Februari 6, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Mobil FWD vs RWD: Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Jakarta

Saat ini mobil yang dijual di Indonesia ditawarkan dengan sistem penggerak yang beragam. Yang paling umum adalah sistem penggerak roda depan (FWD) dan penggerak roda belakang (RWD).

Penggunaan sistem penggerak mobil sering diperdebatkan. Padahal, semua sistem penggerak mobil tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Lalu, apa saja plus minus dari kedua sistem penggerak tersebut?

1. Sistem FWD

Sistem FWD banyak digunakan pada mobil-mobil belakangan ini. Bahkan, mobil Innova dari kelas Avanza-Xenia kini telah bergeser dari RWD ke FWD. Banyak mobil di kelas MPV atau SUV bawah menggunakan penggerak roda depan.

Sistem FWD mentransmisikan tenaga dari mesin di depan ke roda depan. Tidak perlu berpindah ke roda belakang, membuat part mobil FWD lebih kompak. Hal ini dikarenakan tidak adanya komponen poros baling-baling untuk menyalurkan tenaga dari mesin depan ke roda belakang.

Keuntungan sistem tanpa poros baling-baling ini adalah lantai mobil rata (tidak ada benturan poros baling-baling), bobot berkurang, dan kebisingan berkurang. Mobil FWD juga lebih ringan karena komponen powertrain lebih sedikit.

Toyota telah resmi meluncurkan Kijang Innova Zenix Hybrid. Menambahkan nama Zenix mengubah mobil ini sepenuhnya. Jadi, bagaimana test drive-nya? Foto: Praditha Uttama

Keunggulan sistem FWD adalah mobil dengan penggerak FWD lebih responsif dan lebih hemat bahan bakar. Pasalnya, komponen penghantaran tenaga dari mesin/transmisi ke roda sangat singkat dan tidak banyak mengalami kendala. Tidak seperti mobil penggerak roda belakang, atau penggerak roda belakang (RWD), diperlukan lebih banyak suku cadang.

Sedangkan saat menaklukan tanjakan, mobil FWD mengalami slip akibat distribusi bobot. Saat menanjak biasanya terjadi pergeseran bobot mobil yang bergeser ke roda belakang sehingga mengurangi traksi roda depan. Namun hal itu bisa diatasi jika Anda berkendara dengan cara yang benar. Misalnya, momentum dapat dimanfaatkan ke atas.

READ  Untuk menghindari transmisi cepat putus, mobil matic tidak menggunakan teknik kick-down saat mendaki, yang merupakan cara yang tepat untuk melakukannya.

Kerugian lain dari mobil FWD adalah karena mobil ini menggunakan roda depan sebagai tenaga penggerak, beban pada roda depan bertambah saat kendaraan dibelokkan atau dibelokkan. Mobil FWD biasanya memiliki tanda-tanda understeering karena roda depan bertugas untuk mengarahkan dan membelokkan kendaraan.

Mitsubishi New Expander CrossExpander Cross baru Mitsubishi Foto: Muhammad Zaki Fauci Azhar / 20 Detik

2. Sistem RWD

Beralih ke pengaturan penggerak roda belakang atau RWD. Sistem penggerak roda belakang ini biasa digunakan pada mobil tugas berat. Sistem RWD biasanya diandalkan untuk kebutuhan berkendara di berbagai medan berat.

Keunggulan sistem RWD adalah distribusi bobot yang lebih baik. Mobil RWD memiliki ruang mesin di depan dan gearbox serta driveshaft di tengah. Penempatan ini membuat distribusi beban jauh lebih baik dan merata.

Selain itu, sistem penggerak RWD mendistribusikan beban secara optimal ke roda depan dan belakang. Roda depan hanya fokus pada roda belakang untuk sistem kemudi dan penggerak. Pembagian beban kerja masing-masing ini membuat sistem penggerak dan komponen suspensi menjadi lebih awet.

Di tanjakan, mobil RWD tidak mengalami putaran. Ini karena saat Anda menanjak, bobot akan bergeser ke belakang dan roda belakang akan mendapatkan traksi lebih banyak.

Namun, kelemahan mobil RWD adalah biasanya lebih berat. Soalnya, mobil FWD lebih banyak mengandalkan komponen untuk mentransfer tenaga dari mesin depan ke roda belakang. Ada poros baling-baling, gandar, gandar belakang, sambungan melintang, dan komponen powertrain lainnya.

Selain berat, mobil RWD kerap mengalami penurunan tenaga akibat gesekan pada komponen powertrain. Oleh karena itu, mobil RWD terkadang kurang irit bahan bakar dan kurang responsif dibandingkan mobil FWD.

Kelemahan lain dari sistem penggerak roda belakang adalah ruang kepala yang lebih sedikit. Lantai mobil menjadi tidak rata karena adanya ruang untuk sistem transmisi dan poros baling-baling di bawahnya.

Tonton videonya”Pilih penggerak roda depan atau belakang? Ini adalah plus dan minusnya
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/Anda)