Oktober 2, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

GP Ansor DKI mengecam komentar Echo Kundathi di media sosial dosen NU

GP Answer mengingatkannya tentang menjaga lidahnya tetap aman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Pimpinan Daerah GB Jawab TKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin Alhafitz mengkritik aktivis media sosial Eko Kuntadi yang dalam pernyataannya di media sosial disebut sebagai oknum atau orang terkenal yang menghina Ustadza Imaaz Fatimadus Zahra. Gambar Dari Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur.

Ning Imaz menjelaskan tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Tidak realitas Pria mendapatkan bidadari di surga, apa yang wanita dapatkan?


Video klip tersebut kemudian diunggah oleh Eko. Dalam cuplikan tersebut, terdapat deskripsi atau judul:

“Idiot seukuran kadal. Life is a hip dream,” demikian bunyi teks atau caption pada video yang diunggah Eko Kundathi.

Menurut Ainul Yaq, perbuatan Eko Kundati telah mencederai niat baik para ustadz.

“Kami mengutuk dan menuntut agar yang bersangkutan secara terbuka meminta maaf kepada seluruh umat Islam, khususnya Nahdlatul Ulama yang sangat tersinggung dengan wahyu Eko Kuntati,” kata Ainul Yakin (13/9/22).

Selain itu, Ainul Yakin juga mengingatkan seluruh penggila media sosial untuk berhati-hati dalam berkomentar dan beraktivitas di media sosial.


“Keselamatan seseorang tergantung pada bagaimana dia menjaga mulutnya, dari mengomentari hal-hal yang tidak mereka pahami, hingga menunjuk jari di lingkungan saat ini, terutama tentang kepercayaan dan agama,” katanya. Yakin.

Terakhir, dia menambahkan, pihaknya saat ini sedang menyelidiki apakah ada unsur Yaqin . membenci Pidato Di Eko Unggah.

READ  Viral Nabila Ishma Bicara ke Jenazah Eril, Psikolog: Ini Proses yang Menyedihkan