Sanggar Oplet Robet Akan Suguhkan “Raja Bontot” dengan Konsep Kekinian

Portal Teater – Sanggar Oplet Robet (Ocehan Plesetan Rombongan Betawi) akan mempersembahkan Lenong Bangsawan dengan lakon “Raja Bontot” pada 9-11 Desember 2019 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Karya naskah Yamin Azhari yang disutradarai Maulana Firdaus ini dikemas secara kekinian dengan mengutamakan aspek artistik, penataan lampu, penataan musik semi orkestra dan penataan busana yang menjadi ciri khas dari pertunjukan Lenong Bangsawan.

“Sebuah pertunjukan yang edukatif dan menghibur serta sarat akan pesan moral,” tutur Zoebir Mustaqim, salah satu Tim Kreatif Oplet Robet melalui pernyatan tertulis, Minggu (8/12).

Sutradara Maulana Firdaus secara terpisah mengatakan, pertunjukan ini digarap menggunakan konsep Lenong Bangsawan karena di dalamnya memadukan unsur tradisi Lenong Denes dengan teater modern.

Hal itu menjadi gagasan dasar proses pengkaryaan Oplet Robet yang memang cenderung mementaskan lakon tradisi (seperti Lenong, Blantek, dll.) karena menganggap teater tradisi lebih luwes dalam berinteraksi dengan penonton.

“Di mana cerita kita buat sendiri, tidak berpatokan pada cerita 1001 malam yang biasa dibawawakan dalam Lenong Denes,” ujarnya melalui pernyataan tertulis, Minggu (8/12).

Maulana menuturkan, mula-mula Oplet Robet memang memainkan Lenong Denes yang menjadi kekhasan tradisi Betawi dengan pakem-pakemnya.

Namun dalam perkembangannya, para anggota sepakat untuk meleburkannya ke dalam pertunjukan ala modern karena mayoritas pemainnya memiliki bakat dan wawasan yang terbatas tentang Lenong Denes.

“Dalam konsep kami juga kami pakai beberapa pakem Lenong Denes,yang tentu saja masih dan aktual di era sekarang. Karena dalam Lenong Denes ada pakem yang tidak boleh dibuang,” katanya.

Qubil AJ pun menambahkan, pertunjukan ini bakal mengejutkan karena melibatkan hingga dari 20-an aktor yang selama ini sudah begitu konsisten dengan pementasan Lenong, khususnya di wilayah Jabodetabek.

“Kami menggagas pementasan Lenong Bangsawan melalui persiapan matang hampir sebulan lebih. Insya Allah, kami bisa memberikan yang terbaik buat penonton sekaligus penggemar Lenong di ibukota,” katanya di Jakarta, Sabtu (7/12), melansir posberitakota.com.

Untuk deretan pemain “Raja Bontot”, antara lain: Qubil AJ, Rudy Sipit, Oppie Kumis, Rini S Bon Bon, Edi Oglek, Muhajir, Jay Kamdi, Yani Shafrudin, Atin Kisam, Ucup Jaka, Saban bin Bokir, Mpok Engkar dan masih banyak lagi.

Sebelumnya, lakon yang sama dipentaskan Sanggar Oplet Robet di Anjungan DKI Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (7/7) lalu.

Pementasan Lenong Bangsawan 'Raja Bontot" oleh Sanggar Oplet Rober, di Teater Kecil, TIM Jakarta, 9-11 Desember 2019.
Pementasan Lenong Bangsawan ‘Raja Bontot” oleh Sanggar Oplet Robet, di Teater Kecil, TIM Jakarta, 9-11 Desember 2019.

Sinopsis

Lakon ini bercerita tentang suksesi kepemimpinan di suatu kerajaan. Seorang Raja yang sudah tua merasa sudah tidak mampu lagi memimpin kerajaan, berniat lengser dari kedudukannya.

Raja memilih Pangeran Sulung untuk menggantikannya. Di luar dugaan Raja, anak sulung Raja tidak bersedia menjadi Raja karena dia memilih menikah dengan gadis desa yang ia cintai.

Sementara dalam peraturan kerajaan menjelaskan, bahwa apabila calon penerus kerajaan menikah dengan wanita di luar kasta kerajaan, maka haknya menjadi Raja akan hilang dengan sendirinya.

Pangeran Sulung pun ikhlas tidak menjadi Raja demi menikahi gadis yang dicintainya.

Raja memaksa agar ia berubah pikiran. Namun semakin dipaksa si Sulung semakin bersikeras hatinya. Akhirnya sang Pangeran pergi dari kerajaan untuk menikahi kekasihnya.

Raja dan Permaisuri bingung, siapa lagi yang pantas menggantikannya sebagai Raja. Tiba tiba seorang Tuna Netra bijak menasihati raja agar memilih putra keduanya, Pangeran Bontot, menjadi raja.

Raja dan Permaisuri kaget, atas dasar apa si Tua Bijak mengatakan hal itu karena semua orang di kerajaan tahu Pangeran Bontot tidak meyakinkan penampilan dan pemikirannya.

Begitu juga sifat dan kelakuannya yang masih kekanak-kanakan meskipun usianya sudah dewasa.

