Ikonografi Jawa Klasik dalam Warna-Warni Metalik Agus Kama Loedin

Portal Teater – Nama Agus Kama Loedin telah lama dikenal dalam dunia seni rupa, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Setelah berhenti dari pekerjaan menjadi fotografer tahun 2008, nama Agus kian populer lewat karya seni rupa kawatnya.

Saat ini, seniman asal Surabaya itu menetap di Filipina. Namun selain menggelar pameran di luar negeri, Agus masih sering diundang mengadakan pameran karya di negeri asalnya.

Tiga tahun lalu, Agus menyapa pencinta seni Indonesia lewat karya-karya terbarunya yang ditampilkan di pameran bertajuk “TRANS-FORMS #3” di Artspace, Lantai Mezzanine Artotel Thamrin, Jakarta, 6 September-6 November 2017.

Pameran tunggal itu merupakan proyek lanjut dari pameran karya setahun sebelumnya bertajuk “TRANS-FORMS #2” di kawasan Jogja National Museum pada 17 Oktober-4 November 2016.

Berkilas balik lebih jauh ke belakang, tahun 2011, karya-karya Agus pernah dipamerkan di Sangkring Art Space, Bantul, Yogyakarta, dalam pameran bertajuk “Pusaran Eksplorasi #2”.

Awal tahun ini, perupa kelahiran 1962 itu menyapa masyarakat pencinta seni Bali lewat pameran bertajuk “Jaga Raga, Bara Jiwa” di Santrian Art Gallery, Hotel Griya Santrian, Sanur Denpasar, 10 Januari-28 Februari 2020.

Pameran "Tran-Forms#3" di Arthotel Thamrin, Jakarta, tahun 2017. -Dok. liputan6.com
Pameran “Tran-Forms#3” di Arthotel Thamrin, Jakarta, tahun 2017. -Dok. liputan6.com

Terinspirasi Ikonografi Jawa Klasik

Seperti karya-karya yang mulai ditekuninya sejak 2008, dalam pameran ini Agus menampilkan karya seni rupa yang terbuat dari media kawat, khususnya kawat aluminum dan tembaga.

Mengutip Tribun Bali, kawat aluminium dan tembaga tersbut berupa warna-warni metalik yang dibentuk dalam berbagai rupa. Warna-warni itu terinspirasi dari bentuk-bentuk ikonografi Jawa Klasik.

Kecintaan Agus pada tradisi Jawa kuno, banyak menginspirasi penciptaan karya-karyanya. Dalam 31 karya yang dipamerkan (4 karya dua dimensi dan 27 karya tiga dimensi), Agus meramu kekayaan budaya Jawa itu secara utuh ke dalam seni rupa.

Seluruh judul karya tersebut pada umumnya berkaitan dengan peradaban Hindu-Buddha yang dalam sejarah Jawa kuno, merupakan salah satu peradaban tertua di Indonesia.

Beberapa karya itu bisa disebutkan, antara lain: Abhaya Mudra, Witarkhamudra, Dharma Cakra Mudra, Moksa, Reikarnasi, Stupa, Roda Dharma, Pembukaan Teratai, Lingga Yoni, Vajra, Mayura, dan masih banyak lagi.

Baboy Diablo, 2014, karya Agus Kama Loedin. -Dok. sarasvati.com
Baboy Diablo, 2014, karya Agus Kama Loedin. -Dok. sarasvati.com

Agus menceritakan, pembuatan karya-karya tersebut menghabiskan waktu hingga satu bulan, tergantung pada tingkat kesulitan masing-masing karya.

Salah satu tantangan paling kuat ketika menganyam kawat-kawat itu, kata Agus, yaitu ketidakmampuan tangan (manusia) ketika menyentuh benda metal yang bisa berakibat luka, lecet dan sebagainya.*

Sumber utama: Tribun Bali

Baca Juga

Presiden Jokowi Tetapkan Pembatasan Skala Besar

Portal Teater - Setelah melewati pelbagai pertimbangan, Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi menetapkan pembatasan sosial berskala besar untuk menekan laju penyebaran dan pertumbuhan...

Transmisi Virus Corona Tak Terbendung, AS Terbanyak

Portal Teater - Transmisi virus corona terus meluas. Ini menunjukkan bahwa penyebaran corona makin tak terbendung di tengah ketidaksiapan dan kelambanan negara-negara untuk mencegahnya....

Linimasa Kasus Corona Indonesia Selama Maret 2020

Portal Teater - Sebulan penuh Indonesia telah bergumul dengan ancaman virus Corona (Covid-19). Sejak pertama teridentifikasi melalui dua pasien Corona di Depok, Jawa Barat,...

Terkini

Linimasa Kasus Corona Indonesia Selama Maret 2020

Portal Teater - Sebulan penuh Indonesia telah bergumul dengan ancaman virus Corona (Covid-19). Sejak pertama teridentifikasi melalui dua pasien Corona di Depok, Jawa Barat,...

Industri Seni Indonesia Menderita

Portal Teater - Di tengah pandemi global virus Corona (Covid-19), industri seni Indonesia ikut menderita. Jika beberapa negara terpapar corona sudah menggelontorkan dana untuk menopang...

Kemendikbud Fasilitasi Pertunjukan dan Kelas Seni Daring

Portal Teater - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menggagas penyajian aneka pertunjukan dan kelas seni dengan memanfaatkan media daring atau online. Hal itu bertujuan...

ATAP Manfaatkan Media Daring Gelar Parade Monolog

Portal Teater - Kreativitas senantiasa mengalir tanpa muara. Kalaupun ada, maka itu adalah awal bagi gagasan baru untuk terus berproses kreatif. Dalam situasi krisis...

Presiden Jokowi Tetapkan Pembatasan Skala Besar

Portal Teater - Setelah melewati pelbagai pertimbangan, Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi menetapkan pembatasan sosial berskala besar untuk menekan laju penyebaran dan pertumbuhan...