Revitalisasi TIM Dinilai Ancam Produksi Pertunjukan Teater

Portal Teater – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomitmen mengembangkan kesenian di ibukota untuk menjadikannya sebagai salah satu pusat kebudayaan Asia. Salah satunya dengan menggagas revitalisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Proyek revitalisasi ini dikerjakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan total dana yang dianggarkan mencapai Rp1,8 triliun. Proyek ini diperkirakan akan selesai pada 2021.

Gagasan revitalisasi tersebut didengungkan Gubernur Anies pada November tahun lalu. Saat itu, Anies mengatakan ingin merevitalisasi bangunan yang telah ada dan penataan ruang terbuka hijau.

Namun demikian, Gubernur Anies dinilai tidak transparan kepada para pelaku seni untuk merevitalisasi pusat kesenian Jakarta tersebut. Termasuk soal “dikemanakan” pertunjukan-pertunjukan teater yang selama ini menjadikan TIM sebagai venue utama mereka.

Produksi Teater Terancam Henti

Dalam sebuah pernyataan, pendiri dan sutradara Teater Koma Nano Riantiarno mengeluhkan proses revitalisasi TIM. Ia mengungkapkan, pembangunan TIM mengancam produksi pertunjukan Teater Koma selama dua tahun ke depan.

Sejauh ini, Teater Koma menggunakan Gedung Graha Bhakti Budaya (GBB) di TIM untuk mementaskan karya-karya mereka. Naskah terbaru yang akan dipentaskan adalah “J.J Sampah-Sampah Kota” pada 8-17 November 2019 nanti.

GBB sendiri direncanakan akan direnovasi dan diperluas untuk menampung lebih banyak penonton teater. Bilamana hal itu terjadi, maka semua aktivitas produksi pertunjukan Teater Koma dipastikan terhenti, kecuali memilih lokasi lain.

“Kami [terancam] enggak bisa produksi dua tahun. Dalam satu tahun itu biasanya ada tiga produksi. Jadi total enam produksi yang belum tahu nasibnya gimana,” katanya di Sanggar Teater Koma, Selasa (29/10), melansir cnnindonesia.com.

Nano menambahkan, ia sendiri juga tidak tahu nasib GBB ke depannya; apakah memperbesar biaya sewa pakai pertunjukan atau menjadi lebih murah. Yang pasti, Teater Koma tidak lagi pentas di GBB ataupun sejumlah tempat pertunjukan teater di Jakarta.

“GBB mau direnovasi apa dirobohkan, tidak tahu. Dan Gedung Kesenian Jakarta pun direnovasi jadi enggak bisa juga [digunakan]. Kalau di Ciputra Artpreneur itu mahal sekali sewanya,” keluhnya.

Sebagai antisipasi, ia berpikir: apakah Teater Koma harus mementaskan karya-karyanya Yogyakarta atau Solo. Saat ini setidaknya ada empat naskah baru dan dua naskah lama yang sedang dalam proses penggarapan.

“Sebagai warga kota yang mementaskan pertunjukan, saya nyerah dengan Anies. Dan dia enggak terbuka,” ungkapnya.

*Daniel Deha

Baca Juga

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Terkini

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Kolaborasi sebagai Praktik Intervensi Membongkar Kebekuan Teater

Portal Teater - Mengapa praktik-praktik penciptaan karya seni sekarang mengarah ke kerja kolaborasi? Praktik-praktik kolaborasi dalam kerja artistik terutama berakar ketika mulai munculnya studi-studi inter-kultur,...

Museum MACAN Gandeng OPPO Gelar “Arisan Karya” Edisi Terakhir

Portal Teater - Setelah sukses di dua ronde pertama, Museum MACAN kembali menggelar program "Arisan Karya" edisi terakhir. Program suntikan motivasi bagi ekosistem seni Indonesia...

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...