“Mawar dari Timur”, Pentas Inspirasi Kasih dari Sanggar Malyabhara

Portal Teater – Sanggar Malyabhara akan mementaskan lakon “Sun Go Kong” bertajuk “Mawar dari Timur” di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 23-24 November 2019. Lakon ini akan dipentaskan tiap pukul 17.00 WIB.

Petrus Pegis Paliama, selaku sutradara menuturkan, gagasan karya ini bertolak dari kegelisahan terhadap nilai-nilai manusia yang kian surut di tengah masyarakat karena himpitan arus globalisasi.

Para seniman mencoba menangkap realitas tersebut untuk dibawakan dalam sebuah arena teater.

Sebab teater sendiri pada dasarnya sebuah cermin yang memantulkan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Sejauh teater belum mencapai tahap penyampaian nilai, maka ia bukan teater, melainkan sandiwara.

Lewat “Mawar dari Timur”, Sanggar Malyabhara ingin mengatakan bahwa masih ada orang yang peduli terhadap kondisi-kondisi dunia saat ini, khususnya pendidikan anak-anak dan perkembangan budaya.

Gambaran tokoh sosialitas dalam lakon ini berwujud pada Elise, gadis Nelle, di Kabupaten Sikka, Nusa  Tenggara Timur (NTT), yang memiliki kebaikan dan ketulusan hati luar biasa terhadap lingkungan dan orang-orang sekitar.

Pancaran kasih dari hatinya bahkan memikat Patkay, seorang pangeran dari negeri kayangan dan berniat meminangnya di bumi.

“Hingga ia disebut sebagai ‘Mawar dari Timur’,” tutur Pegis, Jumat (8/11).

Pementasan ini, lanjut Pegis, merupakan sebuah inspirasi kasih. Di mana hasil dari pentas ini akan didonasikan bagi pembangunan Taman Doa Bethlehem di Nelle, Maumere.

“Aktivitas kami memang khusus mencari dana untuk pembangunan Taman Doa Replika Bethlehem, Nelle, Maumere. Karena kebetulan saya dan beberapa teman aktif berkesenian maka kami buat pementasan ini,” katanya.

Nantikan dan saksikan langsung ceritanya di GBB TIM Jakarta. Pastikan Anda turut mengambil bagian dalam pentas amal-sedekah ini.

Pentas "Mawar dari Timur" oleh Sanggar Malaybhara, 23/24 November 2019.
Pentas “Mawar dari Timur” oleh Sanggar Malaybhara, 23/24 November 2019.

Sinopsis

“Mawar dari Timur” menceritakan tentang keprihatinan Sun Go Kong terhadap Patkay yang meradang karena jatuh hati pada Elise, “Mawar dari Timur”, yang memiliki pesona luar biasa.

Di samping cantik, Elise juga memiliki kepedulian terhadap kotanya, Nelle, Maumere, secara khusus terhadap pendidikan anak-anak serta budaya Nusantara.

Maka tak heran jika banyak laki-laki yang jatuh hati padanya, termasuk Patkay, yang hidup berbeda dunia dengan Elise. Patkay di dunia kayangan, sedangkan Elise di bumi.

Patkay ingin sekali bertemu dengan Elise gadis pujaan hatinya. Ia kerap memanggil-manggil nama Elise sambil membacakan puisi-puisi romantisnya.

Sun Go Kong tak tega melihat sahabatnya yang meradang. Karena cinta ia pun memanggil semua dewi kayangan untuk Patkay dengan harapan Patkay dapat melupakan Elise, sang gadis bumi.

Namun tak satu pun dari dewi-dewi tersebut dapat meluluhkan hati Patkay. Ia tetap kekeh ingin turun ke bumi untuk menemui Elise pujaan hatinya.

Akhirnya, Sun Go Kong meluluskan permintaan sahabatnya dan membuka pintu menuju bumi.

Dengan sekali lompatan Sun Go Kong dan kawan-kawan sampai di bumi tepatnya di kota Nelle yang sudah porak-poranda karena ulah Ratu Siluman, ratu perusak kedamaian.

