September 29, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Manu menjawab masalah di Kongo, menbaregraph terbang ke sisi Bali

KOMPAS.com – Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menbaregraf) Sandhyaka Uno. KangBali, besok Jumat (16/09/2022).

Salah satunya bertemu dengan pelaku pariwisata lokal terkait petisi pencemaran suara di Kongo yang diunggah melalui laman change.org.

Baca selengkapnya: Kangu Bali disebut Chatham karena klub malamnya, kata Kemanbaregraf

Patut dicatat bahwa petisi tersebut telah dikirim ke beberapa pihak, antara lain Presiden Joko Widodo, Gubernur I Wayang Koster Bali, Bupati Padung I Nyoman Giri Prasta dan beberapa pemangku kepentingan.

“Dalam agenda besok, kami ingin berbicara dengan pelaku di sana. Ini yang perlu kita jaga bersama untuk memastikan kesepakatan ini dipatuhi, kenyamanan wisatawan dan masyarakat lokal, pelestarian kearifan budaya lokal.” kata Sandiaga usai penandatanganan Nota Kesepahaman Indonesia-Belanda di Gedung Jakarta. Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Sandhyaka menambahkan, modernisasi, termasuk pariwisata, masih bisa dilakukan. Namun, akar kearifan budaya lokal harus dijaga sebaik-baiknya.

Baca selengkapnya: 9 Wisata Pantai di Tabanan Bali, Bukan Cuma Thana Lot

termasuk, peraturan perundang-undangan yang berlaku di lokasi tersebut dan harus dipatuhi oleh semua pihak.

“Oleh karena itu, kita dapat mewujudkan harapan Presiden untuk menarik lebih banyak kunjungan dari wisatawan berkualitas yang akan memberikan nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha, menciptakan investasi dan lapangan kerja,” pungkasnya.

UNSPLASH/SERGEY CHUPRIN Pantai Perawa Kangu

Dalam kesempatan yang sama, mantan Wakil Gubernur TKI Jakarta itu juga menyinggung persoalan serupa yang dihadapi negara PLTB itu usai menandatangani nota kesepahaman dengan Belanda.

Baca selengkapnya: Sepanjang hari di Bali Botanical Garden, apa yang bisa Anda lakukan?

Dia mencatat bahwa pariwisata Belanda yang tepat tidak hanya berfokus pada peningkatan kedatangan wisatawan, tetapi juga berusaha untuk melestarikan kearifan lokalnya.

READ  Jokowi Ngebut Naik Motor Melintasi Danau Toba, Iwan Fals: Kayaknya Presiden Kita Masa Kecilnya Kurang Bahagia

Oleh karena itu, dampak pariwisata harus positif bagi warga sekitar dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan.

“Pariwisata diyakini sebagai pariwisata yang tepat yang menghargai kearifan dan budaya lokal, tidak hanya fokus pada kedatangan wisatawan yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat setempat,” walikota Amsterdam pernah berkata.

Dapatkan pembaruan berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Gabung grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.