Jatim Jadi Episentrum Baru Corona Indonesia

Portal Teater – Provinsi Jawa Timur kini menjadi episentrum baru virus corona di Indonesia. Berbulan-bulan sebelumnya, DKI Jakarta memimpin Indonesia dalam tingkat infeksi Covid-19.

Namun, Jakarta saat ini sudah cukup mampu menghirup udara segar di luar jendela kamar, setelah jumlah kasus harian terus mendatar, meski bergerak fluktuatif di bawah angka 100 kasus.

Kota berpopulasi sekitar 10 juta jiwa ini akhirnya mampu menekan penularan virus dan secara bersama memerangi pandemi.

Meski masih terdapat penularan baru, pejabat pemerintah setempat optimis kurva pandemi akan segera melandai beberapa pekan lagi.

Salah satu langkah yang dianggap cukup mampu mengentas matarantai penularan virus adalah pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar sejak 10 April lalu dan diperpanjang hingga 4 Juni.

Termasuk juga, ketepatan dan kecepatan pemerintah ibukota merepson pandemi ketika pertama kali muncul di Kota Depok, Jawa Barat, persis berbatasan langsung dengan Jakarta di bagian selatan.

Pada Rabu (27/5), juru bicara pemerintah Achmad Yurianto melaporkan bahwa kasus harian di Jakarta berjumlah 97 orang, turun dari sebelumnya 99 orang.

Angka statistik ini jauh di bawah Jatim yang sejak 21 Mei lalu jumlah kasusnya meledak tak terduga. Ada 502 kasus baru dilaporkan pemerintah setempat kala itu, yang mendorong pelonjakan kasus nasional menjadi 973 kasus, tertinggi sejak 2 Maret lalu.

Sepanjang pekan ini, laporan kasus harian di provinsi paling timur Pulau Jawa itu berada di atas 100 kasus. Bahkan mencapai lebih dari 200 kasus seperti yang terjadi pada Senin dengan 233 kasus.

Di hari Rabu kemarin, lagi-lagi Jatim memimpin Indonesia. Dilaporkan ada 199 kasus di daerah itu, mengungguli Jakarta dengan 97 kasus.

Total, sudah ada 4.142 kasus positif Covid-19 di daerah Gubernur Khofifah Indar Parawansa tersebut, berada di bawah Jakarta dengan 6.895 kasus.

Khofifah beberapa waktu lalu mengakui bahwa ada keterlambatan dalam merespon merebaknya kasus di wilayahnya, terutama yang terpusat di tiga titik, yaitu Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Pemerintah Kekurangan SDM di Laboratorium Uji Covid-19
Ketua Gugus Tugas Doni Monardo. -Dok. RMOL.

Klaster Gowa

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Nasional Doni Monardo pun buka suara soal kenaikan signifikan kasus di daerah berpopulasi 39 juta itu.

Menurutnya, Jatim memiliki dua kluster besar yang mendorong terjadinya lonjakan kasus, yaitu Jamaah Tabligh Gowa dan pabrik rokok milik PT HM Sampoerna Tbk.

Kluster Gowa sebenarnya tidak hanya terjadi di Jatim, tapi juga di daerah lain di Indonesia, dan mungkin juga dunia.

Salah satu daerah yang terinfeksi positif dari kluster Gowa adalah provinsi Nusa Tenggara Timur. Sampai saat ini sudah terdapat 24 kasus yang muncul dari kluster Gowa di NTT.

Menurut data olahan Katadata, secara keseluruhan, ada 480 orang yang dinyatakan positif Covid-19 berasal dari kluster Gowa. Sementara ada 44 warga negara asing yang terinfeksi dari kluster tersebut.

Presiden Joko Widodo pada awal bulan ini lantas was-was dan meminta jajarannya untuk mengawasi secara serius penularan yang berasal dari kluster Gowa itu.

Sebelum dibubarkan oleh aparat keamanan, dalam hal ini pemerintah Indonesia, ribuan orang dari seluruh dunia berkumpul di Gowa, Sulawesi Selatan, untuk melakukan Itjima Ulama Dunia 2020, acara tahunan umat Islam, 19-22 Maret.

Meski acara tersebut berhasil dibubarkan, tapi pertemuan dan interaksi yang terjadi selama pra-acara telah memungkinkan penularan yang lebih luas di antara orang-orang yang hadir.

Sulawesi Selatan, provinsi penyelenggara acara tersebut, saat ini menjadi daerah di luar Pulau Jawa yang kasusnya paling banyak.

Pada Rabu kemarin pemerintah setempat melaporkan ada 34 kasus baru, sehingga total sudah mencapai 1.352 kasus.

Jokowi pun meminta agar daerah-daerah di luar Jawa, termasuk Sulsel dan beberapa lainnya harus menjadi perhatian.

Namun Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meyakinkan bahwa daerahnya sudah cukup terkendali dalam memerangi wabah.

Presiden Joko Widodo mengaku terkejut dengan evaluasi penerapan PSBB di beberapa daerah. -Dok. Suara.com.
Presiden Joko Widodo. -Dok. Suara.com.

Perhatian ke Jatim

Akhirnya, perhatian pemerintah dan masyarakat kini beralih ke Jatim. Jokowi bahkan meminta agar peperangan melawan pandemi corona di Jatim menjadi perhatian khusus.

“Saya ingin Gugus Tugas dan Kementerian (Kesehatan) fokus pada provinsi yang memiliki kasus baru yang cukup tinggi. Di Jawa dibantu, diberikan dukungan penuh untuk Provinsi Jawa Timur,” katanya melansir CNBC Indonesia, Rabu (27/5).

Satu hal yang sangat ditekankan Jokowi adalah peningkatan jumlah pengujian sampel dan juga pelacakan terhadap mereka yang telah terinfeksi atau dengan gejala bahkan tanpa gejala Covid-19.

