“Metal” Siap Dipentaskan di Paris Tahun Depan

Portal Teater – Setelah tayang perdana (world premiere) pada Asia-Pasifik Triennial of Performing Arts 2020 di Australia, “Metal”, sebuah karya kolaborasi antara Ensembel Tikoro (Bandung) dan Lucy Guerin Inc. (Melbourne) telah dipastikan pentas di Theatre de la Ville, Paris, Prancis, tahun depan.

Pada Asia TOPA 2020, karya berdurasi satu jam ini dibawakan oleh lima penari dan delapan orang (penyanyi) heavy metal pada 24-27 Februari 2020 di MPaviliion Arts Centre, Melbourne, Australia.

Karya ini merupakan perpaduan sekaligus tabrakan kreatif yang tak terduga antara tarian kontemporer Australia (melalui koreografer Lucy Guerin) dan paduan suara heavy metal Indonesia (melalui komposer Robi Rusdiana) untuk menciptakan mitologi baru pada dunia global.

Selama pertunjukan di panggung bergensi yang menghimpun karya seniman multidisiplin dari Asia Pasifik itu, para kolaborator mencoba berbagi panggung dalam pertemuan budaya, bentuk seni, bahasa dan sistem kepercayaan masing-masing.

Mengutip jawapos.com, pertunjukan ini menarik banyak penonton karena menampilkan dimensi performativitas yang kuat.

Di mana penonton dapat menjumpai harmoni ensemble vokal yang memainkan timbre pita suara khas musik metal dengan koreografi tari kontemporer.

Komposisi vokal yang diolah Robi Rusdiana tampaknya menantang para anggota Ensembel Tikoro untuk menjajal batas kemampuan timbre pita suara mereka.

Robi mengatakan, karya ini belum dipastikan untuk dipentaskan di Indonesia tahun ini meski sudah ada tawaran dari sebuah festival tari.

Namun yang pasti karya tari kontemporer ini bakal ditampilkan di Theatre de la Ville, satu dari dua teater yang dibangun pada abad ke-19 oleh Baron Haussmann di Place du Ch√Ętelet, Paris.

Konsulat Jenderal RI untuk Australia foto bersama performer "METAL". -Dok. kemlu.go.id
Konsulat Jenderal RI untuk Australia foto bersama performer “METAL”. -Dok. kemlu.go.id

Tujuh Pertunjukan dari Indonesia

Melansir publikasi kemlu.go.id, ada tujuh pertunjukan seni dari para seniman, kolaborator dan industri kreatif Indonesia pada Asia TOPA 2020.

Ketujuh partisipan tersebut, antara lain: Garin Nugroho (The Planet-A Lament), Kamila Andini dan Ida Ayu Wayan Arya Satyani (the Seen and Unseen), dan HuRu-HARa (kolaborasi antara Thomas Henning, Terry and The Cuz dan kolaborator lainnya).

Ada juga Eko Suprianto (IBUIBU BELU: Bodies of Borders), Mainteater Bandung dan Kath Papas Production (Hades Fading), Komang Rosie Clevnes (Mythologies), dan Ensemble Tikoro dan Lucy Guerin Inc. (Metal).

Khusus untuk Ensemble Tikoro, selama keberadaannya di Australia, mereka difasilitasi oleh Konsulat Jenderal RI untuk Autralia untuk mengadakan Business Networking Event dengan City of Melbourne pada 26 Februari 2020.

Event tersebut mempertemukan para pelaku seni kontemporer, pelaku bisnis dan industri kreatif, dan pejabat pemerintah dan menjadi wadah dalam membangun jejaring dan kolaborasi antara Indonesia dengan Victoria/Australia.

Dalam sambutannya, Lord Mayor Sally Capp mengatakan, penampilan bersama seniman Indonesia-Australia merupakan cerminan kuatnya tekad untuk kolaborasi antara pelaku industri kreatif kedua negara di bidang pertunjukan seni kontemporer.

Tentang Asia TOPA

Asia TOPA 2020 telah diresmikan awal tahun ini dengan menghadirkan 54 karya yang menakjubkan, banyak diantaranya menampilkan kolaborasi antar budaya.

Festival tiga tahunan ini dihadiri oleh 16 negara, pertama kali dilaksanakan pada 2017 dan dihadiri oleh 893.257 pengunjung.

Adapun karya-karya yang dipresentasikan mencakup tarian, teater, musik, pertunjukan kontemporer, film, seni digital dan visual, termasuk juga program publik.

Asia TOPA adalah inisiatif bersama dari Sidney Myer Fund dan Pusat Seni Melbourne dengan dukungan dari pemerintah Australia dan Victoria.

Asia TOPA 2020 berlangsung dari Januari hingga Maret dengan menyuguhkan karya-karya pilihan dari seniman-seniman Jepang, Tiongkok, Indonesia, Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Australia dalam berbagai bentuk seni pertunjukan.*

Baca Juga

ATAP Manfaatkan Media Daring Gelar Parade Monolog

Portal Teater - Kreativitas senantiasa mengalir tanpa muara. Kalaupun ada, maka itu adalah awal bagi gagasan baru untuk terus berproses kreatif. Dalam situasi krisis...

Corona Meluas, Teater Katak Tunda Pementasan “Zeus and The Olympian God”

Portal Teater - Mencermati transmisi virus corona (Covid-19) yang makin luas di Indonesia, Teater Katak mengumumkan penangguhan seluruh aktivitas produksi pertunjukan "Zeus and The...

Kemendikbud Fasilitasi Pertunjukan dan Kelas Seni Daring

Portal Teater - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menggagas penyajian aneka pertunjukan dan kelas seni dengan memanfaatkan media daring atau online. Hal itu bertujuan...

Terkini

Industri Musik AS Ambruk Karena Corona

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah menyebar di 203 negara di dunia dengan terkonfirmasi positif 859.965 kasus, 42.344 meninggal dan 178.364 sembuh. Amerika Serikat...

Linimasa Kasus Corona Indonesia Selama Maret 2020

Portal Teater - Sebulan penuh Indonesia telah bergumul dengan ancaman virus Corona (Covid-19). Sejak pertama teridentifikasi melalui dua pasien Corona di Depok, Jawa Barat,...

Industri Seni Indonesia Menderita

Portal Teater - Di tengah pandemi global virus Corona (Covid-19), industri seni Indonesia ikut menderita. Jika beberapa negara terpapar corona sudah menggelontorkan dana untuk menopang...

Kemendikbud Fasilitasi Pertunjukan dan Kelas Seni Daring

Portal Teater - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menggagas penyajian aneka pertunjukan dan kelas seni dengan memanfaatkan media daring atau online. Hal itu bertujuan...

ATAP Manfaatkan Media Daring Gelar Parade Monolog

Portal Teater - Kreativitas senantiasa mengalir tanpa muara. Kalaupun ada, maka itu adalah awal bagi gagasan baru untuk terus berproses kreatif. Dalam situasi krisis...