Pentaskan “PEACE 2” pada FSBJ 2019 di Bali, Putu Wijaya “Pulang Kampung”

Portal Teater – Setelah sukses mementaskan “PEACE” di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 25 September lalu, Teater Mandiri, lewat tajuk “PEACE 2” kembali memperlihatkan kelasnya pada Festival Seni Bali Jani 2019 di Denpasar, Bali akhir pekan lalu.

Di bawah asuhan Putu Wijaya sebagai sutradara, Teater Mandiri mementaskan naskah “Bila Malam Bertambah Malam”. Naskah ini merupakan adaptasi dari novel dengan judul serupa karya Putu Wijaya.

Bagi Putu Wijaya, pementasan ini merupakan kesempatannya untuk “pulang kampung”. Ia sendiri lahir di Puri Anom Tabanan, Bali, 11 April 1944, dengan nama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya.

Ia terakhir tinggal di Bali sampai umur 18 tahun. Setelah menamatkan pendidikan menengahnya, ia memilih menetap di Jakarta untuk berkarya menjadi seniman dengan banyak menulis karya sastra.

Selain itu, ia juga mendirikan dan memimpin Teater Mandiri sejak tahun 1971 di Jakarta.

Walaupun lama tinggal di luar Bali, tapi ia tetap merasa menjadi orang Bali.

“Di Bali, rasanya terlalu jauh dengan Bali, dan baru keluar saya merasa jadi orang Bali, merasa di rumah ketika pergi, merasa dekat ketika jauh, dan merasa orang Indonesia saat di luar negeri,” katanya, melansir Tribunbali.com.

Sentil Tradisi Bali

Tampil di Ksirarnawa Art Center Denpasar, Sabtu (2/11) malam, Teater Mandiri mementaskan naskah”Bila Malam Bertambah Malam” untuk menyentil budaya Bali, terutama tentang sistem kasta dalam tradisi Bali.

Naskah ini bercerita tentang seorang janda tua bernama Gusti Biang yang gila akan kebangsawanannya. Dalam setiap pembicaraannya ia selalu memuja kebangsawanan yang dimilikinya.

Selain itu, perempuan ini juga selalu membanggakan suaminya I Gusti Ngurah Ketut Mantri yang dianggapnya sebagai pahlawan.

Di puri peninggalan suaminya ia tinggal dengan dua orang penyeroan, yakni Nyoman Neti dan Bapa Wayan.

Namun sikap Gusti Biang terhadap Nyoman Neti selalu tak bersahabat dan saat akan memberi obat, Nyoman Neti dikatakan ingin membunuh dirinya.

Gusti Biang memiliki seorang putra yang bernama Tu Ngurah yang bersekolah di luar daerah dan telah bertunangan dengan Nyoman Neti tanpa diketahui ibunya.

Saat mengetahui putranya sudah bertunangan, Gusti Biang tak merestui hubungan itu karea Nyoman Neti berkasta rendah atau kasta sudra.

Akhirnya, si janda mengusir semua penghuni istana, termasuk juga bermaksud mengusir anaknya sendiri karena tak menuruti keinginannya.

Bapa Wayan kemudian tampil dan mengatakan dengan jujur kepada semua anggota puri bahwa suami Gusti Biang bukanlah pahlawan melainkan pengkhianat dan juga seorang wangdu atau impoten.

Alhasil, terbongkarlah rahasia yang selama ini ditutup-tutupi. Tu Ngurah ternyata bukan anak dari hubungan I Gusti Ngurah Ketut Mantri dengan Gusti Biang, melainkan hasil dari hubungan Bapa Wayan dengan Gusti Biang.

Kebanggaan Gusti Biang pun rontok. Dengan lapangan hati, ia akhirnya mengizinkan putranya menikahi Nyoman Neti.

*Daniel Deha

Baca Juga

Data adalah Kunci di Masa Krisis

Portal Teater - Data adalah kunci ketika sebuah kelompok bahkan negara mengalami krisis atau bencana. Mengapa penting, karena dengan data, setiap pemangku kepentingan dapat...

Teater Karantina #1: Wabah Athena, Galen dan Oedipus Kode

Portal Teater - Lukisan Michiel Sweerts, "Wabah di Kota Tua" (Plague in an Ancient City) banyak dikutip dan dipercayai mengambarkan wabah besar yang pernah...

Pasien Terinfeksi Covid-19 di Indonesia Tembus 3.000 Orang

Portal Teater - Pemerintah Indonesia pada Rabu (8/4) siang merilis data perkembangan terbaru kasus virus Corona di tanah air. Seperti hari-hari sebelumnya, grafik temuan...

Terkini

500 Juta Penduduk Dunia akan Jatuh Miskin Karena Corona

Portal Teater - Oxfam, sebuah organisasi nirlaba dari Inggris yang fokus pada penanggulangan bencana dan advokasi, mengatakan pada Kamis (9/4) bahwa dampak dari penyebaran...

Festival Teater Nasional 2020 Ditunda

Portal Teater - Teater Gema mengumumkan secara resmi penundaan pelaksanaan Festival Teater Nasional tahun 2020. Kabar penangguhan disampaikan melalui publikasi di akun media sosialnya,...

Jokowi: Glenn Fredly Lebih Dari Seorang Musisi

Portal Teater - Presiden Joko Widodo menyampaikan kabar duka atas berpulangnya musisi gaek Glenn Fredly pada Rabu (8/4) malam. Glenn diketahui meninggal karena penyakit...

Pasien Terinfeksi Covid-19 di Indonesia Tembus 3.000 Orang

Portal Teater - Pemerintah Indonesia pada Rabu (8/4) siang merilis data perkembangan terbaru kasus virus Corona di tanah air. Seperti hari-hari sebelumnya, grafik temuan...

Solidaritas Tanpa Batas Pekerja Seni

Portal Teater - Industri seni adalah salah satu sektor yang ikut terpukul lantaran merebaknya virus Corona (Covid-19). Tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh...