Agustus 17, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Parkir Bus Palam, Arema FC Raih Piala Presiden 2022 Usai Seri Melawan Borneo FC – Semua Halaman

Nungi Nugroho

Arema FC vs Borneo FC di Final Piala Presiden 2022.



BOLANAS.COM – Arema FC Sukses merebut gelar Piala Presiden 2022 Setelah memenangkan total Borneo FC Samarinda dalam dua pertemuan di final.

Arema FC Dia memenangkan Piala Presiden untuk ketiga kalinya.

sebelumnya, Arema FC Ia sukses meraih President Trophy edisi 2017 dan 2019.

Arema FC kemenangan agregat 1-0 Borneo FC Di dua leg terakhir Piala Presiden 2022.

Baca selengkapnya: Dalam keadaan nyaris buntu, Persebaya dengan tipis mengalahkan PSIM di laga Uji Coba Surabaya.

Di leg pertama, Arema FC menang 1-0 pada 14 Juli 2022 dengan Abel Camara mencetak satu-satunya gol.

Sementara itu, di leg kedua, Arema FC memainkan permainan bertahan di kandang Borneo FC.

Arema FC bermain imbang 0-0 dengan Borneo FC pada Minggu (17/7/2022) di Stadion Sekirei.

Borneo FC benar-benar bermain menyerang sejak menit pertama babak pertama.

Baca selengkapnya: Piala Presiden 2022 – Penyelamatan krusial kapten Arema FC menutup peluang Borneo FC di babak pertama

Pada menit ke-11, tendangan Stefano Lilibali melenceng dari gawang Arema FC.

Dua menit berselang, peluang Lilibali kembali digagalkan oleh Johan Ahmed Alfarizi.

Pada menit ke-22, tendangan bebas Lilibali masuk ke jantung pertahanan Arema dan tembakan Kei Hirose menjadi imbang tanpa gol.

Borneo FC terus menekan dan tembakan Jonathan Bustos melebar pada menit ke-29.

Baca selengkapnya: Robert Alberts menjelaskan posisi Persib melawan Bangara FC di Ligue 1 2022/23

Tak satu pun dari upaya Borneo FC mencetak gol di babak pertama.

Di babak kedua, tim tuan rumah kembali mengeksploitasi pertahanan Arema FC.

READ  10 provinsi paling tidak bahagia di tahun 2021 adalah Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga DKI

Sundulan Stefano Lillipali pada menit ke-53 meleset dari sasaran.

Bola terus menanjak dengan tembakan panjang dari Javlan Guseynov.

Baca selengkapnya: BREAKING NEWS – PT LIB mengumumkan persyaratan Liga 1 2022/23, bursa transfer dibuka hingga minggu kedua

Pada menit ke-56, Lilibali kembali gagal menindaklanjuti dengan umpan Jonathan Bustos di kotak penalti Arema.


Arema FC justru mencetak gol pada menit ke-62 melalui skema serangan balik.

Sayang, tendangan Muhammad Rafli masih melebar dari gawang Borneo FC.

Borneo FC terus menyerang pertahanan Arema FC hingga sisa babak kedua.

Baca selengkapnya: Dampak negatif Piala Presiden masih terasa, Persip dipastikan tampil tanpa Ciro Alves-David da Silva di Ligue 1.

Sementara itu, Arema FC Mainkan halte bus dengan menyeret garis pertahanan hingga ke kotak penalti.

Rencana umpan perut Pesut Etam tak membuahkan hasil hingga menit ke-72 masuk.

Gol tersebut dicetak pada menit ke-75 melalui sundulan Chihran Stefano Lilipoli Adelson Maringa di gawang yang tepat tetapi masih bersandar di samping.

Sergio Silva dilanggar oleh Anti Harjito pada menit ke-88.

Sergio yang emosional mencoba mendekati Andy tetapi dihalangi oleh pemain lain.

Kemudian terjadi adu mulut antara pemain kedua tim dan ditarik oleh wasit.

Saat pertandingan berlanjut, serangan berlanjut Borneo FC Tidak ada satu gol pun yang tercipta.

Peluang terakhir Pato untuk Borneo adalah dari samping kanan gawang Arema.

Hasil akhir pertandingan adalah imbang 0-0 Arema FC Dan Borneo FC.

Meski gagal meraih trofi juara, Borneo FC Matheus Pato meraih gelar pencetak gol terbanyak dengan enam gol.

Memesan:

Borneo FC Samarinda: 1-Anga Saputro (PG), 24-Diego Michaels (capt), 13-Agung Prasetyo, 19-Javlan Guseynov, 12-Hendo Siswando, 15-Leo Kuntara, 28-Terence Buhiri, 10-Jonathan Bustos- Pahlawan Utama , 14-Stefano Lilipoli7-Matthias Bado.

READ  Bripka RHL tidak mau minta maaf

Cadangan: 88-Shahar Kinanger (PG), 4-Wiltansya, 66-Mispakus Solikin, 44-Nur Tiansya, 9-A. Noor Hardianto, 97-Irzan Lestaluhu, 90-Sihran Amarullah, 33-Wahudi Hamisi, 56-Fajr Faturrahman, 27-Muhammad Andi Harjito

Pelatih: Milomir Ceslija

Arema FC: 90-Atilson Maringa (PG), 87-Johann Alfarizi (Kapten), 5-Bakas Adi, 4-Sergio Silva, 41-Denti Santoso, 18-Adam Allis, 11-Gian Zola, 8-Renshi Yamaguchi, 12-Riz Dwi Febrianto, 14-Jayus Hariono, 29-Abel Issa Camara.

Cadangan: 23-Degu Amiruddin (PG), 24-Antic Rendika Rama, 88-Irsyad Maulana, 27-Tedic Chetiawan, 30-Ilham Uddin Armine, 6-Ivan Dimas Tarmono, 13-Hamza Titopani, 22-10 Hanis Sagara, 26 -Ahmed Figo Ramadhani

Pelatih: Eduardo Almeida