Agustus 17, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Pemimpin Taliban mengatakan Afghanistan tidak akan menjadi negara demokrasi

TEMPO.CO, Jakarta – Seorang anggota senior Taliban mengatakan Afghanistan tidak akan menjadi negara demokrasi, tetapi akan diatur oleh dewan.

Afganistan mungkin diperintah oleh dewan yang berkuasa sekarang setelah Taliban mengambil alih, sementara pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, kemungkinan akan tetap bertanggung jawab secara keseluruhan, kata seorang anggota senior Taliban, Waheedullah Hashimi, yang memiliki akses ke pengambilan keputusan kelompok itu, dilaporkan Reuters, 18 Agustus 2021.

Struktur kekuasaan yang digariskan Hashimi akan memiliki kesamaan dengan bagaimana Afganistan dijalankan terakhir kali Taliban berkuasa dari tahun 1996 hingga 2001. Kemudian, pemimpin tertinggi Mullah Omar tetap berada dalam peran bayangan dan akan berperan dalam dewan.

Akhundzada kemungkinan akan memainkan peran di atas kepala dewan, yang akan mirip dengan presiden negara itu, kata Hashimi.

“Mungkin wakilnya (Akundsada) akan berperan sebagai ‘presiden’,” kata Hashimi dalam bahasa Inggris. Reuters.

Komandan senior Taliban Wahidullah Hashimi diskors saat berbicara kepada Reuters selama wawancara yang tidak dipublikasikan pada 17 Agustus 2021 di dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan. [REUTERS/Stringer]

Pemimpin tertinggi Taliban diwakili oleh tiga wakil: Mawlavi Yaqub, putra Mullah Omar; Sirajuddin Haqqani, pemimpin jaringan Haqqani yang kuat; Dan Abdul Gani Bharat, kepala kantor politik Taliban di Doha dan salah satu anggota pendiri kelompok itu.

Banyak masalah tentang bagaimana Taliban akan beroperasi Afganistan Belum terselesaikan, kata Hashimi, tetapi Afghanistan tidak akan menjadi negara demokrasi.

“Tidak ada sistem demokrasi di negara kita karena tidak ada dasarnya,” katanya dalam sebuah wawancara Reuters.

“Kami tidak akan membahas sistem politik seperti apa yang harus kami terapkan di Afghanistan karena sudah jelas. Ini hukum Syariah dan itu saja,” katanya.

READ  Pengemis ini viral karena kecantikannya dan kini telah bergabung dengan Miss Universe Philippines

Hashimi mengatakan dia akan bergabung dengan rapat kepemimpinan Taliban Siapa yang akan membahas masalah pemerintahan akhir pekan ini.

Baca juga: Taliban berkuasa di Afghanistan, dengan lima penjaga

pemilih