‘Parasite’ Jadi Film Pertama Asia yang Raih Mahkota Oscar

Portal Teater – Ajang Piala Oscar ke-92 tahun 2020 baru saja digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Senin (10/2) pagi, waktu Indonesia.

Dalam ajang paling bergengsi dalam industri film Hollywood ini, Parasite, film thriller komedi besutan sutradara Bong Joon Ho (50 tahun) mengukir catatan penting dalam sejarah perfilman Asia dan dunia.

Untuk pertama kalinya, film asal Korea Selatan ini menjadi pemenang Film Terbaik pada Oscar 2020. Nangkringnya drama komedi satir yang digarap Bong bersama kerabatnya Han Jin Won ini sekaligus mengukir prestasi menjadi film pertama Asia yang menjuarai Piala Oscar.

Ada enam nominasi yang berhasil direbut Parasite pada Oscar 2020, antara lain: Film Skenario Terbaik, Naskah Asli Terbaik, Sutradara Terbaik, Gambar Terbaik, Desain Produksi Terbaik dan Film Berbahasa Asing Terbaik.

Sutradara Bong Joon Jo. -Dok. cnnindonesia.com
Sutradara Bong Joon Jo. -Dok. cnnindonesia.com

Dari enam nominasi, Parasite memenangkan empat mahkota dalam Academy Award 2020 tersebut, yakni Naskah Asli Terbaik, Sutradara Terbaik, Gambar Terbaik, dan Film Berbahasa Asing Terbaik.

“Aku tidak bisa berkata-kata. Kami tidak pernah membayangkan ini terjadi. Kami sangat senang,” kata Kwak Sin Ae, produser Parasite selama pidato penerimaannya, Senin (10/2), melansir cnbcindonesia.com.

Dibintangi Song Kang Ho dan Lee Sun Gyun, film ini bahkan menjadi film Korea pertama yang berhasil masuk dalam kategori Best Picture pada Oscar 2020.

Dalam pembacaan nominasi film terbaik, Parasite melengserkan delapan film terbaik yang juga pantas mendapatkan penghargaan ini, antara lain: Joker, 1917, Once Upon a Time in Hollywood, The Irishman, Jojo Rabbit, Little Women, Marriage Story, dan Ford v Ferrari.

“Kami tidak pernah membayangkan hal ini, kami sangat bahagia,” ujar salah satu tim produksi Parasite saat menerima piala Oscar, Senin (10/2), melansir cnnindonesia.com.

Dengan kemenangan ini, maka Parasite menjadi film berbahasa asing yang memenangkan kategori ini sejak 2003 oleh Pedro Almodovar melalui Talk to Her.

Sebelumnya, pada 2019, Parasite tayang perdana dalam festival Cannes di Prancis. Dalam ajang itu, film ini mendapat penghargaan Palme d’Or.

Parasite menjadi film kedua sutradara Bong yang masuk nominasi dalam ajang penghargaan Festival Film Cannes setelah Okja (2017).

Usai tayang di Cannes, Parasite dirilis perdana di Korea Selatan dan mendapat sambutan hangat dari kritikus. Banyak yang menyebut karya film yang digarap sejak 2018 ini sebagai film terbaik tahun 2019, bahkan untuk periode 2010-an.

Deretan gelar 'Parasite' sebelum melenggang ke Oscar 2020. -Dok. Gregg DeGuire/Getty Images for Turner/AFP)
Deretan gelar ‘Parasite’ sebelum melenggang ke Oscar 2020. -Dok. Gregg DeGuire/Getty Images for Turner/AFP)

Didorong oleh Aktor Teater

Parasite mulai dikembangkan sutradara Bong sejak 2013 ketika ia masih menggarap Snowpiercer. Proses pembuatan film ini didorong oleh seorang temannya yang adalah aktor teater, meminta Bong untuk menulis drama.

Usai menyelesaikan Snowpiercer, Bong menulis draf awal film setebal 15 halaman untuk paruh pertama Parasite. Dibantu asisten produksinya di Snowpiercer, Han Jin-won, ia mengembangkan gagasan cerita itu menjadi tiga skenario berbeda.

