September 27, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Memahami simbiosis mutualisme, komunalisme, amenselisme, dan parasitisme

Memahami simbiosis mutualisme, komunalisme, amenselisme, dan parasitisme

Simbiosis mutualisme antara lebah dan bunga (Foto: Canva)

CELEBESMEDIA.ID: Makassar – Setiap makhluk hidup pasti memiliki hubungan antara makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan. Hubungan timbal balik antara satu organisme dengan organisme lain disebut simbiosis. Simbiosis dibagi menjadi 4 jenis yaitu mutualisme, komensalisme, amenselisme dan parasitisme. Keempat jenis simbiosis tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing, yang akan kita bahas secara rinci nanti.

SEBUAH. Saling bersimbiosis

Mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan. Contoh simbiosis mutualisme antara lain:

– Hubungan antara kupu-kupu dan bunga dalam proses penyerbukan

– Ikan badut Hangan dengan anemon laut

– Bakteri E.coli di usus besar manusia dalam proses pencernaan

— Pelatuk dan semut

– Bunga dan lalat Rafflesia

— Rayap dan tanaman merambat

— Petani dan Burung Hantu

– Buaya dan Bunga Burung

– Semer dan tas pad

— Oxpecker dengan zebra

– Semut dan Kutu Daun

– Kutu daun mendapat manfaat dari semut

— Semut dan pohon jambu

Primitivisme adalah simbiosis

Simbiosis komensalisme adalah hubungan mutualisme dimana satu pihak diuntungkan dan pihak lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Contoh simbiosis awal meliputi:

– Hubungan antara ikan remora dan hiu

Ikan remora mengelilingi hiu untuk mencegahnya dimakan oleh ikan yang lebih besar. Sementara itu, hiu tidak mendapat manfaat dari ikan remora di sekitarnya.

– Tanaman Anggrek di pohon inang

Tanaman anggrek hidup di pohon rambutan tanpa mengganggu pertumbuhan pohon. Pohon inang tidak menghasilkan keuntungan atau menimbulkan kerugian.

– Udang dengan teripang

Udang mungkin mendapatkan sisa makanan di sekitar teripang tetapi keberadaan udang tidak akan mengganggu teripang.

READ  Rekaman awan ajaib super langka yang bersinar biru

– Bulu babi dan ikan kobi

Biasanya, ikan goby mencari perlindungan dari pemangsa di antara duri bulu babi yang berbisa.

— Tanaman sirih di pohon jambu biji

Daun sirih tumbuh dari tanaman merambat pada pohon jambu biji. Pohon jambu hanya berperan sebagai penunggang tanaman sirih. Tanaman sirih dapat menghasilkan makanannya sendiri, sehingga tidak mengganggu proses pertumbuhan pohon jambu biji.

c. Amenselisme adalah simbiosis

Simbiosis amenselisme adalah hubungan mutualistik dimana salah satu pihak dirugikan dan pihak lainnya tidak dirugikan maupun diuntungkan. Amenselisme adalah contoh simbiosis

– Gulma dan tanaman padi

Gulma dapat menghambat pertumbuhan padi karena menghalangi padi dari sinar matahari. Dalam hal ini, padi tidak mendapat cukup sinar matahari dan gulma tidak untung atau rugi.

– Jamur penisilin dan bakteri gram positif

Jamur penisilin mengeluarkan senyawa alelopati yang menghambat pertumbuhan bakteri gram positif. Dalam hal ini jamur tidak terpengaruh dan bakteri gram positif menderita karena menghambat proses pertumbuhan.

– Pohon kenari dengan tanaman di sekitarnya

Pohon kenari mengandung senyawa alelopati yang dapat merusak atau menghambat pertumbuhan tanaman di sekitarnya.

— Tanaman Lamdoro dengan gandum

Tanaman Lamdoro mengeluarkan senyawa yang berdampak negatif pada gandum. Oleh karena itu, gandum dipengaruhi oleh keberadaan tanaman lamdoro.

– Brokoli dengan Kubis

Brokoli mengandung senyawa sisa yang menyebabkan kubis cepat busuk. Dalam hal ini, kubis berbahaya dan brokoli tidak berbahaya atau bermanfaat.

– Dinoflagellata dengan fitoplankton

Dinoflagella dapat melepaskan senyawa alelokimia yang dapat berdampak negatif terhadap fitoplankton. Senyawa alelokimia yang dikeluarkan oleh dinoflagellata mengubah warna air laut menjadi merah. Ini mengganggu fitoplankton dan hewan laut. Fitoplankton dan hewan laut dipengaruhi oleh kurangnya oksigen bersih di dalam air. Dinoflagellata, sementara itu, tidak mengalami efek apa pun.

READ  Grafik yang mengungkap misteri kehidupan dan perilaku satwa liar

E. Parasitisme simbiosis

Hubungan timbal balik antara individu yang satu pihak diuntungkan dan pihak lain dirugikan. Parasitisme merupakan contoh simbiosis

— Cacing tambang di usus manusia

Cacing tambang di usus manusia memakan jus makanan di sana. Hal ini menyebabkan kekurangan gizi pada manusia.

– Benang putri di tanaman pagar

Benang putri merupakan tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri. Dengan demikian keberadaan tali putri di tanaman pagar akan membawa makanan yang dihasilkan tanaman pagar.

– Parasit pohon jambu air

Parasit memiliki daya serap akar yang kuat, sehingga dapat menyerap nutrisi dari tanaman hidup. Parasit memperoleh manfaat dari memperoleh makanan dari pohon jambu air dan merugikan pohon jambu air karena parasit mengambil sari makanan yang dihasilkannya.