Oktober 2, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Ide seniman tentang letusan adalah 30.000 tahun cahaya dari planet kita, tetapi masih dalam Bima Sakti, berlangsung beberapa milidetik.

Letusan radio yang sangat energik dan cepat pada rekaman Bima Sakti

SPACE.COM

Ide seniman tentang letusan adalah 30.000 tahun cahaya dari planet kita, tetapi masih dalam Bima Sakti, berlangsung beberapa milidetik.

Nationalgeographic.co.id—Pada 28 April 2020, dua teleskop radio berbasis darat mendeteksi gelombang radio yang intens. Itu hanya berlangsung beberapa milidetik, tetapi para astronom tumpul. Untuk pertama kalinya Ledakan radio cepat (FRB) atau ledakan radio cepat terdeteksi sangat dekat dengan Bumi.

Fenomena ini terletak 30.000 tahun cahaya dari planet kita dan berada di dalam Bima Sakti.

Eksperimen Pemetaan Intensitas Hidrogen Kanada (CHIME) Intermediate Astronomical Radio Emission 2 (STARE2) dengan menangkap momen itu.

“CHIME bahkan tidak melihat ke arah yang benar, kita bisa melihatnya lebih jelas dalam pandangan eksternal kita,” kata Kiyoshi Masui, asisten profesor fisika di Massachusetts Institute of Technology. Lokasi. “STARE2 juga melihatnya, itu hanya beberapa antena radio yang terbuat dari loyang kue.”

Sampai saat itu, semua FRP ditemukan di luar galaksi kita. “Mereka berada miliaran tahun cahaya dan sangat sulit untuk dipelajari,” kata Pragya Chawla, kandidat PhD dalam fisika di McGill University di Kanada.


Konten yang diiklankan

Video Unggulan


READ  Cincin Saturnus melambai dan mengungkapkan pusat bagian dalam planet