Juli 18, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Para astronom telah menemukan planet baru seukuran Bumi yang diberi nama Speculoos-3b

Para astronom telah menemukan planet baru seukuran Bumi yang diberi nama Speculoos-3b

Planet Bumi (Penjelasan). Para astronom internasional telah menemukan sebuah planet seukuran Bumi yang mengorbit bintang ultradingin. Planet tersebut diberi nama Speculoos-3b.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tim astronom internasional menemukan planet baru seukuran Bumi yang mengorbit bintang katai merah yang sangat dingin. Planet ini terletak 55 tahun cahaya dari Bumi dan merupakan planet kedua yang ditemukan mengorbit bintang jenis ini.

Dikutip dari situs resmi Universitas Birmingham, pada Jumat (17/5/2024), planet tersebut diberi nama Speculoos-3b. Planet ini membutuhkan waktu sekitar 17 jam untuk menyelesaikan orbit mengelilingi bintang yang dua kali lebih dingin dari Matahari, yang 10 kali lebih kecil massanya dan 100 kali lebih kecil kecerahannya.

Siang dan malam bergantian di dalam Speculoo-3 b Sepertinya tidak ada habisnya. Planet ini terkunci pasang surut sehingga sisi (hari) yang sama selalu menghadap bintang yang mempunyai hubungan serupa dengan Bumi dan Bulan.

Temuan dipublikasikan pada 15 Mei 2024 Astronomi Alam Itu diperoleh oleh para astronom yang tergabung dalam proyek Speculoos, sebuah pencarian gerhana bintang ultra-dingin. Proyek ini dipimpin oleh Universitas Liege di Belgia.

Perwakilan dari Universitas Birmingham, Cambridge, Bern dan Massachusetts Institute of Technology juga terlibat. Para astronom menggunakan jaringan teleskop robotik di seluruh dunia untuk mencari exoplanet yang mengorbit bintang katai ultracool.

Bintang katai ultradingin adalah yang paling umum, mencakup sekitar 70 persen bintang di galaksi Bima Sakti. Bintang-bintang yang sangat redup ini juga tersebar di langit, sehingga para ilmuwan harus mengamati data dari teleskop selama beberapa minggu, melacak setiap bintang satu per satu.

READ  Ilmuwan mengatakan lubang hitam supermasif mungkin berperan dalam kematian galaksi

Astronom Michael Gillen, penulis utama studi tersebut, menjelaskan bahwa proyek Speculoos secara khusus mengamati bintang katai ultradingin dan kondisi di sekitarnya. Mereka mencari planet berbatu yang cocok untuk studi mendetail.

“Pada tahun 2017, prototipe Speculoos menggunakan teleskop TRAPPIST menemukan sistem TRAPPIST-1 yang terkenal dengan tujuh planet seukuran Bumi, beberapa di antaranya dapat dihuni. Ini adalah awal yang luar biasa,” kata Gillen.