PSBB untuk Jakarta Berlaku Selama Dua Minggu

Portal Teater – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu ke depan, mulai 10-23 April 2020.

Penetapan PSBB sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 380 Tahun 2020 tentang PSBB dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, status PSBB untuk Jakarta telah disetujui Kementrian Kesehatan pada 7 April 2020 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020.

Gubernur Anies Baswedan pada Kamis (9/4) mengatakan, Pergub tersebut berisi 28 pasal yang akan mengatur semua hal terkait dengan kegiatan di kota Jakarta, baik kegiatan perekonomian, sosial, budaya, keagamaan, maupun pendidikan.

Anies menegaskan, PSBB pada prinsipnya bertujuan untuk memotong dan memangkas mata rantai Covid-19, di mana Jakarta merupakan episentrum dari pandemi ini.

Melansir data resmi dari Pemprov DKI Jakarta yang dirilis melalui laman corona.jakarta.go.id, jumlah pasien di Jakarta pada Jumat (10/4) siang mencapai 1.719 orang, dari total 3.293 pasien di seluruh Indonesia.

Sementara ada 155 pasien di Jakarta yang meninggal, sedangkan yang sembuh baru 82 orang. Selain itu, sebanyak 405 pasien positif saat ini menjalani isolasi mandiri.

Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.865 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.327 orang.

Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi, politik dan bisnis, menjadi sentrum yang dapat menyebarkan virus ini ke daerah-daerah ketika warga Jakarta memilih pulang ke kampung halaman, untuk libur Lebaran atau menghindari virus.

Ketentuan mengenai hal-hal yang dilarang dan yang tidak saat memberlakukan PSBB di Provinsi DKI Jakarta. -Dok. CNN Indonesia.
Ketentuan mengenai hal-hal yang dilarang dan yang tidak saat memberlakukan PSBB di Provinsi DKI Jakarta. -Dok. CNN Indonesia.

Batasan PSBB

Dengan Pergub yang mengikat PSBB di Jakarta, maka semua fasilitas umum tutup, baik itu fasilitas umum milik pemerintah maupun tempat hiburan milik masyarakat. Sementara taman, balai pertemuan, RPTRA, gedung olahraga museum, pun tutup.

Demikian halnya dengan kegiatan sosial dan budaya atau aktivitas pelayanan lain seperti khitan dan perayaannya pun ditiadakan.

Namun ada tiga sektor yang dikecualikan karena terkait dengan perekonomian nasional. Ketiga sektor tersebut, yaitu sektor pemerintahan, dunia usaha dan transportasi.

Untuk sektor dunia usaha, ada pengecualian lagi, di mana subsektor seperti usaha kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan dan perbankan, logistik distribusi barang, retail, dan industri strategis yang terkait langsung ketahanan masyarakat selama masa krisis akan tetap beroperasi.

Sementara sektor transportasi, pemerintah akan membatasi jam operasinya mulai pukul 06.00-18.00 WIB. Jumlah penumpang juga akan dibatasi, kecuali kendaraan pribadi.

Melansir Detik.com, Jumat (10/4), secara lebih rinci, Pergub tersebut mengatur agar ojek tidak bisa digunakan untuk mengangkut penumpang selama masa PSBB. Ojek hanya diperbolehkan untuk mengangkut barang.

Selain itu, warga Jakarta juga tidak boleh makan di restoran atau warung makan. Pembeli harus membawa pulang atau diantarkan ke rumah atau kediamannya.

Pergub juga mengatur industri perhotelan, di mana manajemen hotel wajib menerima tamu yang melakukan isolasi diri. Peraturan khusus tentang hotel ini tercantum dalam Pasal 10 poin 4 Pergub 33 Tahun 2020.

Demikian halnya dengan aktivitas olahraga. Pergub tersebut mengatur agar kegiatan olah fisik ini dilakukan secara mandiri di rumah atau di sekitar rumah.

Bantuan Sosial

Bekerjasama dengan pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta selama PSBB akan memberikan bantuan sosial kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak pembatasan dan wabah virus corona mulai Kamis pekan depan.

