Juli 6, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Jangan pindahkan tuas transmisi ke D saat putaran mesin tinggi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada start awal, mesin mobil akan membutuhkan waktu untuk mencapai suhu kerja. Biasanya jika tidak tercapai, putaran mesin masih akan sampai 1000 rpm.

Nah, disarankan untuk tidak menjalankannya pada saat itu Transmisi otomatis Sebelum putaran mesin pertama mencapai idle, sekitar 750 rpm. Tidak disarankan untuk menjalankan transmisi kecepatan mesin tinggi, kecuali mesin masih dingin.

Pemilik Worner Matic, Hermas Efendi Prabowo, pakar transmisi matik, mengatakan perlu menunggu hingga putaran idle aman berjalan.

Baca selengkapnya: Cara mengemudi mobil transmisi otomatis saat lampu merah dengan benar

Kompas.com/Alsadad Rudi Sistem transmisi otomatis dimiliki oleh Chevrolet Trax.

“Kalau rpm tinggi dipaksa pindah dari N ke D, sebenarnya ada semacam sambungan mekanis yang keras. Itu berpotensi merusak komponen mekanis,” kata Herms kepada Kompas.com, Selasa (13/6/2022).

Berdasarkan uji lapangan, memang benar ketika transmisi tiba-tiba dimasukkan ke dalam DN seperti berputar pada transmisi manual, semakin tinggi putaran mesin akan menghasilkan shock yang jauh lebih kuat.

Menurut Herms, hal seperti itu tidak perlu lagi dilakukan dengan asumsi AT akan merusak komponen transmisi.

Dapatkan pembaruan pesan pilihan Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Jom join team telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, Kemudian bergabung. Pertama Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

READ  Honda CB500X 2021 Resmi Diluncurkan di Indonesia, Cek Fitur Terbarunya