Juli 4, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Hasil Indonesia Masters 2022: Ahsan Hendra dan Gregoria Mariska diskors untuk 16 besar: Okason Games

Jakarta – Dua delegasi dari Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Chettiawan dan Gregoria Mariska Tunjang tersingkir di babak 16 besar Indonesia Master 2022. Ahsan/Hendra dan Gregoria sama-sama kesulitan meraih kemenangan hingga gim ketiga, namun lawannya tetap kuat hingga takluk di Istora Xenon, Kamis (9/6/2022).

Gregoria kalah 21-23, 22-20 dan 11-21 dari Busarla Venkata Sindhu dari India. Ahsan/Hendra harus siap mengalahkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Seo Cheung Jae 19-21, 21-18 dan 19-21 dalam waktu 61 menit.

Doddies, sapaan akrab Ahsan/Hendra – menghadapi perlawanan keras dari Kang/Xio di awal pertandingan. Skor imbang berlanjut hingga skor menjadi 5-5.

Namun, pasangan merah/putih kemudian melancarkan serangan yang lebih efektif. Dengan demikian, mereka memimpin 11-8 di game pertama.

Usai jeda, Ahsan/Hendra terus menguasai permainan. Mereka juga memperpanjang jarak dengan empat poin, 16-12.

Sayangnya, performa pasangan ini di peringkat dunia anjlok setelah meraih kemenangan panjang. Poin mereka terkunci di 19.

Kemudian, Kong/Xio yang terlihat sangat keras kepala akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Bahkan, mereka memenangkan game pertama 21-19.

Ahsan/Hendra kesal karena dikejar-kejar di titik-titik krusial, sempat kalut di game kedua. Mereka tanpa ampun membom pertahanan pasangan Negeri Ginseng dan memimpin mereka 7-1.

Namun, sekali lagi Kang/Xio keluar dari masalah dan menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Beruntung, dua smash berturut-turut Hendra berhasil menghasilkan dua poin tambahan. Toddis memimpin 11-9 di game kedua.

Usai pensiun, Ahsan/Hendra tak mengendurkan serangan. Mereka tidak akan mengizinkan Kang / Xio untuk mengembangkan permainan mereka. Alhasil, mereka melangkah lebih jauh dengan keunggulan 16-12.

Meski mendapat perlawanan keras, Dadis akhirnya memenangkan game kedua 21-18. Pemenang kompetisi ditentukan oleh permainan karet.

READ  Karena pertarungan sengit dengan Pagnia di Austria, Mark Marquez mengenang Tovicioso: Oxon Games

Gregoria Mariska Tunjung

Pada laga penentuan, pertarungan sengit antara kedua pasangan terus berlanjut. Namun, meski bermain imbang 5-5, Ahsan/Hendra tertinggal 8-11 di inning ketiga.

Namun, setelah berjuang keras mengejar ketertinggalan, akhirnya Dadis berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15. Sayangnya, pengejaran mereka berakhir sia-sia karena mereka kalah 19-21.