Untuk pengujian sampel sendiri sampai saat ini belum memenuhi target Jokowi sebanyak 10.000 tes per hari. Gugus Tugas dan Kemenkes rata-rata baru bisa menguji 8.000 spesimen per hari.

Pengujian tertinggi terjadi pada Rabu dengan lebih dari 14.000 per hari, namun belum menunjukkan konsistensi pengujian.

Karena itu, Jokowi mendesak kedua lembaga yang berwenang menangani “bencana nasional” ini segera meningkatan pengujian.

Meski demikian, tidak seperti di China yang melakukan pengujian secara mudah, murah dan cepat, pengetesan di Indonesia terlalu ruwet, mahal dan lama.

Menurut juru bicara Yurianto, biaya untuk pengujian atau rapid test di Indonesia, mulai dari pengambilan spesimen, transportasi hingga pemeriksaan memakan biaya sebesar Rp1,5 juta.

Karena itulah, pengujian secara masif dan massal hampir tidak dapat dilakukan di Indonesia, karena biaya yang mahal dan fasilitas pengujian belum terjangkau oleh masyarakat di pedesaan.

Kekurangan laboratorium pengujian, dari saat ini sekitar 129 laboratorium, dan staf di laboratorium menjadi hambatan yang membuat pengetesan tidak dapat dilakukan secara cepat.

Banyak Faktor

Sementara, untuk kasus di Jatim tidak bersifat tunggal. Ada faktor lain yang turut mempengaruhi penularan di daerah itu.

Menurut riset CNBC Indonesia, salah satunya adalah jumlah pekerja migran yang besar di Jatim, yaitu sekitar 4.181 orang per Maret.

Ketika negara-negara di mana mereka bekerja terpaksa mengurangi pekerja dan memberlakukan lockdown, banyak pekerja migran asal Jatim yang pulang kampung.

Karena virus corona telah merebak di seluruh dunia, maka sangat mungkin para pekerja migran terinfeksi Covid-19 sekaligus menularkannya kepada keluarga dan orang-orang terdekat.

Pakar epidemiologi Universitas Airlangga Surabaya Windhu Purnomo mengatakan kepada CNN Indonesia, Rabu (27/5), setelah DKI Jakarta, Jatim kini memasuki masa kritis corona.

Hal itu terlihat dari angka penularan infeksi reproduksi efektif (Rt) di Jatim yang sangat tinggi, yakni berada di angka 1,7. Angka Rt ini lebih besar dari Jakarta dan Indonesia secara umum sebesar 1,1.

Menurut Windhu, faktor lain yang menyebabkan kasus corona di Jatim melonjak adalah soal kedisplinan masyarakat.

Di Jakarta, Gubernur Anies Baswedan memuji warganya karena terbilang disiplin mematuhi himbauan dan kebijakan pemerintah.

Menurut Anies, kedisiplinan adalah kunci dalam peperangan melawan virus corona, katanya dalam pidato Hari Pendidikan Nasional tingkat DKI Jakarta, 2 Mei lalu.

Pakar epidemiologi Universitas Airlangga Surabaya Windhu Purnomo. -Dok. Times Indonesia.
Pakar epidemiologi Universitas Airlangga Surabaya Windhu Purnomo. -Dok. Times Indonesia.

Transmisi Lokal

Selain menyinggung perihal kedisiplinan warga, Windhu juga menyebutkan bahwa ada dua titik transmisi di Jatim yang membuat tingkat penyebarannya terus meluas, yaitu bandara dan pelabuhan.

Tiga diantaranya, yaitu Bandara di Surabaya, Pelabuhan di Banyuwangi dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Selain itu, transmisi lokal terjadi di banyak pondok pesantren, di mana para santrinya terbilang banyak.

Ia pun meminta agar pengelola pondok pesantren tidak keburu memulangkan para santrinya usai liburan Lebaran.

Hal itu dapat memicu penularan di antara sesama penghuni pesantren. Apalagi virus ini bergerak senyap seperti angin, dan merayap di antara orang-orang sehat sekalipun.

Pemprov Jatim pun telah memperpanjang PSBB hingga 8 Juni mendatang untuk menekan laju transmisi virus.

Didukung kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap ancaman virus yang mematikan, diharapkan warga Jatim segera keluar dari cengkraman virus yang kini kian menggila di daerah itu.

“PSBB tahap tiga ini harus betul-betul tegas. Mumpung ada kesempatan bahwa sebetulnya melewati Lebaran ya, harusnya kita sudah bisa menguasai,” kata Windhu.*

Baca Juga

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...

Terkini

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...

Para Penyair Robot, Ekosistem Penulis dan Tak Ada Apa-apa

Portal Teater - Sebuah unggahan Instagram milik akun @balingehits memunculkan performance berbeda tentang pisang, bapak dan ibu. Kata ditempatkan di atas bidang IG putih...

Galerikertas Kembali Buka Ruang Pameran untuk Publik

Portal Teater - Setelah beberapa bulan ditutup karena situasi pandemi, awal Juli ini Galerikertas akhirnya kembali dibuka untuk publik. Pembukaan kembali galeri berbasis Depok, Jawa...

Rontoknya Kekerasan karena Cinta

Portal Teater - Apakakah kekerasan akan luluh lantak dengan indahnya alis mata, binar indah bola mata dan lentik bulu mata. Atau malah makin ganas? Dalang (sutradara)...

Teater Broadway Tutup hingga Awal 2021

Portal Teater - Teater Broadway telah mengumumkan secara resmi bahwa akan tetap menutup teaternya sepanjang sisa tahun ini hingga awal tahun 2021 mendatang. Meski demikian, pembukaan...