Tur Keliling ASEAN, Kreuser/Cailleau Singgah di Jakarta dan Surakarta

Portal Teater – Selama bulan Januari dan Februari 2020, komponis Jerman Timo Kreuser dan pembuat film Prancis Guillaume Cailleau melakukan tur keliling Asia Tenggara dalam proyek kolaborasi bertajuk “The Interests Are At Stake”. Salah satu negara yang dikunjungi adalah Indonesia.

Di Indonesia, kedua seniman akan menggelar beberapa kegiatan di dua kota, yaitu Jakarta dan Surakarta, antara lain pertunjukan, lokakarya, dan pameran multimedia.

Akhir bulan ini, Jumat (31/1), Kreuser/Cailleau akan menampilkan performance audiovisual di GoetheHaus Jakarta berupa set DJ/VJ analog eksperimental untuk pemutar piringan hitam, proyektor Super8 dan perangkat audio.

Guillaume Cailleau (kiri) memenangi Silver Bear Jury Prize (Short Film) ('Laborat') pada 64th Berlinale International Film Festival. -Dok. zimbio.com.
Guillaume Cailleau (kiri) memenangi Silver Bear Jury Prize (Film Pendek) (‘Laborat’) pada 64th Berlinale International Film Festival. -Dok. zimbio.com.

Gelar Pertunjukan hingga Lokakarya di Surakarta

Sebelum tampil di Jakarta, duet seniman muda ini akan mengadakan performance audiovisual di Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, pada 27 Januari 2020 dan pameran multimedia pada 27-30 Januari 2020.

Pameran ini antara lain menampilkan instalasi Wunderschein, yaitu instalasi karya yang tercipta melalui kerja sama dengan artis Selandia Baru Matilda Fraser. Instalasi ini merupakan karya pesanan CIRCUIT Artist Film and Video Aotearoa New Zealand.

Melalui pameran ini, Kreuser/Cailleau ingin menjelajahi dunia gambar dan bunyi uang.

Dengan berfokus pada wujud fisik uang — terutama lembaran uang kertas — proyek ini memodelkan, meniru dan mengadakan uang, serta menyoroti proposisi nilai di dunia keuangan dan dunia seni melalui film 16mm, video, dan objek statis.

Dalam penggarapan karya ini, Kreuser/Cailleau melihat objek sebagai wadah fungsi signifikan, makna umum dan konteks sosiokultural.

Karena itu, keduanya mengabaikan karakteristik primer sebuah obyek dengan lebih memusatkan perhatian pada potensi objek sebagai stimulator akustik dan visual, di mana makna selalu dibentuk secara baru dan terus menggugat pemahaman ‘pertama’.

Konser Timo Kreuser di Jerman tahun 2018. -Dok. julieannenoying.com.
Konser Timo Kreuser (tengah) di Jerman tahun 2018. -Dok. julieannenoying.com.

Dalam sesi lokakarya yang diadakan pada 2-8 Februari 2020 di Ethnico Music Education Centre, Surakarta, Kreuser/Cailleau memperkenalkan pendekatan artistik mereka dan membimbing para peserta untuk menghasilkan performance dan karya sendiri.

Dalam praktik artistik karya mereka, kedua seniman pun bertolak dari berbagai subjek, objek dan konteks non-artistik yang sudah ada dan selanjutnya merangkainya menjadi instalasi, mesin dan performance audiovisual.

Lokakarya ini terbuka untuk semua umum, terutama mereka yang bergiat di bidang musik, seni, film dan pertunjukan maupun yang memiliki minat pada bidang pengolahan suara dan gambar serta kombinasi keduanya secara eksperimental.*

Informasi selengkapnya dapat mengakses pada laman resmi Goethe-Institut Indonesien.

Baca Juga

“CAGAK”: Berani Memilih Jalan yang Benar

Portal Teater - Jika seorang anak manusia dikondisikan untuk memilih salah satu dari dua pilihan beroposisi biner: kebaikan atau keburukan, maka ia akan memilih...

Taman Ismail Marzuki Baru dan Ekosistem Kesenian Jakarta

Portal Teater - Pembangunan Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru memasuki tahap pembongkaran fisik bangunan di kawasan TIM Jakarta. Karena komunikasi publik dari pihak Pemerintah Provinsi...

Adaptasi Game Mobil Legend, Teater Alamat dan Teater Binaan Garap “Pertarungan Takdir”

Portal Teater - Teater Alamat berkolaborasi dengan teater binaannya, yaitu Teater Batara dan Teater Balang, akan mempersembahkan garapan terbaru untuk dipanggungkan perdana tahun ini...

Terkini

Suara Penyintas Kekerasan Seksual dari “Belakang Panggung”

Portal Teater - Lentera Sintas Indonesia dan Institut Français d'Indonésie (IFI) Jakarta akan mempersembahkan teater musikal "Belakang Panggung" untuk menyuarakan kesunyian yang terkubur dari...

Taman Ismail Marzuki Baru dan Ekosistem Kesenian Jakarta

Portal Teater - Pembangunan Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru memasuki tahap pembongkaran fisik bangunan di kawasan TIM Jakarta. Karena komunikasi publik dari pihak Pemerintah Provinsi...

Perjalanan Spiritual Radhar Panca Dahana dalam “LaluKau”

Portal Teater - Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana (RPD) akhirnya kembali ke panggung teater setelah lama tak sua karena didera kondisi kesehatan yang...

Perkuat Ekosistem Seni Kota Makassar, Kala Teater Gelar Aneka Program

Portal Teater - Sejak terbentuk pada Februari 2006, Kala Teater cukup dikenal sebagai salah satu grup teater yang memiliki sistem manajemen yang solid. Dengan sekitar...

“the last Ideal Paradise”, Site-Specific Claudia Bosse untuk Indonesia

Portal Teater - Koreografer terkemuka Claudia Bosse berkolaborasi dengan seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Lampung akan menghadirkan karya site-specific mengenai terorisme, teritori,...