Sastrawan Negara-Negara Selatan Bakal Tampil Pada “Reading Night” JILF 2019

Portal Teater – Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bakal menggelar “Reading Night”, sebuah platform di mana akan ada banyak sastrawan pilihan yang tampil untuk membaca karya sastra Negara-Negara Selatan.

“Malam Pembacaan Karya Sastra” ini merupakan salah satu rangkaian Jakarta International Literary Festifal (JILF) 2019, yang akan digelar tanggal 21-24 Agustus 2019 di Plaza Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.⁣

Gelaran ini diadakan untuk membangun dan memperkaya pemahaman serta pengetahuan akan karya sastra negara selatan bagi seluruh pencinta karya sastra, dalam maupun luar negeri.

Pada malam pertama, Rabu (21/8), akan tampil sastrawan Anya Rompas (Indonesia), Azhari Aiyub (Indonesia), Eliza Victoria (Filipina), Faisal Tehrani (Malaysia) dan Zainab Priya Dala (Afrika Selatan).

Para sastrawan terpilih semisal Aan Mansyur (Indonesia), Bejan Matur (Turki), Hendri Yulius (Indonesia), Prabda Yoon (Thailand) dan Shenaz Patel (Mauritius) akan tampil pada malam kedua, Kamis (22/8).

Sementara pada malam ketiga, Jumat (23/8), ditampilkan para sastrawan lintas benua, antara lain: Akhil Katyal (India), Clarissa Goenawan (Singapura), Sharlene Teo (Singapura), Stephanos Stephanides (Siprus) dan Zen Hae (Indonesia).

Pada malam puncaknya, Sabtu (24/8), akan tampil sastrawan semisal Momtaza Mehri (Somalia/UK), Intan Paramaditha (Indonesia) dan Legodile Seganabeng (Bostwana) untuk membaca karya-karya negeri selatan.

JILF 2019

Gelaran JILF 2019 mengusung tema “PAGAR” bakal diselenggarakan sepanjang 20-24 Agustus 2019 di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

JILF 2019 diciptakan sebagai ruang lepas dari wacana heteronormatif, prasangka, agama, realisme, xenophobia, dan diskriminasi gender.

Di dunia sastra terdapat pagar-pagar yang tanpa kita sadari telah memisahkan kita, membuat distribusi pengetahuan tidak merata dan memblokade berbagai kemungkinan terbangunnya dialog sehat.

JILF 2019 hadir sebagai platform alternatif untuk menafsir (kembali) “PAGAR” tersebut, melalui berbagai rangkaian acara, termasuk beberapa kegiatan pre-festival yang telah diadakan sejak April lalu.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut, antara lain:⁣ Pidato Kunci⁣, Simposium⁣, Bincang Sastra & Bincang Penulis⁣, Malam Pembacaan Karya⁣, Lab Ekosistem Sastra⁣, Pameran Sastra Liar Era Kolonial⁣ dan Pasar Hak Cipta Buku⁣.

*Daniel Deha

Baca Juga

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

Terkini

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Kolaborasi sebagai Praktik Intervensi Membongkar Kebekuan Teater

Portal Teater - Mengapa praktik-praktik penciptaan karya seni sekarang mengarah ke kerja kolaborasi? Praktik-praktik kolaborasi dalam kerja artistik terutama berakar ketika mulai munculnya studi-studi inter-kultur,...

Museum MACAN Gandeng OPPO Gelar “Arisan Karya” Edisi Terakhir

Portal Teater - Setelah sukses di dua ronde pertama, Museum MACAN kembali menggelar program "Arisan Karya" edisi terakhir. Program suntikan motivasi bagi ekosistem seni Indonesia...

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...