Keraguan Raja dan Permaisuri menjadi kesempatan bagi Perdana Menteri, yang secara diam diam merencanakan makar untuk menggulingkan Raja.

Pada akhirnya, Raja dan Permaisuri mengikuti nasihat si Tua Bijak untuk menobatkan Pangeran Bontot menjadi Raja.

Namun lagi-lagi Raja dan Permaisuri kecewa karena Pangeran Bontot malah ngambek ketika diminta menjadi Raja. Sang Pangeran Bontot merasa lebih nyaman dengan dunianya yang kekanak-kanakan.

Akhirnya Pangeran Bontot mengikuti jejak kakaknya, dia pergi dengan diam diam maka gegerlah seisi kerajaan. Raja menyuruh pengawal setia untuk mencari Pangeran Bontot.

Di luar dugaan pengawal setia dan sang Pangeran Bontot bertemu kakaknya (Pangeran Sulung), akhirnya pengawal menceritakan semua kejadian di kerajaan sepeninggal Pangeran Sulung.

Istri Pangeran Sulung membaca potensi yang ada di Pangeran Bontot lalu membujuk suaminya untuk membawa Pangeran Bontot ke suatu padepokan untuk digembleng mental dan pemikirannya.

Singkat cerita sang Pangeran Bontot berubah menjadi seorang Pangeran yang tampan dan berpikiran cemerlang. Berkat bimbingan sang guru dia sadar bahwa ada tanggung jawab yang harus dia pikul untuk kerajaannya.

Setelah merasa cukup ilmunya akhirnya sang Pangeran Bontot pulang ke kerajaan. Tapi ternyata kerajaan sudah dikuasai oleh Perdana Mentri dan kolega-koleganya.

Pangeran Bontot pun marah, dan lebih marah lagi ketika dia tau bahwa Raja dan Permaisuri dipenjarakan oleh Perdana Menteri yang sekarang menjadi Raja.

Dengan niat ingin mengembalikan kerajaannya, sang Pangeran berhasil menumbangkan Raja Baru (Perdana Menteri) dan membebaskan ayah dan ibunya.

Sebagai konsekuensi dari tindakannya, Perdana Menteri dipenjarakan atas tuduhan telah melakukan kudeta. Maka diangkatlah Raja Bontot memimpin kerajaan itu dengan begitu bijaksana.

Tiket dan Pendaftaran

Untuk pemesanan tiket, bisa menghubungi nomor di bawah ini:

☎ HOTLINE:
+6281363813717

🎬 HTM
UMUM: Rp 100.000
PELAJAR: Rp 50.000

Untuk pembayaran tiket via transfer, pastikan hanya transfer ke Sanggar Oplet Robet
Bank BRI No Rek: 0442 – 01 – 000921 – 30 – 1 a.n. Sanggar Oplet Robet.

Pertunjukan ini akan dimulai pada setiap pukul 19.30 WIB.*

Simak video di bawah ini:

Baca Juga

Transmisi Virus Corona Tak Terbendung, AS Terbanyak

Portal Teater - Transmisi virus corona terus meluas. Ini menunjukkan bahwa penyebaran corona makin tak terbendung di tengah ketidaksiapan dan kelambanan negara-negara untuk mencegahnya....

Cegah Covid-19 Baru, China Batasi Akses Wisatawan Asing

Portal Teater - Untuk mencegah penyebaran virus corona baru, otoritas China sementara waktu akan menutup perbatasannya untuk sebagian besar wisatawan asing. Penutupan akses tersebut...

Linimasa Kasus Corona Indonesia Selama Maret 2020

Portal Teater - Sebulan penuh Indonesia telah bergumul dengan ancaman virus Corona (Covid-19). Sejak pertama teridentifikasi melalui dua pasien Corona di Depok, Jawa Barat,...

Terkini

Linimasa Kasus Corona Indonesia Selama Maret 2020

Portal Teater - Sebulan penuh Indonesia telah bergumul dengan ancaman virus Corona (Covid-19). Sejak pertama teridentifikasi melalui dua pasien Corona di Depok, Jawa Barat,...

Industri Seni Indonesia Menderita

Portal Teater - Di tengah pandemi global virus Corona (Covid-19), industri seni Indonesia ikut menderita. Jika beberapa negara terpapar corona sudah menggelontorkan dana untuk menopang...

Kemendikbud Fasilitasi Pertunjukan dan Kelas Seni Daring

Portal Teater - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menggagas penyajian aneka pertunjukan dan kelas seni dengan memanfaatkan media daring atau online. Hal itu bertujuan...

ATAP Manfaatkan Media Daring Gelar Parade Monolog

Portal Teater - Kreativitas senantiasa mengalir tanpa muara. Kalaupun ada, maka itu adalah awal bagi gagasan baru untuk terus berproses kreatif. Dalam situasi krisis...

Presiden Jokowi Tetapkan Pembatasan Skala Besar

Portal Teater - Setelah melewati pelbagai pertimbangan, Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi menetapkan pembatasan sosial berskala besar untuk menekan laju penyebaran dan pertumbuhan...