Galerikertas Kembali Buka Ruang Pameran untuk Publik

Portal Teater – Setelah beberapa bulan ditutup karena situasi pandemi, awal Juli ini Galerikertas akhirnya kembali dibuka untuk publik.

Pembukaan kembali galeri berbasis Depok, Jawa Barat, ini ditandai dengan pameran “60 Tahun dalam Studio” karya Hanafi.

Pameran ini bertepatan dengan dua momen penting, yaitu momen 60 tahun usia Hanafi dan momen pandemi virus corona.

Situasi pandemi telah mempengaruhi seniman dengan satu dan lain cara, termasuk ketika Hanafi menciptakan karya-karyanya untuk merespon pandemi yang merebak di Indonesia sejak awal Maret lalu.

Kurator Galerikertas Heru Joni Putra mengatakan bahwa pameran ini menampilkan karya-karya Hanafi yang dibuat selama masa karantina dan secara umum merespons berbagai isu-isu di sekitar karantina.

“Ada intensitas yang berbeda dari karya Hanafi sebelumnya. Kali ini kita akan lebih banyak melihat intensitas garis,” ujarnya.

Menurut penyair muda, meskipun Hanafi sudah sejak dulu menunjukkan capaian yang mengagumkan soal garis, namun situasi pandemi ini memberikan tekanan yang berbeda.

Selain itu, kondisi pandemi ini akan menjadi ingatan kolektif umat manusia abad ini. Di mana barangkali sampai berpuluh tahun ke depan, situasi ini akan tetap menjadi salah satu isu yang dibahas dan direspons oleh seniman.

Namun, kata Heru, karya Hanafi kali ini adalah karya yang dibuat ketika kita semua sama-sama sedang merasakan situasinya.

“Ini adalah cara lain dalam mengalami seni rupa,” imbuhnya.

Pameran akan dimulai 5 Juli sampai dengan 5 Agustus 2020. Setiap hari Galerikertas hanya dibuka pukul 12.00-16.00 WIB.

Galerikertas tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pameran "60 Tahun dalam Studio" karya Hanafi. -Dok. Galerikertas.
Galerikertas tetap menerapkan protokol kesehatan dalam pameran “60 Tahun dalam Studio” karya Hanafi. -Dok. Galerikertas.

Terapkan Protokol Covid-19

Untuk menjaga agar setiap pengunjung tetap aman satu sama lain, Galerikertas menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang diberikan pemerintah.

Adinda Luthvianti, Art Program Galerikertas, menjelaskan bahwa setiap petugas galeri menggunakan perkakas kesehatan dan setiap pengunjung mesti melewati sensor suhu tubuh dahulu.

Selain menyediakan perkakas kebersihan, seperti perlengkapan cuci tangan, Galerikertas juga sudah mengatur ulang tata-aturan memasuki galeri.

Salah satu, misalnya, dalam satu jam, maksimal hanya bisa dimasuki oleh 9 pengunjung. Setiap jarak satu jam, diberi waktu kosong untuk bersih-bersih selama setengah jam. Dengan demikian, dalam sehari hanya bisa dikunjungi 27 orang.

Selanjutnya, kata Adinda, setiap pengunjung pun berjarak satu sama lain di tanda-lingkaran yang sudah dibubuhkan di dalam ruangan.

“Semua informasi mengenai protokol ini juga kami sebarluaskan di akun media sosial galerikertas dan studiohanafi,” ungkapnya.

Sebagaimana format pameran di Galerikertas sejak awal berdiri, rangkaian pameran ini juga membuka kesempatan bagi pelukis muda yang ingin mempresentasikan karya mereka ke Hanafi.

Heru mengatakan bahwa setiap karya perupa muda akan dibedah oleh Hanafi dan selanjutnya akan memilih perupa-perupa yang akan diberi workshop hingga kemudian karya hasil workshop tersebut akan dipamerkan di Galerikertas pada bulan berikutnya.

Pengunjung tetap mengikuti protokol kesehatan selama mengunjungi ruang pameran. -Dok. Galerikertas.
Pengunjung tetap mengikuti protokol kesehatan selama mengunjungi ruang pameran. -Dok. Galerikertas.

Silahkan daftarkan diri Anda melalui link berikut ini: http://biolinky.co/60tahundalamstudio.

Untuk teman-teman jurnalis bisa mendaftar melalui link: bit.ly/formjurnalis60tahundalamstudio.*

Baca Juga

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

Terkini

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Kolaborasi sebagai Praktik Intervensi Membongkar Kebekuan Teater

Portal Teater - Mengapa praktik-praktik penciptaan karya seni sekarang mengarah ke kerja kolaborasi? Praktik-praktik kolaborasi dalam kerja artistik terutama berakar ketika mulai munculnya studi-studi inter-kultur,...

Museum MACAN Gandeng OPPO Gelar “Arisan Karya” Edisi Terakhir

Portal Teater - Setelah sukses di dua ronde pertama, Museum MACAN kembali menggelar program "Arisan Karya" edisi terakhir. Program suntikan motivasi bagi ekosistem seni Indonesia...

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...