Bong kemudian mulai fokus menggarap Parasite dengan menunjuk Han Jin-won untuk menulis naskah film bersamanya. Syuting dimulai pada Mei 2018 dan berlangsung hingga September di dua lokasi di sekitar Seoul dan Jeonju.

“Adam McKay dan HBO melakukannya sangat baik dengan Succession. Untuk bekerja dengan seniman-seniman yang telah menciptakan karya-karya hebat, saya ingin memperluas film ini dan mengeksplorasi semua ide yang saya miliki dari tahap penulisan skrip, dari apa yang bisa terjadi di antara adegan, melalui serial TV,” kata Bong, kepada Hollywood Reporter, melansir cnnindonesia.com, Minggu (9/2).

Meski merengkuh empat kategori terbaik Oscar 2020, Parasite belum mampu menembus nominasi Oscar sebagai aktor atau aktris terbaik. Di mana sepenuhnya masih dikuasai oleh aktor kawakan di Hollywood.

Namun ini menjadi pencapaian terbaik yang pernah diukir industri perfilman Asia karena Parasite ternyata berhasil mengalahkan Joker yang mendominasi dengan 11 nominasi dan 2 penghargaan. Salah satunya Aktor Terbaik yang diraih Joaquin Phoenix.

Petika adegan 'Parasite' yang meraih Piala Oscar 2020. -Dok. azcentral.com
Petikan adegan ‘Parasite’ yang meraih Piala Oscar 2020. -Dok. azcentral.com

Gambaran Dua Kehidupan yang Berbeda

Sutradara Bong menggarap thriller komedi ini berdasarkan ingatan dan pengalamannya ketika berusia 20-an saat menjadi tutor bagi keluarga kaya di Seoul.

Di mana ia melihat ada kesenjangan yang besar antara keluarga kaya dan keluarga miskin di negeri ginseng itu.

Dalam film terbarunya ini, Bong mengambil latar cerita sebuah keluarga miskin, yaitu keluarga Kim Ki Taek (diperankan Song Kang-Ho) yang tinggal di sebuah rumah kecil bawah tanah bersama istrinya, Choong Sook (diperankan Jang Hye-Jin).

Di sana pasangan suami-istri itu hidup bersama kedua anak mereka, Ki-Woo (diperankan Cho Woo-Shik) dan Kim Ki-Heong (diperankan Park So-Dam).

Saban hari, sahabat Kim Ki-Woo menawarkan pekerjaan untuk menjadi guru les bahasa Inggris anak dari keluarga Park (diperankan Lee Sun Gyun) dan istrinya Yeon Gyo (diperankan Cho Yeo Jeong) yang kaya raya.

Mula-mula Kim Ki-Woo ragu dan ketakutan karena ia belum lulus kuliah dan tidak memiliki ijazah. Adiknya, Kim Ki-Heong, berniat memalsukan ijazah Kim agar meyakinkan keluarga Park tentang latar pendidikan kakaknya.

Cara tersebut rupanya berhasil meyakinkan keluarga Park, hingga akhirnya Kim-Woo diterima bekerja sebagai guru privat.

Akhirnya, satu per satu orangtua dan adik Kim-Woo juga dipekerjakan pada keluarga Park. Dua keluarga berbeda strata ekonomi ini pun menjalin simbiosis mutualisme.

Keluarga Kim menyediakan jasa pelayanan mewah untuk keluarga Park. Sementara, keluarga Park secara tidak langsung mengeluarkan label kemiskinan dari Kim.

Gambaran tentang ‘masuknya’ keluarga Kim ke dalam keluarga Park inilah yang oleh sutradara Bong disebut sebagai ‘parasit’, untuk merujuk pada judul filmnya.

Namun hubungan simbiosis itu tak bertahan lama karena drama ini pun penuh dengan pertarungan dan intrik untuk memperlihatkan bagaimana keluarga kaya akan tetap kaya dan keluarga miskin akan tetap miskin.

