Juli 4, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Sejarah, subjek Kong Guan dan alasan tidak memiliki ayah dalam film Tin

KOMPAS.com – Mengapa di dalam? kaleng Khong Guan Tidak ada foto ayah?

Ini akan menjadi pertanyaan setiap kali muncul Idul Fitri. Karena Kang Kuan adalah salah satu masakan yang bertahan lama saat libur lebaran.

Orang-orang kemudian bertanya apa alasan tidak adanya foto sang ayah di Kong Kuan Can.

Baca selengkapnya: Sejarah dan alasan tidak memiliki ayah dalam film Kong Quan Kane

RT Kong Quan Banyak orang mencari di Google. Dalam terjemahan Google, Khong Guan berasal dari bahasa Cina “kong kuan”, yang berarti kaleng atau toples kosong.

Khong Guan sekarang menjadi simbol kue lebaran. Rata-rata orang Indonesia mengonsumsi makanan Idul Fitri secara teratur.

Meski populer, terutama di kalangan masyarakat pedesaan di Indonesia, Khong Guan sebenarnya berasal dari Singapura. Pemiliknya juga merupakan pendatang dari Fujian, China.

Tangkapan layar Chew Soo Hoon dan Chew Koo Keng adalah dua bersaudara yang mendirikan Pabrik Biskuit Kong Kuan

Siapa pemilik Kong Kuan?

Menurut situs resmi Khong Guan, Khong Guan didirikan oleh Chew Choo Keng dan Chew Choo Han, bersaudara dari Fujian, China.

Mereka adalah imigran ke Singapura. Awalnya, mereka berdua bekerja untuk menjalankan keluarga di sebuah pabrik biskuit lokal.

Kemudian, Jepang menginvasi Singapura. Chew Soo Keng dan Chew Soo Han pindah ke Perak, Malaysia untuk berlindung. Di sana mereka membuat dan menjual biskuit dengan tangan.

READ  Lihat daftar ponsel yang tidak dapat lagi menggunakan WhatsApp pada tahun 2021, sistem operasi di sini!

Biskuit mereka laris manis, namun ada kendala yang mereka hadapi yaitu kelangkaan pasokan tepung dan gula. Karena kekurangan persediaan, saudara-saudara beralih ke menjual garam dan sabun.

Setelah Singapura dibebaskan dari Jepang, saudara-saudari kembali ke Singapura dan melanjutkan bisnis biskuit.

Baca selengkapnya: Video Promosi Khong Guan Viral, Begini Kisah Dibaliknya

Kemenangan Kong Guan

Pabrik Khong Guan pertama di SingapuraLim Chin Thai / Straits Times Pabrik Khong Guan pertama di Singapura

Biskuit Kong Quan Tidak sengaja rusak dalam beberapa pertempuran, ia menikmati kesuksesan awal ketika Shiv Soo Han menemukan mesin pembuat biskuit tua.

Mesin tersebut dijual oleh pemiliknya dari sisa-sisa pabrik lama tempat mereka bekerja.

Chew Soo Ho kemudian membuat kue biskuit dengan mesin semi otomatis.

Mesinnya sangat sederhana, pengemudi menggunakan rantai sepeda untuk memindahkan biskuit pada sistem konveyor.

Bisnis biskuit kewalahan. Penjualan meningkat pesat. Kemudian pada tahun 1947 Khong Guan Biscuit Factory (Singapore) Limited dimulai di Singapura.

Kong Kuan kemudian melebarkan sayap bisnisnya ke beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Indonesia. Setelah itu, pabrik Kang Quan didirikan di beberapa kota pesisir di China pada awal 1980-an.

Di Indonesia, Kong Kwan memproduksi banyak kue, antara lain Malkist rasa Aban, Kerupuk Malkist, dan kombo Kang Kwan Saltsees.

Namun, produk yang paling populer di Indonesia adalah Khong Guan Red Aneka Biskuit.

Baca selengkapnya: Apa arti Kang Kuan dan alasan mengapa tidak ada ayah di Tin Pixar

Alasan film Kong Kuan tanpa ayah

Sesuatu yang unik dan kebanyakan orang memiliki pertanyaan, yaitu mengapa demikian? Biskuit Kong Quan Tidak ada foto Ayah?

Pelukis Kong Kuan Bernardus Prasotjo menjelaskan mengapa ayah Kang Kuan tidak memiliki gambar di biskuitnya.

Dalam video yang diunggah Antara News di YouTube, Bernardus mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab absennya sosok ayah dalam film kaleng biskuit Khong Guan itu.

READ  Kisah mahasiswa Anfat bertemu suami Mesir, kencan pertama di Terusan Suezez

Tapi, yang menjadi sorotan dari film ini konon adalah sosok ibu.

Ia mengira hal itu dilakukan untuk mempengaruhi ibu-ibu rumah tangga agar membeli Kong Kuan.

“Jadi yang penting Ibu ada karena ibunya belanja,” kata Bernardus.

Proses penciptaan citra Kong Kuan

Bernardus menjelaskan, pembuatan gambar dalam kaleng Khong Guan dilakukan dalam beberapa tahap.

Dia pertama kali membuat sketsa dan kemudian menyerahkannya ke perusahaan. Setelah disetujui, dia menggambar.

“Kita cat dulu. Mau begini atau tidak. Sampai campuran disetujui, kita akan mengecatnya,” jelas Bernardus.

Nah ini sejarah, RT Kong QuanDan penjelasan kenapa tidak ada gambar bapak di kaleng biskuit Khong Guan.

Dapatkan pembaruan pesan pilihan Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Jom join team telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, Kemudian bergabung. Pertama Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.