Februari 8, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Deskripsi Golden Pinch

Persiapkan Hati, Ini 8 Tanda Burung Mati

Jakarta, KOMPAS.comSeperti hewan peliharaan lainnya, burung memiliki umur dan akhirnya mati.

Hal ini tentu akan membuat kita sedih karena ditinggal selamanya. Untuk itu, jika kita mengetahui tanda-tanda kepergian burung, setidaknya kita bisa mempersiapkan hati.

Berikut tanda-tanda burung sekarat, menurut laporan My Animals, Selasa (30/11/2021).

1. Bulu halus

Burung yang sekarat sering mengelus dan menggosok bulunya dengan kailnya. Secara alami, perilaku ini mirip dengan salah satu mekanisme termoregulasi pada burung.

Ketika mereka terlalu dingin atau terlalu panas, mereka memanjangkan rambut mereka sedikit banyak untuk melindungi diri dari lingkungan atau untuk menghilangkan panas dari tubuh mereka.

Jika bulu hewan peliharaan Anda terus-menerus berkibar dan berkibar, kemungkinan besar ia terinfeksi dengan infeksi yang mengancam jiwa.

Informasi, inspirasi dan Intelijen Dari Surel Anda.
Registrasi Surel

Kondisi ini tidak berarti burung akan langsung mati, tetapi akan mati jika tidak ada perawatan hewan yang tepat.

Baca selengkapnya: Kenali, Ini Gejala Hewan Peliharaan yang Sakit

2. Kondisi bulu yang buruk

Bulu burung adalah cerminan dari kesehatannya. Penilaian ini digunakan untuk menentukan status kesehatan umum unggas. Betina bahkan akan memilih jantan mana yang akan dikembangbiakkan berdasarkan warna bulu dan dekorasinya.

Jika seekor burung memiliki bulu yang cerah dan kuat, Anda mungkin menganggapnya sehat.

Burung yang sakit, di sisi lain, memiliki bulu kusam, bercak botak di tubuh mereka, dan lesi kulit dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Ini biasanya mengacu pada infeksi parasit eksternal yang membutuhkan perhatian segera. Jika burung terus merontokkan bulunya, segera konsultasikan ke dokter hewan.

3. Gemetar

Tremor adalah mekanisme termoregulasi lain yang sangat efektif pada hewan. Ketika seekor burung memiliki suhu tubuh yang sangat rendah, ia bergetar untuk menghasilkan beberapa panas internal (termogenesis).

READ  Jangan lewatkan 3 asteroid yang akan mendekati Bumi pada Januari 2021

Jika tidak terlalu dingin, getaran pada burung selalu merupakan pertanda buruk. Kurangnya panas internal menunjukkan kegagalan beberapa sistem burung.

4. Mata bengkak

Tanda lain bahwa burung akan mati terlihat jelas ketika matanya terus-menerus bengkak atau setengah tertutup.

Gejala-gejala ini menunjukkan infeksi sinus atau infeksi saluran pernapasan atas (atau bawah). Dalam kondisi ini burung akan mengeluarkan lendir melalui pernapasan yang sehat.

Baca selengkapnya: 5 tanda lovebird hamil

5. Gangguan pernapasan

Sistem pernapasan adalah segalanya bagi burung, berkat itu mereka dapat melepaskan panggilan kesemutan dan kawin yang menyenangkan.

Seekor burung yang menunjukkan pernapasan cepat, mati lemas, atau kebisingan biasanya memiliki masalah yang parah.

Pada saat yang sama, kesulitan bernafas dimanifestasikan oleh gerakan leher dan perubahan postur yang lebih nyata.

Seekor burung yang sangat sakit mungkin mengeluarkan suara yang menyesakkan atau aneh ketika mencoba bernapas.

6. Penurunan berat badan

Sulit untuk membuktikan penurunan berat badan burung karena hewan ini ditutupi bulu dan umumnya memiliki massa tubuh dasar yang sangat rendah (karena mereka harus memiliki tubuh yang bisa terbang).

Namun, jika hewan peliharaan mereka tidak menyentuh makanan, cepat atau lambat pemiliknya akan menyadari bahwa ada sesuatu yang salah.

Dalam kasus ini, yang terbaik adalah menimbang burung setiap minggu dan mencatat penurunan berat badan.

Penurunan berat badan akan diikuti oleh kelelahan dan kelelahan yang konstan.

Jika tulang dada (terletak di area dada) terlalu sensitif untuk disentuh, itu berarti burung Anda sangat kurus.

7. Burung itu berhenti bersiul

Unsplash / David Clode Deskripsi Golden Pinch

Ini adalah tanda umum bahwa seekor burung akan mati, meskipun itu tidak selalu merupakan tanda yang pasti.

READ  Roket terbesar di dunia terhubung untuk pertama kalinya

Banyak burung berhenti berkicau karena stres, pencairan (setahun sekali), suasana hati yang buruk atau akhir musim kawin.

Untuk alasan ini, gejala-gejala ini mungkin tidak menyebabkan kematian langsung dalam semua kasus.

Semua burung yang mati akan berhenti mengeluarkan suara, tetapi tidak semua burung yang berhenti mengeluarkan suara akan mati.

Untuk itu diperlukan pengamatan dan penilaian dari dokter hewan mengenai kondisi sebenarnya yang dialami oleh unggas tersebut.

Baca selengkapnya: Sebelum menempatkan, periksa fakta-fakta berikut tentang Lovebirds

8. Kusam

Kemalasan adalah tanda klinis bahwa ada sesuatu yang salah dengan semua burung (terlepas dari spesiesnya).

Sebagai aturan umum, burung perlu diberi makan yang cukup untuk menjaga suhu dalam ruangan mereka dalam kisaran yang tepat, karena mereka memiliki tingkat metabolisme yang tinggi. Jika tidak menunjukkan aktivitas, burung itu pasti sakit.

Dapatkan pembaruan pesan pilihan Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Jom join team telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, Kemudian bergabung. Pertama Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.