Press Release Teater Arsip 2019: Di Balik Setiap Pintu

PORTAL TEATER – Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) kembali menyelenggarakan program Teater Arsip pada 11-17 Maret 2019. Pelaksanaan program tahunan ini akan bertempat di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat.

“Di Balik Setiap Pintu (Wayang Beber dan Sensory Ethnography)” menjadi judul dari program Teater Arsip 2019. Judul tersebut mewakili rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sepekan. Diantaranya: Pameran “Di Balik Setiap Pintu”, Pertunjukan“Wayang Beber Metropolitan” dan Pemutaran Film “Di Balik Setiap Pintu dan Sensory Ethnography”.

Selain iu, akan ada Pertunjukan Musik oleh AirMataHAri Project, Pertunjukan Musik dan Tari “Toos” – Tentang Tubuh dan Suara, serta Melukis Wayang Beber Bersama Dani Iswardana.

Segenap rangkaian kegiatan itu akan mengawal agenda utama program Teater Arsip 2019, yakni workshop yang menghadirkan 30 peserta lintas-keilmuan.

Selama enam hari (12-17 Maret) para peserta workshop akan mendalami tema “Sensory Ethnography” dengan difasilitasi oleh Peter Szilagyi (antropolog), Vivien Sarkany (perupa, seni animasi), dan Dani Iswardana (perupa, pelukis wayang beber kontemporer),

Akan hadir juga sebagai fasilitator; Bambang Mbesur Suryono (koreografer, seni tari, gerak dan suara, teater), Dea Widyaevan (perupa, seni instalasi, arsitek), Misbach Dieng Bilok (komposer, pemusik, etnomusikolog, seni instalasi suara), dan Yola Yulfianti (koreografer, sutradara seni pertunjukan).

Tentang “Di Balik Setiap Pintu”

“Di Balik Setiap Pintu” sejatinya merupakan karya kurasi atas proses dan hasil riset Péter Szilágyi, Dani Iswardana, dan Vivien Sárkány. Ia dihadirkan oleh Komite Teater DKJ sebagai program Teater Arsip 2019 yang berbasis pemetaan atas Wayang Beber dengan sensory ethnography sebagai metode.

“Di Balik Setiap Pintu” berangkat dari rangkaian riset artistik yang panjang, melibatkan lintas-budaya dan dilakukan terhadap berbagai sumber. Metode riset yang menggunakan seluruh panca indra sebagai cara mengenali aksi-reaksi dalam mengolah data menjadi informasi itulah yang oleh Péter Szilágyi disebut sebagai Sensory Ethnography.

Riset tersebut dipresentasikan dalam sebuah film mixmedia documenter, bagaimana siswa-siswi asal Hongaria menggunakan pendekatan Sensory Ethnography saat belajar tentang budaya Jawa di Jogjakarta dan Solo.

Di dalamnya, para kreator berupaya membangun sebuah dunia visual lintas budaya yang merespon budaya Jawa melalui gaya visual wayang beber (Dani Iswardana), memainkan konsep dasar wayang kulit yang dilengkapi berbagai gaya gambar dan teknik permainan memakai Over Head Projector (Vivien Sárkány).

“Di Balik Setiap Pintu” diambil dari penggalan salah satu kalimat dalam film mixmedia documenter itu. Kalimat utuhnya berbunyi, “Kami bikin peribahasa sendiri: Di balik setiap pintu pasti ada seorang Indonesia”.

Tentang Teater Arsip 2019

Teater Arsip merupakan sebuah program yang oleh Komite Teater DKJ dirancang sebagai bagian dari berubahnya medan teater yang tidak lagi beorientasi kepada bentuk (realis maupun non-realis). Riset dan pengelolaan arsip kini dilihat sebagai basis produksi teater yang akan menentukan bentuk proyek teater yang akan diwujudkan.

Arsip tidak lagi semata-mata merujuk pada archium (Yunani), sebuah peti untuk menyimpan sesuatu. Teater Arsip justru menjadikannya kata kerja yang melawan semua efek “pembekuan” dari kerja “menyimpan”, yakni “membuka”, “membongkar”, “reinvestigasi”, “disposisi” maupun “dislokasi”, membawa arsip keluar dari peti penyimpanannya.

Melalui program ini, saat arsip keluar dari peti penyimpanannya, kita diajak untuk melihatnya sebagai jembatan utama antara tubuh, memori dan sejarah dalam medan teater.

Adapun program Teater Arsip 2019 berkisar pada tiga hal: wayang beber sebagai transformasi media masa kini, sensory ethnography sebagai metode yang mendekatkan riset sains dan estetika, dan keasingan sebagai perspektif terjadinya momen reposisi.

Produk program ini akan berupa berbagai strategi pertunjukan, pameran, workshop, bercerita, sharing, video, film maupun media cetak.

Tentang Dewan Kesenian Jakarta

Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat seniman dan dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada tanggal 7 Juni 1968.

Tugas dan fungsi DKJ adalah sebagai mitra kerja Gubernur Kepala Daerah Propinsi DKI Jakarta untuk merumuskan kebijakan guna mendukung kegiatan dan pengembangan kehidupan kesenian di wilayah Propinsi DKI Jakarta.

Anggota Dewan Kesenian Jakarta diangkat oleh Akademi Jakarta (AJ) dan dikukuhkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Pemilihan anggota DKJ dilakukan secara terbuka, melalui tim pemilihan yang terdiri dari beberapa ahli dan pengamat seni yang dibentuk oleh AJ.

Nama-nama calon diajukan dari berbagai kalangan masyarakat maupun kelompok seni dengan masa kepengurusan DKJ adalah tiga tahun. Kebijakan pengembangan kesenian tercermin dalam bentuk program tahunan yang diajukan dengan menitikberatkan pada skala prioritas masing-masing komite.

Anggota DKJ berjumlah 25 orang, terdiri dari para seniman, budayawan dan pemikir seni, yang terbagi dalam 6 komite: Komite Film, Komite Musik, Komite Sastra, Komite Seni Rupa, Komite Tari dan Komite Teater.

Adapun Komite Teater saat ini dipercayakan kepada Adinda Luthvianti, Afrizal Malna, Rita Mona, dan Sobar Budiman.

*Humas Komite Teater

Baca Juga

PSBB untuk Jakarta, Bagaimana Nasib Daerah Lain?

Portal Teater - Pemerintah resmi menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta. Keputusan ini dibuat untuk menekan transmisi virus...

Kemenparekraf Talangi Pekerja Pariwisata dan Seni

Portal Teater - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana memberikan stimulus fiskal bagi pekerja di bidang pariwisata dan seni. Pendataan akan diperketat agar tidak...

Bersiap Hadapi Risiko Terburuk

Portal Teater - Indonesia bersiap menghadapi kemungkinan terburuk menyusul makin melonjaknya jumlah penemuan kasus baru terkonfirmasi positif virus Corona. Sepanjang pekan ini, jumlah pasien masih...

Terkini

PSBB untuk Jakarta Berlaku Selama Dua Minggu

Portal Teater - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu ke depan, mulai 10-23 April 2020. Penetapan PSBB...

Kemenparekraf Talangi Pekerja Pariwisata dan Seni

Portal Teater - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana memberikan stimulus fiskal bagi pekerja di bidang pariwisata dan seni. Pendataan akan diperketat agar tidak...

Temuan Kasus Baru Melonjak Drastis

Portal Teater - Temuan kasus baru pasien terkonfirmasi virus Corona (Covid-19) di Indonesia melonjak drastis pada Kamis (9/4). Otoritas melaporkan, ada 337 kasus baru...

500 Juta Penduduk Dunia akan Jatuh Miskin Karena Corona

Portal Teater - Oxfam, sebuah organisasi nirlaba dari Inggris yang fokus pada penanggulangan bencana dan advokasi, mengatakan pada Kamis (9/4) bahwa dampak dari penyebaran...

Festival Teater Nasional 2020 Ditunda

Portal Teater - Teater Gema mengumumkan secara resmi penundaan pelaksanaan Festival Teater Nasional tahun 2020. Kabar penangguhan disampaikan melalui publikasi di akun media sosialnya,...