September 28, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Jangan meletakkan tuas transmisi otomatis di D saat berhenti, mempertaruhkan nyawa pengemudi

Agus Salim/GridOto.com

Deskripsi pengoperasian tuas transmisi mobil otomatis

Ottomania.com – Jangan posisikan tuas transmisi Mobil matic Di D At Stop, nyawa pengemudi terancam.

Mobil matic Banyak konsumen memilihnya karena dianggap lebih praktis.

Pasalnya, mobil matic tidak perlu menekan pedal kopling saat berpindah posisi transmisi, terutama di jalan perkotaan dengan lalu lintas padat.

Mengenai cara mengendarainya, sebagian orang tidak menyangka bahwa seringnya posisi tuas di D saat berhenti bisa dengan mudah merusak transmisi mobil matic.

Terkait hal tersebut, Departemen Pelatihan Layanan Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ATM) Aji Prima Baruz Nurgaya menjelaskan.

“Sebenarnya saat transmisi berhenti di T, transmisi tidak cepat putus,” kata Aji kepada Otomotifnet.gridoto.com beberapa waktu lalu.

Padahal menurutnya, karena kapan Mobil matic Pemberhentian otomatis akan memperlambat mesin sehingga turbin runner pada transmisi otomatis tidak mengalami perubahan kecepatan.

Aji menambahkan, transmisi otomatis memiliki sistem yang menjaga transmisi otomatis tetap aman saat masuk gigi karena tetap terlumasi.

“Dari segi panas aman karena sistem transmisi dilengkapi dengan coolant. Coolant ini mengatur temperatur oli pelumas transmisi ke temperatur kerjanya,” jelasnya.

Nah, kekhawatiran memposisikan mobil matic dengan transmisi di posisi D adalah mobil matic akan otomatis bergerak saat rem dilepas saat berhenti atau gas tidak sengaja diinjak.

READ  Mengukur konsumsi bahan bakar dari Rice GR Sport CVD di dalam kota