Agustus 11, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Fenomena Alam Gerhana Matahari Immortal Area di Banda Aceh, Aceh, Minggu (21/6/2020).  Kontak awal gerhana di wilayah Aceh terjadi pada pukul 13.18 WIB, dengan puncaknya pada pukul 14.35 WIB.  WIB dan berakhir pada pukul 14:42.  WIB tutupan gerhana 12 persen dan 2 jam 24 menit dengan kondisi langit cerah berawan.

Kapan gerhana matahari 2022 akan terjadi? Ini penjelasan para ahli

1. Gerhana matahari sebagian pada 1 Mei

Gerhana matahari sebagian terjadi sebelumnya, pada Sabtu, 1 Mei 2022. Marufin menjelaskan awal terjadinya gerhana matahari sebagian terjadi pada pukul 01.45 WIB dan puncaknya pada pukul 03.41 WIB.

Sedangkan gerhana matahari sebagian akan berakhir pada pukul 05:37 WIB. Gerhana ini tidak terlihat di wilayah Indonesia dan hanya bisa dilihat di benua Amerika Selatan.

2. Gerhana matahari sebagian pada 25 Oktober

Gerhana matahari sebagian berikutnya akan terjadi pada Selasa, 25 Oktober 2022, kata Marufin.

Tahap awal gerhana matahari sebagian pada 25 Oktober 2022 akan terjadi pada pukul 15:58 WIB, dengan puncak gerhana pada pukul 18:00 WIB. Selain itu, gerhana matahari sebagian akan berakhir pada pukul 20.02 WIB.

Sayangnya, Indonesia tidak akan bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian pada 25 Oktober 2022.

Gerhana matahari diperkirakan akan terjadi lagi pada 20 April 2023.

Dikutip dari Berita Kompas.comKamis (28/4/2022) Para ahli mengatakan peristiwa gerhana matahari ini akan menjadi gerhana hibrida, menunjukkan karakteristik gerhana matahari total dan gerhana matahari tahunan.

© Disediakan oleh Kompas.com

Selain itu, gerhana matahari total berikutnya yang terlihat dari Amerika Utara diprediksi akan terjadi pada 8 April 2024.

Efek gerhana matahari

Untuk diketahui, gerhana matahari sebagian adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada dalam satu garis lurus, dan permukaan Matahari yang dilihat dari Bumi hanya tertutup sebagian oleh Bulan.

Hal ini dikarenakan bayangan bulan yang jatuh di permukaan bumi hanyalah bayangan penumbra atau bayangan palsu. Sedangkan bayangan umbra pusat terletak di luar permukaan bumi.

Gerhana matahari terjadi pada saat bulan baru (konjungsi). Itu sesuai dengan posisi bulan dan matahari yang terlihat dari Bumi,” kata Marufin.

READ  Burj Khalifa Punya 3 Zona Waktu Sholat dan Buka Puasa, Ini Penjelasannya

“Dalam setiap peristiwa konjungsi dan oposisi Bulan (yaitu purnama), selalu disertai dengan naiknya air laut. Sehingga ada kemungkinan terjadinya banjir pantai (pembajakan) saat terjadi gerhana matahari,” lanjutnya.

Dampak lain dari gerhana matahari adalah pasokan listrik dari tenaga surya. Gerhana matahari, khususnya gerhana matahari total, dapat mengurangi intensitas cahaya matahari di zona ekliptika yang tidak ada di permukaan bumi.

Ini mengurangi jumlah listrik yang dapat dihasilkan dari energi matahari, dari prinsip non-termal seperti panel surya atau fotovoltaik, serta dari menara surya, generator Stirling dan sebagainya.