Melansir Kompas.com, Jumat (10/4), beleid dalam Pergub untuk PSBB menyebutkan bahwa bantuan sosial tersebut berupa bahan pokok dan atau bantuan langsung yang mekanisme penyalurannya sesuai dengan ketentuan undang-undang, yaitu sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Pasal 21 Ayat 3.

Diektahui, ada sekitar 3,7 juta warga yang membutuhkan bantuan. Sebanyak 1,1 juta di antaranya sudah terdata dan tercatat karena masuk kategori miskin.

Sementara 2,6 juta warga lainnya yang dikategorikan sebagai warga rentan miskin saat ini masih didata. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga dapat memberikan insentif kepada pelaku usaha yang terdampak atas pelaksanaan PSBB.

Insentif tersebut diberikan dalam bentuk pengurangan pajak dan retribusi daerah, bantuan sosial kepada karyawan, dan bantuan lainnya sesuai dengan ketentuan UU.

Adapun bantuan ini akan diberikan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada 9-18 April 2020, sedangkan tahap kedua akan dilakukan pada 19-23 April 2020.

Pemprov DKI Jakarta juga nantinya akan memberikan bantuan sembako kepada 1,25 juta kepala keluarga di Jakarta, Kompas.com melaporkannya pada Kamis (9/4).

Bantuan pengaman sosial itu akan diberikan setiap pekan sejak minggu ini. Pada Kamis, pemerintah sudah menyalurkan bantuan kepada 20.000 KK.

Anies menandaskan, pemberian bantuan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin selama masa krisis ini merupakan tanggung jawab pemerintah, baik pemerintah pusat maupun Pemprov DKI Jakarta.

Kepada seluruh warga Jakarta, ia meminta agar mengikuti aturan yang sudah diberlakukan demi memutus matarantai penyebaran virus zoonotik ini.*

Baca Juga

Teater Karantina #5: Postingan Masadepan Seperti Biasa

Portal Teater - Di halaman monitor, kita hanya bisa melihat fitur-fitur pada laman "anchor.fm", ketika kita mulai menikmati sebuah proyek dokumenter audio: merekam hari-hari...

Pasien Meninggal di AS Tembus 100 Ribu Orang

Portal Teater - Kematian akibat virus corona di Amerika Serikat telah mencapai 100 ribu orang pada Kamis (28/5). Ini terjadi hanya lebih dari empat bulan...

4 Hari Berturut-turut, WNI di Luar Negeri Nihil Kematian

Portal Teater - Jumlah warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri terus bertambah. Meski demikian, sejak 26 Mei lalu, tidak ada konfirmasi pasien WNI...

Terkini

Silang-Sengkarut “New Normal”

Portal Teater - Sejak beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo telah mendengungkan wacana pemberlakukan "new normal", atau yang menurut ahli Bahasa Indonesia sebut sebagai...

“Dini Ditu” Teater Kalangan: Menjahit Publik di Ruang Digital

Portal Teater - Kehadiran pandemi virus corona barangkali tak pernah dipikirkan atau diramalkan, meski ada teori konspirasi yang menyeruak belakangan bahwa Bill Gates telah...

Teater di Ruang Digital

Portal Teater - Bencana bukan alam sedang menghinggapi sebagian besar negara di dunia dan Indonesia termasuk kebagian. Wabah yang disebut Covid-19 sedang bergentayangan dan belum...

Rencana Reaktivasi Pembelajaran Ditolak

Portal Teater - Dunia pendidikan menjadi salah sektor yang ikut terpukul oleh pandemi virus corona. Di Indonesia, seluruh kegiatan pembelajaran dihentikan dan dilakukan secara...

Update Corona 29 Mei: Kasus Baru Turun Tipis, Total 25.216 Positif

Portal Teater - Kasus baru virus corona turun tipis pada Jumat (29/5) sebanyak 678 kasus dari sebelumnya 687 kasus. Dengan demikian, menurut juru bicara Achmad...