September 27, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Samsad Sulawesi Selatan

Para peneliti telah menemukan planet baru yang tampak tidak biasa bernama HD 56414b

HD 56414 b. (Foto: EPA-EFE/ESA/Hubble, M. Kornmesser) Deskripsi penemuan para peneliti tentang planet baru yang tampak tidak biasa.

Article.news, Jakarta – Para peneliti telah menemukan planet baru yang tampak tidak biasa bernama HD 56414 b. Temuan ini dipublikasikan dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal.

Planet ini mengorbit bintang tipe-A periode pendek yang panas. Para ilmuwan biasanya tidak melihat raksasa gas yang lebih kecil dari Jupiter di sekitar bintang terang.

Dalam beberapa dekade terakhir, para astronom telah menemukan ribuan exoplanet yang mengorbit berbagai bintang di seluruh galaksi.

Hampir semuanya, lebih dari 99 persen, mengorbit bintang kecil, dari katai merah kecil hingga bintang yang sedikit lebih besar dari Matahari.

Namun, bintang yang lebih masif sendirian dengan beberapa exoplanet yang ditemukan di sekitar objek seperti bintang tipe A yang mewakili beberapa bintang paling terang di langit malam.

Kebanyakan exoplanet yang ditemukan berukuran relatif besar, seukuran Jupiter atau lebih besar.

Republika.co.id, Sabtu (20/8/2022), dikutip dari peluncuran Independent, mengatakan planet baru itu bisa membantu memberikan petunjuk mengapa hal ini terjadi, karena sulit ditemukan.
Sebagian besar exoplanet dideteksi dengan mengamati lingkaran cahaya yang terjadi ketika mereka melintas di depan bintangnya.

Namun, planet baru ini memiliki periode orbit yang relatif lama. Karena yang mudah dideteksi cenderung lebih dekat dengan bintang tipe A.

Oleh karena itu, gas mereka terkoyak oleh Matahari, meninggalkan inti yang tidak terdeteksi.

“Ini adalah salah satu planet terkecil yang kita kenal di sekitar bintang masif. Faktanya, ini adalah bintang terpanas yang kita kenal dengan planet yang lebih kecil dari Jupiter. Jenis planet ini sangat sulit ditemukan, dan kita tidak akan menemukan banyak dari mereka. di masa depan,” kata mahasiswa pascasarjana UC Berkeley Steven Giacalone.

READ  Ingat! Ancaman pembunuhan HIV-AIDS di Indonesia masih nyata

Laporan : Janna
Guru : Ruslan Amrullah