Kegeniusan Eklektik da Vinci dalam ‘Leonardo Opera Omnia’ di Jakarta

Portal Teater – Popularitas pelukis jenius Leonardo da Vinci dalam dunia kesenian, sastra dan ilmu pengetahuan serta penemuan ilmiah tak lagi diragukan.

Lahir di Italia dan besar di Prancis, seniman yang turut membangkitkan dan berpengaruh dalam periode Renaissans ini memiliki pengagum hampir di seluruh dunia.

Renaissans adalah salah satu periode artistik serta gerakan budaya yang menandai perpindahan dari Abad Pertengahan ke Zaman Modern di Florence, Italia, pada abad ke-14.

Kegeniusan yang lahir dari tangan dan pemikiran da Vinci, mengalir ke dalam pelbagai medium dan bahasa seni di seluruh bumi. Karena itulah ia digambarkan sebagai arketipe ‘manusia renaissans’ dan ‘genius universal’.

Lewat karya lukisannya, da Vinci meniupkan instrumentasi pengetahuan, penelitian ilmiah, eksperimen profesional yang bersifat tidak biasa, untuk mencapai pemahaman melalui peniruan (mimesis) dan interpretasi alam semesta.

Lukisan "The Last Supper" karya Leonardo d Vinci (Il Cenacolo - Milano, Refettorio di Santa Maria delle Grazie). -Dok. investor.id.
Lukisan “The Last Supper” karya Leonardo d Vinci (Il Cenacolo – Milano, Refettorio di Santa Maria delle Grazie). -Dok. investor.id.

Pameran Keliling ‘Leonardo Opera Omnia’

Mengenang 500 kematian sang maestro, Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta bekerja sama dengan Museum Mandiri Jakarta mempersembahkan pameran keliling bertajuk “Leonardo Opera Omnia”.

Pameran ini telah dibuka pada Kamis (6/2) di Museum Mandiri Jakarta Barat, dan akan berlangung hingga Selasa (3/3) bulan depan, berupaya menyingkap kehidupan dan kejeniusan sang maestro melalui berbagai lukisannya.

Pameran ini hadir di Jakarta setelah berkeliling di negara Asia dan Afrika mulai Februari 2019 lalu. Sebelum tiba di Indonesia, mahakarya da Vinci telah dipamerkan di Tbilisi, Beijing, Kanton, Kuala Lumpur, dan Yangon.

Mengutip fimela.com, pameran ini menampilkan 17 reproduksi mahakarya Leonardo dengan high-definition (HD) untuk merangkum keseluruhan karya-karyanya yang paling terkenal, termasuk dua lukisan klasiknya, ‘Mona Lisa’ dan ‘The Last Supper’.

Lukisan Mona Lisa. -Dok. discoverwalks.com
Lukisan Mona Lisa. -Dok. discoverwalks.com

Dalam pameran ini, lukisan-lukisan maestro yang lahir pada 15 April 1452 di Anchiano, Italia, ini dibuat berdasarkan pemahaman yang mendalam tentang tubuh manusia serta bauran cahaya dan bayangan.

Di mana belasan reproduksi karya itu merepresentasikan jalur artistik pelukis yang meninggal pada 2 Mei 1519 di Chapel of Saint-Hubert, Perancis, dan dibuat dengan menggunakan teknik digital canggih sehingga seolah-olah memposisikan pengunjung di depan karya aslinya.

“Semua karya Leonardo direproduksi berdasarkan ukuran atau bentuk aslinya dan akan memberikan sudut pandang yang luar biasa bagi pengunjung dalam memahami kreativitas sang jenius Leonardo da Vinci,” terang Maria Battaglia, Direktur Institut Kebudayaan Italia saat pembukaan pameran.

Prof. Antonio Paolucci, satu pakar seni terkemuka Italia, bertindak sebagai kurator utama dalam pameran yang bertujuan memberikan sudut pandang yang luar biasa dalam memahami kejeniusan eklektik dan kreativitas da Vinci ini.

Gelar Ragam Acara

Selain tur keliling “Leonardo Opera Omnia”, Kedutaan Besar Italia dan Institut Kebudayaan Italia di Jakarta juga akan menggelar beragam acara yang berkaitan dengan periode Rinascimento (Renaissance).

Beberapa diantaranya, seminar sehari bertajuk Study Day Dedicated to the Conservation and Valorization of Heritage di Galeri Nasional Indonesia yang menghadirkan narasumber ahli konservasi Italia, pada 19 Februari 2020.

Selain itu, ada pertunjukan teater oleh Patrizia Balloni berjudul “Maturina fantesca, erede di Leonaro da Vinci, di Gedung 9, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, Depok, pada 25-26 Februari.

Adapula pameran kostum Renaissans dari koleksi Kostum Sartoria Il, pembuat kostum terkenal untuk film dan pertunjukan, di Institut Budaya Italia Jakarta, sepanjang 10-22 Februari 2020.

Publik dapat menikmati kecanggihan mahakarya Leonardo di Museum Mandiri Jakarta hanya dengan membayar biaya masuk.*

Baca Juga

“the last Ideal Paradise”, Site-Specific Claudia Bosse untuk Indonesia

Portal Teater - Koreografer terkemuka Claudia Bosse berkolaborasi dengan seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Lampung akan menghadirkan karya site-specific mengenai terorisme, teritori,...

Taman Ismail Marzuki Baru dan Ekosistem Kesenian Jakarta

Portal Teater - Pembangunan Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru memasuki tahap pembongkaran fisik bangunan di kawasan TIM Jakarta. Karena komunikasi publik dari pihak Pemerintah Provinsi...

HUT Ke-46 Teater Keliling: Bermula di TIM Jakarta

Portal Teater - Empat puluh enam tahun lalu, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Pada sebuah rumah yang merupakan perumahan penjaga Kebun Binatang Raden...

Terkini

Suara Penyintas Kekerasan Seksual dari “Belakang Panggung”

Portal Teater - Lentera Sintas Indonesia dan Institut Français d'Indonésie (IFI) Jakarta akan mempersembahkan teater musikal "Belakang Panggung" untuk menyuarakan kesunyian yang terkubur dari...

Taman Ismail Marzuki Baru dan Ekosistem Kesenian Jakarta

Portal Teater - Pembangunan Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru memasuki tahap pembongkaran fisik bangunan di kawasan TIM Jakarta. Karena komunikasi publik dari pihak Pemerintah Provinsi...

Perjalanan Spiritual Radhar Panca Dahana dalam “LaluKau”

Portal Teater - Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana (RPD) akhirnya kembali ke panggung teater setelah lama tak sua karena didera kondisi kesehatan yang...

Perkuat Ekosistem Seni Kota Makassar, Kala Teater Gelar Aneka Program

Portal Teater - Sejak terbentuk pada Februari 2006, Kala Teater cukup dikenal sebagai salah satu grup teater yang memiliki sistem manajemen yang solid. Dengan sekitar...

“the last Ideal Paradise”, Site-Specific Claudia Bosse untuk Indonesia

Portal Teater - Koreografer terkemuka Claudia Bosse berkolaborasi dengan seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Lampung akan menghadirkan karya site-specific mengenai terorisme, teritori,...