Pendukung Peran

1. Janto Teja as Sun Go Kong
2. Dennis as Cu Patkay
3. Valdy Gosal as Wuching
4. Wawan as Biksu Tong
5. Rosa Vernans as Ratu Siluman
6. Alfon as Siluman Kerbau
7. Yorby as Siluman Katak
8. Denny as Pengeran
9. Welly as Loksoy
10. Virginia as Dewi Purnama
11. Citra as Dewi Bulan
12. Linda Kusoy as Dewi Lestari
13. Dwi as Dewi Pelangi
14. Willyam as Dewa Bumi
15. Natalia as Elise
16. Sandy as Saule
17. Dyan Oktaviany as Mama Dorce
18. Vivi as Mama Vero
19. Nico as Tobi
20. Stefanus Jaka as Obet
21. Claire as Reni
22. Menu as Cello
23. Natasha as Widya
24. Melly as Linda
25. Adam as Coki
26. Didimus as Rudi
27. Yusuf Ferry Uran as Pejabat
28. Evan as Ajudan
29. Ihsan as Ajudan
30. Agripa as Ajudan
31. Kristanto as Dedi
32. Christo as Pembeli
33. Hermano as Pembeli
34. Tato Abi as Pembeli
35. Friska as Pedagang
36. Linda as Pedagang
37. Evi as Pedagang
38. Indri as Pembeli
39. Hilda as Wanita 1
40. Eka as Wanita 2
41. Extras

Tim Produksi

  • Sutradara: P. Pegis Paliama
  • Co-sutradara: Silvia Corry
  • Penata Tari: Maria Bernadeta
  • Penata Musik: Ferdy Tolok
  • Penata Artistik: Zeemen Artapuga
  • Penata Lampu: Andi Suspandi
  • Lirik dan Lagu: P. Pegis Paliama

Tentang Sanggar Malyabhara

Sanggar Malyabhara merupakan tempat untuk mengembangkan karakter, bakat dan mengekspresikan diri di bidang seni peran khususnya teater.

Berdiri pada tahun 2008 oleh Petrus Pegis Paliama, Silvia Corry dan Andi Supendi, Sanggar Malyabhara berkomitmen terus berkarya dan mengasah kepekaan tubuh terhadap kondisi lingkungan.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengeksplorasi batas-batas ketahanan aktor lewat latihan tubuh.

Sanggar Malyabhara telah berkarya dalam panggung dunia hiburan melalui berakting di film, televisi, iklan, dan pembawa acara.

*Daniel Deha

Baca Juga

Tandai HUT Ke-30, Teater Gema Gelar Wicara “Filosofi Hidup Berteater”

Portal Teater - Teater Gema baru saja merayakan 30 tahun berdirinya pada Senin (13/1) lalu. Menandai perayaan tersebut, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)...

Di Antara Metode Penciptaan dan Praktik Kerja Berbasis Riset

Portal Teater - Pada 17-18 Januari 2020, Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya (STKW) menggelar Ujian Komposisi Koreografi dan Kreativitas Tari Jenjang 3 Jurusan Seni...

Buku Pematung Ternama Dolorosa Sinaga Diluncurkan Akhir Bulan Ini

Portal Teater - Buku pematung kenamaan Indonesia Dolorosa Sinaga segera diluncurkan akhir bulan ini di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Buku yang mengulas karya patung...

Terkini

Buka Lembaran 2020, Kineforum DKJ Putar Lima Film Keluarga

Portal Teater - Kineforum, salah satu sayap program Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) membuka lembaran tahun ini dengan mempersembahkan "FAMILIAL", sebuah program untuk...

ORArT ORET Semarang Gandeng SCMC Gelar Konser Edisi Ke-2 “Barokan Maneh”

Portal Teater - Komunitas ORArT ORET Semarang kembali menjalin kerjasama dengan  Semarang Classical Music Community (SCMC), menggelar konser musik klasik pada Jumat (24/1) di...

Tolak Komersialisasi TIM, Para Seniman Gelar Diskusi “Genosida Kebudayaan”

Portal Teater - Menolak komersialisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta, sejumlah seniman yang tergabung dalam Forum Seniman Peduli TIM menggelar diskusi publik di Pusat Dokumentasi...

Pemerintah Alokasikan Rp1 Triliun Dana Perwalian Kebudayaan 2020

Portal Teater - Pemerintah mengalokasikan Dana Perwalian Kebudayaan bagi pegiat seni budaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp1 triliun. Alokasi...

Tur Keliling ASEAN, Kreuser/Cailleau Singgah di Jakarta dan Surakarta

Portal Teater - Selama bulan Januari dan Februari 2020, komponis Jerman Timo Kreuser dan pembuat film Prancis Guillaume Cailleau melakukan tur keliling Asia Tenggara...