Jakarta (FTJ) berlangsung. Dok – portalteater.com.

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Penonton pementasan pertunjukan Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 antri di depan meja registarasi sebelum penampilan “Bulan Bujur Sangkar” yang dibawakan oleh Lab Teater Lumbung, grup teater asal Jakarta Barat pada Rabu (13/11) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dok – portalteater.com

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Grup teater asal Jakarta Barat, Lab Teater Lumbung menampilkan “Bulan Bujur Sangkar” karya Iwan Simatupang pada pertunjukan perdana Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (13/11). Dok – portalteater.com

Galeri Biografi Penciptaan 1, "Kursi-Kursi"
Grup teater asal Jakarta Barat, Lab Teater Lumbung foto bersama produser dan semua tim usai menampilkan “Bulan Bujur Sangkar” karya Iwan Simatupang pada pertunjukan perdana Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Rabu (13/11). Dok – portalteater.com.

*Andi Andur

Baca Juga

Komite Seni Rupa DKJ Gelar Diskusi Buku Tiga Kritikus Seni Rupa

Portal Teater - Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menggelar Diskusi Buku Seri Wacana Kritik Seni Rupa dari tiga kritikus seni rupa Indonesia...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...

Bamsoet Ajak Milenial Nonton “Panembahan Reso” Mahakarya Rendra

Portal Teater - Masterpiece dramawan WS Rendra, "Panembahan Reso", akan dipentaskan ulang oleh kolaborasi GenPI.Co, JPNN.Com, Ken Zuraida, dan BWCF Society. Lakon yang menjadi buah...

Terkini

Di Antara Metode Penciptaan dan Praktik Kerja Berbasis Riset

Portal Teater - Pada 17-18 Januari 2020, Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya (STKW) menggelar Ujian Komposisi Koreografi dan Kreativitas Tari Jenjang 3 Jurusan Seni...

TEKO UI akan Pentas Teater Musikal Skala Besar di GKJ

Portal Teater - Teater Psikologi Universitas Indonesia (TEKO UI) akan mempersembahkan pentas teater musikal dengan skala besar selama dua hari, pada 13-14 Februari 2020...

“Anak Garuda”, Sebuah Inspirasi Merawat Mimpi

Portal Teater - "Anak Garuda", sebuh film yang diproduksi Butterfly Pictures telah resmi tayang perdana di seluruh bioskop di tanah air pada Kamis (16/1)...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...

“Senjakala” Kritik Seni di Era Digital

Portal Teater - Komite Seni Rupa Dewan Kesenian (DKJ) telah sukses menggelar pameran "Mengingat-ingat Sanento Yuliman (1941-1992)" di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki,...