Tandai HUT Ke-5 JIVA, Galnas Pamerkan Karya 19 Seniman Muda

Portal Teater – Menandai lima tahun Jakarta Illustration Visual Art (JIVA), Galeri Nasional Indonesia menggelar pameran seni rupa sepanjang 8-27 Januari 2020. Pameran bertajuk “EXCURSION” ini menghadirkan karya eksperimental dari kisah perjalanan 19 seniman muda.

Pameran karya para seniman ini terbagi ke dalam dua kategori, yaitu ada yang berbentuk pameran tunggal dan ada yang pameran bersama.

Seniman yang melakukan pameran tunggal, seperti Deddy PAW, Ghanyleo, I Dewa Made Mustika, Ponk-Q Hary Purnomo, Syis Paindow, dan Tomy Faisal Alim.

Sementara itu, Jono Sugiartono & Krismarliyanti, Sri Hardana (Danar) & Rengga Satria &Jason Ranti, Agustan & Kana Fuddy Prakoso, Hendrikus David Arie &Teguh Hadiyanto, Fitrajaya Nusananta & Sohieb Toyaroja, serta RB. Ali & Yayat Lesmana, menggelar pameran bersama.

Para seniman ini mengemas berbagai perjalanan berkesenian mereka ke dalam karya-karya visual berupa lukisan, patung, dan instalasi yang masing-masing memiliki keunikan serta ciri khas tersendiri.

Bentukan artistik karya-karya para seniman merepresentasikan sebuah perjalanan hidup yang seperti garis-garis tanpa henti, yang jika diikuti maka garis itu tanpa ujung.

Di saat itu, pengkarya membutuhkan motivasi dan kesadaran untuk membentuk garis perjalanan hidup tersebut. Seperti membentuk diri dalam garis hidup, akan dibutuhkan motivasi dalam mengarunginya. Demikianlah terbentuk karya-karya ini.

Karya-karya para seniman muda yang dipamerkan di Galnas Indonesia, Jakarta sepanjang 8-27 Januari 2020. -Dok. Galnas/Facebook.
Karya-karya para seniman muda yang dipamerkan di Galnas Indonesia, Jakarta sepanjang 8-27 Januari 2020. -Dok. Galnas/Facebook.

Perjalanan Kesenian Seniman

Kurator pameran Frigidanto Agung mengatakan, excursion merupakan padanan kata journey, kata yang dipaparkan menjadi perjalanan, tapi dalam excursion kata perjalanan menjadi bertambah dalam pengertiannya.

Leibh lanjut, kata Agung, excursion juga mempunyai arti yang spesifik dalam setiap bidang, termasuk bidang seni. Excursion merupakan perjalanan hidup bidang seni seseorang, atau journey seniman yang tertuju pada artistik.

Agung menerangkan, pameran ini mengusung tiga bagian yang dapat dijadikan wacana untuk mengembangkan sudut pandang.

Pertama, misi ragawi, diwujudkan dalam rangkaian seni instalasi. Misi ragawi lebih memperlihatkan wujud tubuh dalam memberi arah nyata imajinasi, perwujudan tubuh dalam boneka merupakan representasi, menjelaskan sisi imajiner seniman dalam bekerja mengisi ruang dialog.

Kedua, menjiwai raga, lebih menekankan bentuk yang sudah ada atau terlukis pada rentang waktu terdahulu, atau proses seniman terdahulu dan memberi arti baru pada masa kini.

Terakhir, jiwa (dalam) raga, proses interpretasi bagaimana melihat jiwa yang ada dalam raga, lalu dituangkan di atas kanvas.

Melalui ketiga bagian tersebut, lanjut Agung, karya seni dalam pameran ini dapat menunjukkan bagaimana raga digunakan untuk menjembatani subjektivitas sehari-hari dengan permasalahan artistik karya seni yang dihadapi dengan lebih jernih dan fundamental yang jelas.

“Masing-masing perspektif tersebut lantas menghasilkan model artistik yang merupakan cerminan jernih dari kompleksitas permasalahan kekinian kita,” kata Agung, mengutip publikasi Galnas Indonesia.

Kepala Galnas Indonesia Pustanto pun turut gembira JIVA menjadikan Galnas Indonesia sebagai venue utama pameran. Ia berharap, pameran ini bisa menjadi langkah awal yang baik bagi Galnas Indonesia di tahun ini.

Lebih dari itu, Pustanto berharap pameran ini menjadi wujud nyata dukungan lembaga budaya kepada para seniman muda yang masih banyak melakukan model karya eksperimental.

Para pengunjung melihat-lihat karya pameran 19 seniman muda bertajuk "Excursion" di Galnas Indonesia, Jakarta, yang digelar sepanjang 8-27 Januari 2020. -Dok. Galnas/Facebook.
Para pengunjung melihat-lihat karya pameran 19 seniman muda bertajuk “Excursion” di Galnas Indonesia, Jakarta, yang digelar sepanjang 8-27 Januari 2020. -Dok. Galnas/Facebook.

Diketahui, JIVA adalah sebuah perkumpulan seniman bersifat mandiri yang berdiri pada tanggal 29 January 2015 di Jakarta.

Pembukaan pameran dibuka oleh dr. Melani Setiawan dan turut dimeriahkan oleh penampilan permainan biola oleh Satriaji dan harpa oleh Anela Kaylea Bondjol.

Pameran berlangsung hingga 27 Januari 2020 di Gedung D Galeri Nasional Indonesia, mulai pukul 10.00-19.00.*

Baca Juga

Bersiap Hadapi Risiko Terburuk

Portal Teater - Indonesia bersiap menghadapi kemungkinan terburuk menyusul makin melonjaknya jumlah penemuan kasus baru terkonfirmasi positif virus Corona. Sepanjang pekan ini, jumlah pasien masih...

Goethe-Institut Gelar Tiga Acara Budaya Daring

Portal Teater - Goethe-Institut Indonesien sepenuhnya menyadari bahwa pandemi global virus Corona (Covid-19) bakal menghentikan semua acara kebudayaan selama paruh pertama tahun ini. Untuk...

Satu Juta Penduduk Dunia Terinfeksi Virus Corona

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah memukul dunia di mana lebih dari satu juta penduduk terinfeksi patogen ini. Data ini menjadi tonggak pencapaian...

Terkini

500 Juta Penduduk Dunia akan Jatuh Miskin Karena Corona

Portal Teater - Oxfam, sebuah organisasi nirlaba dari Inggris yang fokus pada penanggulangan bencana dan advokasi, mengatakan pada Kamis (9/4) bahwa dampak dari penyebaran...

Festival Teater Nasional 2020 Ditunda

Portal Teater - Teater Gema mengumumkan secara resmi penundaan pelaksanaan Festival Teater Nasional tahun 2020. Kabar penangguhan disampaikan melalui publikasi di akun media sosialnya,...

Jokowi: Glenn Fredly Lebih Dari Seorang Musisi

Portal Teater - Presiden Joko Widodo menyampaikan kabar duka atas berpulangnya musisi gaek Glenn Fredly pada Rabu (8/4) malam. Glenn diketahui meninggal karena penyakit...

Pasien Terinfeksi Covid-19 di Indonesia Tembus 3.000 Orang

Portal Teater - Pemerintah Indonesia pada Rabu (8/4) siang merilis data perkembangan terbaru kasus virus Corona di tanah air. Seperti hari-hari sebelumnya, grafik temuan...

Solidaritas Tanpa Batas Pekerja Seni

Portal Teater - Industri seni adalah salah satu sektor yang ikut terpukul lantaran merebaknya virus Corona (Covid-19). Tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh...