Februari 7, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Kisah jembatan Credtech ke-2 di luar negeri mendapat pujian dari semua insinyur

Jakarta, KOMPAS. comjembatan Kretek 2 di Kabupaten Bandul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dikunjungi oleh para Insinyur Luar Negeri Kamis (24/11/2022).

fungsi Kunjungan teknis Ini dilakukan setelah seminar internasional Perubahan Iklim, Ketahanan dan Manajemen Bencana untuk Jalan pada tanggal 22-23 November 2022.

Dirjen Bina Marga Hedi Rahadian mengatakan: Jembatan Kretek 2 dipilih sebagai lokasi Kunjungan teknis Karena dibangun di atas tanah dengan risiko gempa tinggi. Jadi dari awal, jembatan Ini dirancang dengan resistensi Gempa bumi.

“Ini kasus yang menarik dan bisa kami informasikan kepada peserta sesuai dengan tema seminar,” ujarnya seperti dikutip dari website Direktorat Bina Marga.

Sesampainya di jembatan yang terletak tidak jauh dari pintu masuk Barang Tritis Beach Resort, rombongan langsung diarahkan ke area muster di Cretek Bridge 2 Edupark.

Setelah memberikan alat pelindung diri berupa rompi dan Topi kerasPetugas K3 Kontraktor Pelaksana WIKA-HK JO memberikan arahan Induksi keselamatan Bertujuan untuk memberikan informasi evakuasi jika terjadi bencana seperti kebakaran, gempa bumi atau tsunami.

Setelah persiapan selesai, Julien Chidumorang, Penanggung Jawab Pembangunan Jembatan Kretek (PPK) 2 mulai menjelaskan fitur-fiturnya. Mitigasi Bencana Kretek 2 ini ada di jembatan.

Dia memulai penjelasannya dengan mengidentifikasi dan mengidentifikasi garis patahan buram bantalan karet timah, sebaik Penggantian kemungkinan tanah cair dan penggunaan stok khusus.

Kemudian, cara memantau kesehatan struktur jembatan berupa accelerometer, joint meter, DAU-test controller, creep meter dan seismometer.

Baca selengkapnya: Jembatan Kretek 2 Bakal Didatangi Insinyur dari Luar Negeri, Ini Alasannya

Sekitar 20 delegasi dari Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, Thailand, Inggris dan Malaysia tampak tertarik menyimak informasi yang diberikan.

Bukan hal yang aneh bagi mereka untuk berdiskusi kecil tentang informasi ini.

READ  Sebelum dimasak, kepiting diajak jalan-jalan di resto seafood ini

Yukio Adachi, salah satu peserta asal Jepang, memuji jembatan Cretec 2 yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan bencana.

“Saya rasa jembatan ini dibangun dengan sangat baik untuk kondisi daerah sini. Jembatan ini sangat cocok dengan resiko kegagalan,” ujarnya.

Yukio memiliki pengalaman selama 30 tahun di bidang teknik gempa, teknik jembatan, serta teknik properti dan pemeliharaan.

Galangan kapal. Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Jembatan Kretek 2 di Kabupaten Bundul, DIY.

Ia adalah Ketua Panitia Teknis PIARC 1.5 Penanggulangan Bencana. Sementara itu, Caroline Atala Ketua PIARC Technical Group 1.4 Climate Change and Resilience of Road Networks dan Co-Chair REAAA Climate Change, Resilience and Disaster Management Working Group, Australia.

Peserta Caroline Evans dari Australia tertarik dengan trotoar jembatan Kretek 2.

“Saya ingin tahu langkah apa yang cocok untuk trotoar saat menghadapi hujan lebat dan berkelanjutan,” tanya Caroline.

Baca selengkapnya: Bali memiliki jembatan kaca terpanjang di Asia Tenggara.

Selain keistimewaan teknis, jembatan ini dilengkapi dengan Edupark yang merangkap sebagai ruang terbuka hijau. Edupark ini ditanami berbagai jenis semak, pohon hias, dan pepohonan dengan fungsi tambahan.

Di antara aktivitas tersebut, Assem Java dapat menyerap karbon dioksida dengan lebih baik, mengurangi polusi suara, dan meningkatkan kualitas udara dan air Bougenville.

Setelah menjelajahi kawasan Edupark dan bangunan di bawah jembatan, rombongan berpindah ke bangunan di atas jembatan untuk melihat sisi artistiknya. Tautan perluasanSerta bagian jembatan penyeberangan.

Seperti diketahui, dekorasi jembatan Kretek 2 bertema pertanian dengan filosofi Jawa Lagu Urip Kong Utama atau Lugu.

“Lukisan itu ditata dengan karya seni vertikal di atas jembatan,” jelas Julian.

READ  Setelah Tengah Malam - Dahlan Iskan JPNN.com

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Wida Nurfaida mengatakan, kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran bagaimana merancang dan membangun. infrastruktur Tahan bencana dan estetika.

“Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya sudah banyak yang tahu tentang jembatan ini, jadi ada baiknya saling bertukar informasi dengan para praktisi teknik sipil di luar maupun di dalam negeri,” pungkasnya.


Dapatkan pembaruan Berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Yuk gabung di grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link nya https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.