Film thriller komedi 'Parasite' berhasil meraih kategori Film Terbaik Oscar 2020. -Dok. kompas.com.
Film thriller komedi ‘Parasite’ berhasil meraih kategori Film Terbaik Oscar 2020. -Dok. kompas.com.

Daftar Lengkap Oscar 2020

Berikut daftar lengkap film dan aktor/aktris peraih Oscar 2020:

  1. Best supporting actor: Brad Pitt, Once Upon a Time in Hollywood
  2. animated feature: Toy Story 4
  3. Best animated short: Hair Love
  4. Best original screenplay: Parasite
  5. Best adapted screenplay: Jojo Rabbit
  6. Best live-action short: The Neighbours’ Window
  7. Best production design: Once Upon a Time in Hollywood
  8. Best costume design: Little Women
  9. Best documentary: American Factory
  10. Best documentary short: Learning to Skateboard in a Warzone (If You’re a Girl)
  11. Best supporting actress: Laura Dern, Marriage Story
  12. Best cinematography: 1917
  13. Best sound editing: Ford v Ferrari
  14. Best sound mixing: 1917
  15. Best film editing: Ford v Ferrari
  16. Best visual effects: 1917
  17. Best makeup and hair: Bombshell
  18. Best international feature film: Parasite
  19. Best original score: Joker
  20. Best original song: I’m Gonna Love Me Again, Rocketman
  21. Best actor: Joaquin Phoenix, Joker
  22. Best actress: Renée Zellweger, Judy
  23. Best director: Bong Joon-ho, Parasite
  24. Best picture: Parasite

Dari berbagai sumber

Baca Juga

Adaptasi Game Mobil Legend, Teater Alamat dan Teater Binaan Garap “Pertarungan Takdir”

Portal Teater - Teater Alamat berkolaborasi dengan teater binaannya, yaitu Teater Batara dan Teater Balang, akan mempersembahkan garapan terbaru untuk dipanggungkan perdana tahun ini...

Perjalanan Spiritual Radhar Panca Dahana dalam “LaluKau”

Portal Teater - Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana (RPD) akhirnya kembali ke panggung teater setelah lama tak sua karena didera kondisi kesehatan yang...

Mohammad Yusro Kembali Terpilih Jadi Ketua Itera

Portal Teater - Musyawarah Besar Ikatan Teater Jakarta Utara (Itera) 2020 kembali menunjuk Mohammad Yusro menjadi Ketua Itera periode 2020-2023. Sebelumnya jabatan ini dipegang...

Terkini

Suara Penyintas Kekerasan Seksual dari “Belakang Panggung”

Portal Teater - Lentera Sintas Indonesia dan Institut Français d'Indonésie (IFI) Jakarta akan mempersembahkan teater musikal "Belakang Panggung" untuk menyuarakan kesunyian yang terkubur dari...

Taman Ismail Marzuki Baru dan Ekosistem Kesenian Jakarta

Portal Teater - Pembangunan Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru memasuki tahap pembongkaran fisik bangunan di kawasan TIM Jakarta. Karena komunikasi publik dari pihak Pemerintah Provinsi...

Perjalanan Spiritual Radhar Panca Dahana dalam “LaluKau”

Portal Teater - Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana (RPD) akhirnya kembali ke panggung teater setelah lama tak sua karena didera kondisi kesehatan yang...

Perkuat Ekosistem Seni Kota Makassar, Kala Teater Gelar Aneka Program

Portal Teater - Sejak terbentuk pada Februari 2006, Kala Teater cukup dikenal sebagai salah satu grup teater yang memiliki sistem manajemen yang solid. Dengan sekitar...

“the last Ideal Paradise”, Site-Specific Claudia Bosse untuk Indonesia

Portal Teater - Koreografer terkemuka Claudia Bosse berkolaborasi dengan seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Lampung akan menghadirkan karya site-specific mengenai terorisme, teritori,...